Seleksi pemain PSMS sangat ketat
Kamis, 11 Oktober 2012 - 22:28 WIB
Seleksi pemain PSMS sangat ketat
A
A
A
Sindonews.com - Seleksi tahap pertama perekrutan skuat PSMS Medan musim kompetisi 2013 di Stadion Kebun Bunga, ditutup Jumat (12/10). Namun, pelatih tidak serta-merta akan menjadi penentu pemain yang lolos, melainkan akan melalui debat dengan tim pemandu bakat yang ditunjuk.
Sebelum menetapkan pemain yang terpilih lolos ke fase berikutnya, Sabtu (13/10) mendatang di Gedung Mantan PSMS mulai Pukul 10.00 WIB, tim pelatih akan menggelar diskusi dengan pemandu bakat yang diutus memantau jalannya seleksi, yakni mantan pemain PSMS, Ismail Ruslan, Tumsila, Nobon Kayamudin dan mantan pemain PSDS Deliserdang, Legirin.
Pelatih kepala, Suimin Diharja mengatakan penentuan kelolosan pemain tidak hanya ditentukan tim pelatih. Sebab, tim talent scouting alias pemandu bakat juga turut memberi penilaian. Namun, kuota 40 pemain sudah menjadi kesepakatan bersama.
Diakui Suimin, soal penentuan pemain, bakal ada kemungkinan terjadinya perbedaan persepsi dalam penilaian. "Tim pelatih punya penilaian tersendiri, begitu juga tim talent scouting. Barangkali ada kecocokan soal pemain yang dinyatakan lolos seleksi, barangkali tidak. Jadi akan ada perdebatan sehat di sana. Media pasti diundang, ini membuktikan bahwa seleksi terbuka memang transparan," katanya sebelum memimpin pemantauan seleksi pemain profesional di Stadion Kebun Bunga, kemarin sore.
Secara teknis, imbuhnya, empat pemain akan diambil di setiap posisi. Mulai dari sektor kuartet bek, gelandang hingga penyerang. "Tidak ada penetapan kuota khusus bagi pemain amatir atau profesional. Status itu tak berpengaruh sama sekali, kalau memang pemain itu memenuhi kriteria, ya pasti direkrut. Empat pemain di tiap posisi bertujuan agar di seleksi tahap kedua lebih kompetitif persaingannya," ujar pria berjuluk pelatih kampung ini.
Seleksi tahap kedua akan dimulai pekan mendatang. Ketentuannya, hanya peserta yang lolos tahap seleksi pertama yang berhak ikut serta. "Kita tidak membuka lagi pendaftaran untuk umum. Ke-40 pemain akan kembali kita jaring untuk seleksi kedua," bebernya.
Total 100 pemain amatir dan 62 pemain profesional mengadu kualitas hingga kemarin termasuk kiper timnas, Markus Haris Maulana yang datang kemarin sore dan langsung ikut meramaikan seleksi tersebut. Sementara, Saktiawan Sinaga yang hadir Rabu (10/10) pagi lalu, tidak terlihat lagi, sedangkan Donny F Siregar telah berangkat ke Solo untuk persiapan Divisi Utama All Star menghadai Timnas dan PSS Sleman.
Ismail Ruslan mengatakan, sebelum menentukan pemain yang lolos, tim pemantau bakal menggeelar ertemuan dengan tim pelatih. "Sabtu nanti sharing, gunanya untuk menyesuaikan rekomendasi dari tim pelatih dan tim pemantau," ujarnya.
Sementara untuk jumlah pemain yang lolos tahap I, diakui Ismail masih cukup banyak. Namun, hal itu dilakukan untuk menyelaraskan pilihan pelatih dan tim pemantau. "Mungkin masih gemuk artinya yang mereka pilih dan kita pilih itu yang akan masuk pada tahap kedua. Kendati ada perbedaan, tetap pelatih yang menentukan, bukan tim pemantau, kami hanya memberikan masukan. Mungkin yang lolos sekitar 40 an pemain," bebernya
Pada tahap akhir, pelatih bertugas menentukan jumlah pemain yang lolos untuk dimasukkan dalam tim. "Yang terpenting itu tahap selanjutnya, karena di situ, jumlah pemain sudah menyusut, itu pelatih yang menentukan jumlahnya, apakah 25," tandasnya.
