Kadin Bandung siap sukseskan PON 2016
Selasa, 09 Oktober 2012 - 22:17 WIB
Kadin Bandung siap sukseskan PON 2016
A
A
A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung siap bergerak lebih awal menyambut PON XIX/2016. "Kadin Kota Bandung siap bergerak lebih awal dan cepat untuk menyambut PON XIX/2016 karena semuanya harus dilakukan dengan baik dan lengkap," kata Ketua Kadin Kota Bandung, Deden Y. Hidayat.
Sebagai upaya mempersiapkan keberhasilan penyelenggaraan multievent tersebut, menurut Deden, pihaknya akan ikut mendorong agar pembangunan infrastruktur dibangun lebih awal atau mulai 2013. Terlepas dari berapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada ajang PON XIX/ 2016 , Kota Bandung dipastikan harus mempersiapkan lebih awal.
"Untuk keberhasilan penyelenggaraan, tentunya bukan hanya memikirkan tempat pertandingan saja, namun juga fasilitas pendukung lainnya. Seperti untuk penginapan dinilai tidak ada masalah, namun infrastruktur pendukung lainnya harus ditingkatkan lagi," kata Deden yang juga Ketua Pengda Persatuan Sepak Takraw Indonesia (Persetasi) itu.
Deden menilai, dalam mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah yang baik, Jabar harus bisa belajar banyak dan berkaca kepada penyeleggaraan sebelum-sebelumnya. Jabar harus lebih siap dari segala hal, salah satunya seperti pengerjaan proyek infrasturktur yang harus benar-benar memiliki perencanaan yang matang tidak sistem kebut.
Deden menilai, Pemerintah Provinsi jabar sudah mulai mengambil langkah dengan bersinergi dengan kota Bandung dalam pembangunan Stadion Utama Gedebage yang akan menjadi tempat pembukaan PON XIX/2016 nanti.
"Seperti yang kita tahu, komitmen Gubernur jabar yang menyatakan bahwa infrastruktur pertandingan secara umum akan digelar di Bandung Raya, sebagian sudah ada di Purwakarta dan Karawang. Melihat itu jelas peluang bagi Kota Bandung," ujar Deden.
Pelaksanaan PON XIX/2016 yang akan datang merupakan momen penting yang harus disambut baik warga masyarakat sekitar sebagai pertumbuhan perekonomian yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyak.
Selain memiliki keuntungan berupa pembangunan infrastruktur olahraga, dengan digelarnya even akbar itu, masyarakat dan pelaku usaha di Bandung juga akan mendapatkan keuntungan dari imbas sebagai tuan rumah.
Semua bidang perekonomian baik itu perhotelan, transportasi, jasa katering, kerajinan, percetakan dan usaha jasa lainnya akan terdongkrak. Terlebih rencana pengembangan infrastruktur jalan Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR) yang akan mengakses ke kawasan Gedebage. "Kadin Kota Bandung siap untuk turut menyukseskan PON 2016, dan siap bergerak sejak sekarang," tegasnya.
Jika para pengelola bisnis di bidang olahraga dapat membaca dan memanfaatkan peluang pasar, industri olahraga merupakan bisnis yang menjanjikan. Ini tergantung pada kemauan dan kreativitas pengelola bisnis olahraga tersebut.
Melihat hal tersebut, Gubernur Jabar menambahkan, dengan adanya perhatian dan pengertian juga peran aktif dari pelaku usaha untuk mendukung olahraga Jabar, akan sangat membantu suksesnya penyelenggaraan dan sukses prestasi Jabar sebagai gudang atlet berprestasi.
''Sekuat tenaga Jabar akan berusaha meraih gelar Jabar kahiji. Begitu juga dengan dukungan dari pemilik usaha atau bisnis untuk turut serta membantu keberhasilan menjadi yang terbaik di PON nanti,''pungkasnya.
Sebagai upaya mempersiapkan keberhasilan penyelenggaraan multievent tersebut, menurut Deden, pihaknya akan ikut mendorong agar pembangunan infrastruktur dibangun lebih awal atau mulai 2013. Terlepas dari berapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada ajang PON XIX/ 2016 , Kota Bandung dipastikan harus mempersiapkan lebih awal.
"Untuk keberhasilan penyelenggaraan, tentunya bukan hanya memikirkan tempat pertandingan saja, namun juga fasilitas pendukung lainnya. Seperti untuk penginapan dinilai tidak ada masalah, namun infrastruktur pendukung lainnya harus ditingkatkan lagi," kata Deden yang juga Ketua Pengda Persatuan Sepak Takraw Indonesia (Persetasi) itu.
Deden menilai, dalam mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah yang baik, Jabar harus bisa belajar banyak dan berkaca kepada penyeleggaraan sebelum-sebelumnya. Jabar harus lebih siap dari segala hal, salah satunya seperti pengerjaan proyek infrasturktur yang harus benar-benar memiliki perencanaan yang matang tidak sistem kebut.
Deden menilai, Pemerintah Provinsi jabar sudah mulai mengambil langkah dengan bersinergi dengan kota Bandung dalam pembangunan Stadion Utama Gedebage yang akan menjadi tempat pembukaan PON XIX/2016 nanti.
"Seperti yang kita tahu, komitmen Gubernur jabar yang menyatakan bahwa infrastruktur pertandingan secara umum akan digelar di Bandung Raya, sebagian sudah ada di Purwakarta dan Karawang. Melihat itu jelas peluang bagi Kota Bandung," ujar Deden.
Pelaksanaan PON XIX/2016 yang akan datang merupakan momen penting yang harus disambut baik warga masyarakat sekitar sebagai pertumbuhan perekonomian yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyak.
Selain memiliki keuntungan berupa pembangunan infrastruktur olahraga, dengan digelarnya even akbar itu, masyarakat dan pelaku usaha di Bandung juga akan mendapatkan keuntungan dari imbas sebagai tuan rumah.
Semua bidang perekonomian baik itu perhotelan, transportasi, jasa katering, kerajinan, percetakan dan usaha jasa lainnya akan terdongkrak. Terlebih rencana pengembangan infrastruktur jalan Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR) yang akan mengakses ke kawasan Gedebage. "Kadin Kota Bandung siap untuk turut menyukseskan PON 2016, dan siap bergerak sejak sekarang," tegasnya.
Jika para pengelola bisnis di bidang olahraga dapat membaca dan memanfaatkan peluang pasar, industri olahraga merupakan bisnis yang menjanjikan. Ini tergantung pada kemauan dan kreativitas pengelola bisnis olahraga tersebut.
Melihat hal tersebut, Gubernur Jabar menambahkan, dengan adanya perhatian dan pengertian juga peran aktif dari pelaku usaha untuk mendukung olahraga Jabar, akan sangat membantu suksesnya penyelenggaraan dan sukses prestasi Jabar sebagai gudang atlet berprestasi.
''Sekuat tenaga Jabar akan berusaha meraih gelar Jabar kahiji. Begitu juga dengan dukungan dari pemilik usaha atau bisnis untuk turut serta membantu keberhasilan menjadi yang terbaik di PON nanti,''pungkasnya.
(aww)