Rudy: Duo Persis secepatnya bersatu
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 16:13 WIB
Rudy: Duo Persis secepatnya bersatu
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Persis Solo FX Hadi Rudy Rudyatmo mendesak agar dua managemen Persis versi LPIS dan LI segera bertemu membahas unifikasi atau penyatuan dua klub tersebut. Sebelum Kongres PSSI November, klub berjuluk Laskar Sambernyawa harus sudah bersatu. Tujuannya agar Persis lebih siap dalam mengarungi kompetisi musim depan.
Rudy mengakui, sudah melakukan pertemuan dengan Manager Persis LPIS seputar rencana penyatuan klub Kota Bengawan. "Saya sudah bertemu dengan manager Persis LPIS, itu harus segera ditindaklanjuti," tegas pria yang sebentar lagi dilantik sebagai Wali Kota Solo, Jumat (12/10/2012).
Menurut Rudy, penyatuan Persis paling lambat menunggu hasil Kongres PSSI November mendatang. Namun, alangkah lebih baik pertemuan dua managemen Persis dilakukan sebelum kongres. "Saya memang meminta penyatuan Persis paling lambat menunggu hasil kongres PSSI, November nanti. Tapi alangkah lebih baik secepatnya," ujarnya.
Dia menilai, dengan adanya pertemuan dua manajemen secepatnya, maka Persis bisa langsung melakukan pembentukan tim. "Kalau pembahasan (penyatuan Persis) sudah dilakukan sejak awal, maka managemen yang baru akan lebih mudah menentukan timnya. Persis juga lebih siap menyongsong bergulirnya kompetisi," paparnya.
Lebih lanjut Rudy berharap agar managemen Persis yang baru aktif dalam menggaet sponsor. Persis harus membuka pintu lebar-lebar masuknya sponsor. "Namun, faktor kejelian tetap diutamakan," tegasnya.
Menurut dia, kejelian yang dimaksud adalah melihat kondisi finansial sponsor yang masuk. Dia tidak ingin kejadian keterlambatan gaji yang membelit para pemain dan pelatih Persis LPIS dan Persis LI kembali terjadi seperti musim lalu. "Lihat dulu finansialnya (sponsor). Kalau kejadian musim lalu kembali terulang, pemain dan pelatih yang dirugikan. Intinya jangan korbankan mereka (pemain dan pelatih) lagi," pintanya.
Rudy juga menyarankan agar ada perjanjian secara tertulis antara managemen Persis dengan calon sponsor. Salah satu butir perjanjian utu adalah harus menjaga teguh sampai kompetisi berakhir. "Kalau perlu ada perjanjian di awal agar sponsor tidak lari di akhir musim," pungkasnya.
Rudy mengakui, sudah melakukan pertemuan dengan Manager Persis LPIS seputar rencana penyatuan klub Kota Bengawan. "Saya sudah bertemu dengan manager Persis LPIS, itu harus segera ditindaklanjuti," tegas pria yang sebentar lagi dilantik sebagai Wali Kota Solo, Jumat (12/10/2012).
Menurut Rudy, penyatuan Persis paling lambat menunggu hasil Kongres PSSI November mendatang. Namun, alangkah lebih baik pertemuan dua managemen Persis dilakukan sebelum kongres. "Saya memang meminta penyatuan Persis paling lambat menunggu hasil kongres PSSI, November nanti. Tapi alangkah lebih baik secepatnya," ujarnya.
Dia menilai, dengan adanya pertemuan dua manajemen secepatnya, maka Persis bisa langsung melakukan pembentukan tim. "Kalau pembahasan (penyatuan Persis) sudah dilakukan sejak awal, maka managemen yang baru akan lebih mudah menentukan timnya. Persis juga lebih siap menyongsong bergulirnya kompetisi," paparnya.
Lebih lanjut Rudy berharap agar managemen Persis yang baru aktif dalam menggaet sponsor. Persis harus membuka pintu lebar-lebar masuknya sponsor. "Namun, faktor kejelian tetap diutamakan," tegasnya.
Menurut dia, kejelian yang dimaksud adalah melihat kondisi finansial sponsor yang masuk. Dia tidak ingin kejadian keterlambatan gaji yang membelit para pemain dan pelatih Persis LPIS dan Persis LI kembali terjadi seperti musim lalu. "Lihat dulu finansialnya (sponsor). Kalau kejadian musim lalu kembali terulang, pemain dan pelatih yang dirugikan. Intinya jangan korbankan mereka (pemain dan pelatih) lagi," pintanya.
Rudy juga menyarankan agar ada perjanjian secara tertulis antara managemen Persis dengan calon sponsor. Salah satu butir perjanjian utu adalah harus menjaga teguh sampai kompetisi berakhir. "Kalau perlu ada perjanjian di awal agar sponsor tidak lari di akhir musim," pungkasnya.
(wbs)