Sebelum menetapkan pemain yang terpilih lolos ke fase berikutnya, Sabtu (13/10) mendatang di Gedung Mantan PSMS mulai Pukul 10.00 WIB, tim pelatih akan menggelar diskusi dengan pemandu bakat yang diutus memantau jalannya seleksi, yakni mantan pemain PSMS, Ismail Ruslan, Tumsila, Nobon Kayamudin dan mantan pemain PSDS Deliserdang, Legirin.
Pelatih kepala, Suimin Diharja mengatakan penentuan kelolosan pemain tidak hanya ditentukan tim pelatih. Sebab, tim talent scouting alias pemandu bakat juga turut memberi penilaian. Namun, kuota 40 pemain sudah menjadi kesepakatan bersama.
Diakui Suimin, soal penentuan pemain, bakal ada kemungkinan terjadinya perbedaan persepsi dalam penilaian. "Tim pelatih punya penilaian tersendiri, begitu juga tim talent scouting. Barangkali ada kecocokan soal pemain yang dinyatakan lolos seleksi, barangkali tidak. Jadi akan ada perdebatan sehat di sana. Media pasti diundang, ini membuktikan bahwa seleksi terbuka memang transparan," katanya sebelum memimpin pemantauan seleksi pemain profesional di Stadion Kebun Bunga, kemarin sore.
Secara teknis, imbuhnya, empat pemain akan diambil di setiap posisi. Mulai dari sektor kuartet bek, gelandang hingga penyerang. "Tidak ada penetapan kuota khusus bagi pemain amatir atau profesional. Status itu tak berpengaruh sama sekali, kalau memang pemain itu memenuhi kriteria, ya pasti direkrut. Empat pemain di tiap posisi bertujuan agar di seleksi tahap kedua lebih kompetitif persaingannya," ujar pria berjuluk pelatih kampung ini.
Seleksi tahap kedua akan dimulai pekan mendatang. Ketentuannya, hanya peserta yang lolos tahap seleksi pertama yang berhak ikut serta. "Kita tidak membuka lagi pendaftaran untuk umum. Ke-40 pemain akan kembali kita jaring untuk seleksi kedua," bebernya.
Total 100 pemain amatir dan 62 pemain profesional mengadu kualitas hingga kemarin termasuk kiper timnas, Markus Haris Maulana yang datang kemarin sore dan langsung ikut meramaikan seleksi tersebut. Sementara, Saktiawan Sinaga yang hadir Rabu (10/10) pagi lalu, tidak terlihat lagi, sedangkan Donny F Siregar telah berangkat ke Solo untuk persiapan Divisi Utama All Star menghadai Timnas dan PSS Sleman.
Ismail Ruslan mengatakan, sebelum menentukan pemain yang lolos, tim pemantau bakal menggeelar ertemuan dengan tim pelatih. "Sabtu nanti sharing, gunanya untuk menyesuaikan rekomendasi dari tim pelatih dan tim pemantau," ujarnya.
Sementara untuk jumlah pemain yang lolos tahap I, diakui Ismail masih cukup banyak. Namun, hal itu dilakukan untuk menyelaraskan pilihan pelatih dan tim pemantau. "Mungkin masih gemuk artinya yang mereka pilih dan kita pilih itu yang akan masuk pada tahap kedua. Kendati ada perbedaan, tetap pelatih yang menentukan, bukan tim pemantau, kami hanya memberikan masukan. Mungkin yang lolos sekitar 40 an pemain," bebernya
Pada tahap akhir, pelatih bertugas menentukan jumlah pemain yang lolos untuk dimasukkan dalam tim. "Yang terpenting itu tahap selanjutnya, karena di situ, jumlah pemain sudah menyusut, itu pelatih yang menentukan jumlahnya, apakah 25," tandasnya.
(aww)