Pacquiao telah kehilangan naluri membunuh
Senin, 08 Oktober 2012 - 23:20 WIB
Pacquiao telah kehilangan naluri membunuh
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Manny Pacquiao, Freddie Roach, mengatakan, petinjunya yang pernah menjuarai delapan kelas berbeda, harus meng-KO Juan Manuel Marquez untuk mengembalikan reputasi. Pertarungan seri keempat antara dua petinju itu akan berlangsung pada 8 Desember di MGM Grand, Las Vegas.
Pada pertemuan terakhir, Pacquiao menang dengan keputusan kontroversial. Sementara di dua pertarungan lainnya, Pacquiao hanya mampu menang angka dan bermain imbang. Lantaran belum pernah terjadi KO dalam 3 pertemuan itu, maka Roach berharap Pacquiao bisa menyelesaikan pertarungan dengan kemenangan KO.
Menurut Roach, pertarungan yang agresif dapat membuat Pacquiao lebih banyak kesempatan untuk mengkanvaskan Marquez, yang kini sudah berusia 39 tahun. "Saya pikir (Marquez) akan lebih banyak memukul dan tidak begitu banyak melakukan serangan balik. Kami perlu kemenangan KO untuk mengamankan nomor satu di dunia. Pacquiao harus mengesankan dan hanya kemenangan KO yang mengesankan," katanya, seperti dikutip Boxing Scene, Senin (8/10).
"Pada pertarungan pertama (Pacquiao) bermain agresif. Dalam pertarungan kedua kami memiliki satu knockdown, dan dalam pertarungan ketiga kami tidak memiliki apa-apa. Dia hanya kehilangan naluri membunuh," sambungnya.
"Kami butuh untuk mengembalikan naluri membunuhnya seperti saat ia mampu 'menghabisi' lawan-lawannya di masa lalu."
Pada pertemuan terakhir, Pacquiao menang dengan keputusan kontroversial. Sementara di dua pertarungan lainnya, Pacquiao hanya mampu menang angka dan bermain imbang. Lantaran belum pernah terjadi KO dalam 3 pertemuan itu, maka Roach berharap Pacquiao bisa menyelesaikan pertarungan dengan kemenangan KO.
Menurut Roach, pertarungan yang agresif dapat membuat Pacquiao lebih banyak kesempatan untuk mengkanvaskan Marquez, yang kini sudah berusia 39 tahun. "Saya pikir (Marquez) akan lebih banyak memukul dan tidak begitu banyak melakukan serangan balik. Kami perlu kemenangan KO untuk mengamankan nomor satu di dunia. Pacquiao harus mengesankan dan hanya kemenangan KO yang mengesankan," katanya, seperti dikutip Boxing Scene, Senin (8/10).
"Pada pertarungan pertama (Pacquiao) bermain agresif. Dalam pertarungan kedua kami memiliki satu knockdown, dan dalam pertarungan ketiga kami tidak memiliki apa-apa. Dia hanya kehilangan naluri membunuh," sambungnya.
"Kami butuh untuk mengembalikan naluri membunuhnya seperti saat ia mampu 'menghabisi' lawan-lawannya di masa lalu."
(aww)