LPIS atau PT Liga, Persis tunggu hasil KLB

Kamis, 11 Oktober 2012 - 19:44 WIB
LPIS atau PT Liga, Persis...
LPIS atau PT Liga, Persis tunggu hasil KLB
A A A
Sindonews.com - Unifikasi atau penyatuan duo Persis Solo, versi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dan versi Liga Indonesia (Liga) tinggal selangkah lagi. Wacana Persis 'Baru' untuk mengarungi kompetisi yang dikelola PT Liga sudah digulirkan, antara lain dari kalangan pengurus cabang (Pengcab) PSSI Solo dan manajemen Persis versis Liga.

Sedangkan manajemen Persis versi LPIS memilih untuk tidak terburu-buru menentukan ke mana klub berjuluk Laskar Sambernyawa ini berkompetisi musim depan. Ketua Bidang Umum Pengcab PSSI Solo Paulus Haryoto mengatakan, Persis sebaiknya berkompetisi di bawah naungan Badan Liga Indonesia (sekarang PT Liga, Red).

Pertimbangannya, hasil KLB di Bali sampai saat ini belum ada perubahan sehingga kompetisi yang dikelola BLI masih sah. KLB PSSI di Solo juga tidak membahas dan mengubah KLB di Bali. "Secara reguler kompetisi yang sah adalah yang dikelola BLI. Hasil tersebut selama ini belum diubah termasuk saat KLB di Solo," katanya, kemarin.

Ketua Bidang Organisasi Pengcab PSSI Solo totok Supriyanto menambahkan, Persis bakal lebih siap mengarungi kompetisi musim depan di bawah naungan PT Liga. "Prestasi Persis saat ikut kompetisi PT Liga yang musim lalu finis di papan tengah, musim depan bisa diperbaiki lagi prestasinya,' katanya.

Manager Persis versi PT Liga ini mengatakan, pihaknya siap memperbaiki prestasi klub asal Kota Bengawan itu pada kompetisi musim depan. "Kami akan mempersiapkan tim yang lebih berkualitas pada musim depan. Pengalaman musim lalu menjadi bekal untuk bermain lebih baik," imbuhnya.

Di bagian lain, Manager Persis versi LPIS Joni Sofyan Erwandi mengatakan, sebaiknya bersabar dulu dalam menentukan ke mana Persis akan berkompetisi. Dia mengakui, hasil kongres di Kantor AFC di Kuala Lumpur Malaysia menghasilkan poin penting yakni kedua operator liga, PT LPIS dan PT Liga sama-sama legal. "Sekarang tidak ada yang ilegal, keduanya legal di bawah payung PSSI," ungkapnya.

Namun, kata Joni, legalitas kedua operator liga itu lantas membuat manajemen Persis gegabah memilih kompetisi yang akan diikuti. "Lebih baik tidak terburu-buru. Lebih baik melihat perkembangan situasi dan kondisi, salah satunya melihat hasil KLB yang rencananya digelar bulan depan," tegasnya.

Setelah KLB digelar dan menghasilkan poin-poin penting, baru managemen memilih ke mana Persis akan berkompetisi.

"Jadi intinya adalah, menunggu dulu hasil KLB. Saya tidak akan mengarahkan Persis memilih kompetisi yang mana sebelum KLB digelar. Kalau yang lain sudah mewacanakan memilih kompetisi yang dikelola PT Liga, itu bukan masalah karena merupakan hak mengeluarkan pendapat. Tapi pendapat saya itu tadi (menunggu hasil KLB bulan depan)," papar pengusaha transportasi.

Sebagai gambaran, musim lalu duo Persis menjalani musim kompetisi yang berbeda. Persis di bawah manager Joni Sofyan Erwandi mengarungi kompetisi di Divisi Utama PT LPIS, sedangkan Persis yang dimanajeri Totok Supriyanto memilih bergabung di kompetisi yang dioperatori PT Liga. Kalagan suporter yang tergabung dalam Pasoepati musim lalu lebih banyak mendukung Persis LPIS.
(aww)
Berita Terkait
Bhayangkara FC vs Persis...
Bhayangkara FC vs Persis Solo: Dibayangi Pemecatan, Jacksen Yakin Masa Suram Laskar Sambernyawa Berakhir
Persis Solo Umumkan...
Persis Solo Umumkan Giovani Numberi Pemain Anyar Jelang Liga 1 2024/2025
Dibayari Saat Beli Bensin,...
Dibayari Saat Beli Bensin, Erick Thohir Bujuk Aremania Dukung Persis Solo
Persis Solo Hadapi Badai...
Persis Solo Hadapi Badai Cedera di Awal Musim Liga 1 2023/2024
Ramadhan Sananta Dipanggil...
Ramadhan Sananta Dipanggil Timnas Indonesia, Pelatih Persis Solo: Dia Striker Terbaik
Kaesang Jadi Direktur...
Kaesang Jadi Direktur Utama Persis Solo
Berita Terkini
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
55 menit yang lalu
WasitResmi Piala Dunia...
WasitResmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
2 jam yang lalu
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
2 jam yang lalu
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
4 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
13 jam yang lalu
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
14 jam yang lalu
Infografis
Semifinal Liga Champions:...
Semifinal Liga Champions: Arsenal vs Atletico Madrid, PSG Bentrok Bayern Munich
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved