Persib belum bermental juara
Selasa, 09 Oktober 2012 - 22:31 WIB
Persib belum bermental juara
A
A
A
Sindonews.com - Ada hal yang lebih sulit untuk ditumbuhkan di skuad Persib Bandung ketimbang urusan teknis, skill, dan fisik pemain. Mentalitas Maung Bandung terbukti jadi masalah terbesar yang seolah hilang dan tidak dimiliki dalam beberapa musim terakhir.
Meski dari musim ke musim selalu memiliki materi pemain yang sebenarnya bisa membuat Persib meraih gelar juara. Tapi Persib kerap dihadapkan pada problem psikologis yang kerap sulit diatasi oleh para pelatih yang selama ini pernah menangani Persib.
Buruknya hasil laga tandang musim lalu, menyiratkan masalah psikologis Persib. Hanya bisa meraih dua kali kemenangan, empat seri dan 11 kali kekalahan di kandang lawan, bukan sebuah prestasi yang pantas didapatkan tim yang musim lalu mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Tony Sucipto, Aliyudin, M. Ilham, Zulkifli Syukur, M. Nasuha dan lainnya.
Untuk memperbaiki mental bertanding pasukan Maung Bandung, musim lalu pengurus teras PT. PBB, sampai harus membujuk Indra Mochamad Tohir untuk kembali terlibat di tim. Meski terlambat namun kehadiran Tohir memang terbukti ampuh untuk memulihkan kepercayaan diri para pemain.
Kekhawatiran Persib bakal menghadapi masalah klasik jelang bergulirnya kompetisi musim depan tetap masih muncul. Hal itu bukan tanpa disadari oleh pelatih, Jajang Nurjaman. Bagi Jajang persiapan pra musim adalah saat yang tepat untuk melatih mental bertanding para pemain meski dalam aplikasinya tak semudah yang dibayangkan. Jajang percaya perlahan kepercayaan diri para pemain akan tumbuh tanpa harus terbebani target tinggi.
Lewat program latihan dan uji coba yang tepat, Jajang mencoba untuk mengubah pandangan mentalitas ‘lembek’ Persib. Mantan asisten pelatih Pelita Jaya Karawang itu, berharap dengan penerapan program yang tersusun secara apik, kolektivitas tim ikut terbangun secara apik pula.
Salah satu contohnya adalah kengototan Jajang agar manajemen mendukung program uji coba dan pemusatan latihan serta turnamen pra musim yang pantas di jajal Persib seperti Celebes Cup 2012. Jajang berharap dengan lebih banyak turnamen pra musim maupun uji coba kebersamaan timnya bisa terbangun dengan kokoh.
Meski hanya sebuah turnamen pra musim, Jajang membidik gelar juara karena turnamen tersebut menurutnya berpotensi untuk membangun kepercayaan diri para pemain sekaligus membantu program untuk mematangkan tim sebagai agenda uji coba.
“Di turnamen itu kita bisa melihat kekuatan yang kita miliki sampai di mana hasilnya. Di satu sisi kita juga bisa melihat kekurangan yang perlu diperbaiki sebelum berlaga di kompetisi sebenarnya,” ujar.
Terlebih calon lawan yang bakal dihadapi Persib pada Celebes Cup 2012, dua di antaranya merupakan klub peserta ISL, Sriwijaya FC dan Barito Putera. Persib sendiri bakal menjajal ketangguhan klub Divisi Utama, Makasar United yang berstatus sebagai tuan rumah turnamen yang rencananya bakal digelar di Stadion Siliwangi, 3-4 November
Meski dari musim ke musim selalu memiliki materi pemain yang sebenarnya bisa membuat Persib meraih gelar juara. Tapi Persib kerap dihadapkan pada problem psikologis yang kerap sulit diatasi oleh para pelatih yang selama ini pernah menangani Persib.
Buruknya hasil laga tandang musim lalu, menyiratkan masalah psikologis Persib. Hanya bisa meraih dua kali kemenangan, empat seri dan 11 kali kekalahan di kandang lawan, bukan sebuah prestasi yang pantas didapatkan tim yang musim lalu mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Tony Sucipto, Aliyudin, M. Ilham, Zulkifli Syukur, M. Nasuha dan lainnya.
Untuk memperbaiki mental bertanding pasukan Maung Bandung, musim lalu pengurus teras PT. PBB, sampai harus membujuk Indra Mochamad Tohir untuk kembali terlibat di tim. Meski terlambat namun kehadiran Tohir memang terbukti ampuh untuk memulihkan kepercayaan diri para pemain.
Kekhawatiran Persib bakal menghadapi masalah klasik jelang bergulirnya kompetisi musim depan tetap masih muncul. Hal itu bukan tanpa disadari oleh pelatih, Jajang Nurjaman. Bagi Jajang persiapan pra musim adalah saat yang tepat untuk melatih mental bertanding para pemain meski dalam aplikasinya tak semudah yang dibayangkan. Jajang percaya perlahan kepercayaan diri para pemain akan tumbuh tanpa harus terbebani target tinggi.
Lewat program latihan dan uji coba yang tepat, Jajang mencoba untuk mengubah pandangan mentalitas ‘lembek’ Persib. Mantan asisten pelatih Pelita Jaya Karawang itu, berharap dengan penerapan program yang tersusun secara apik, kolektivitas tim ikut terbangun secara apik pula.
Salah satu contohnya adalah kengototan Jajang agar manajemen mendukung program uji coba dan pemusatan latihan serta turnamen pra musim yang pantas di jajal Persib seperti Celebes Cup 2012. Jajang berharap dengan lebih banyak turnamen pra musim maupun uji coba kebersamaan timnya bisa terbangun dengan kokoh.
Meski hanya sebuah turnamen pra musim, Jajang membidik gelar juara karena turnamen tersebut menurutnya berpotensi untuk membangun kepercayaan diri para pemain sekaligus membantu program untuk mematangkan tim sebagai agenda uji coba.
“Di turnamen itu kita bisa melihat kekuatan yang kita miliki sampai di mana hasilnya. Di satu sisi kita juga bisa melihat kekurangan yang perlu diperbaiki sebelum berlaga di kompetisi sebenarnya,” ujar.
Terlebih calon lawan yang bakal dihadapi Persib pada Celebes Cup 2012, dua di antaranya merupakan klub peserta ISL, Sriwijaya FC dan Barito Putera. Persib sendiri bakal menjajal ketangguhan klub Divisi Utama, Makasar United yang berstatus sebagai tuan rumah turnamen yang rencananya bakal digelar di Stadion Siliwangi, 3-4 November
(aww)