Atletik Jateng tetap terdepan
Sabtu, 13 Oktober 2012 - 16:05 WIB
Atletik Jateng tetap terdepan
A
A
A
Sindonews.com – Paralimpian Jateng yang berkiprah dalam Peparnas XIV/2012 di Kota Pekanbaru, Riau bisa pulang dengan kepala tegak dan dengan penuh kebanggan. Kontingen Jateng memastikan mempertahankan gelar juara umum, setelah mengemas 90 medali emas, 55 medali perak dan 42 medali perunggu.
Kontingen Jateng jauh meninggalkan Jawa barat yang menempati Posisi kedua dengan 54 emas, 55 perak dan 34 perunggu. Sementara kontingen tuan rumah bertenger di posisi ketiga dengan perolehan 26 emas, 39 perak dan 41 perunggu.
Keberhasilan kontingen Jateng ini tidak lepas dari gemilangnya atlet-atlet cabang olah raga (cabor) atletik. Dari total 187 medali yang dibawa pulang Jateng separuhnya disumbangkan dari cabor Atletik. Hanik dkk berhasil mengumpulkan 54 emas, 25 perak dan 20 perunggu dan menempatkan Jateng sebagai juara umum untuk cabor atletik.
Bahkan pada hari terakhir, Jateng masih mampu mengumpulkan 11 medali emas dari nomor lari, kursi roda, dan lompat tinggi.
Salah satunya berhasil diraih oleh Handoyo lewat nomor 400 meter klasifikasi T46 tuna daksa putra, kemudian, pelari putri Ririn Dwi Asih meraih emas nomor lari 400 meter klasifikasi T46 putri tuna daksa.
Emas juga didapat dari Cabor balap kursi roda melalui Doni Yulianto yang berhasil menjadi yang terdepan di nomor 100 meter klasifikasi T54 tuna daksa putra, dan nomor 400 meter.
Ketua National Paralimpic Comitte (NPC) Jateng Budi Hariyanto menyatakan, keberhasilan kontingen Jateng sesuai dengan yang ditargetkan. “Sukur Alhamdulillah target kami untuk mempertahankan juara umum bisa terpenui,” katanya.
Komadan Kontingen Jateng Sukahar menambahkan, keberhasilan jateng memang tidak lepas dari gemilangnya atlet-atlet dari cabor Atletik.”Atletik memang luar biasa, separuh medali kami dapatkan dari Atletik,” katanya, kemarin.
Dia mengatakan, kegemilangan cabor atletik dalam menyumbang emas untuk Jateng memang sudah diprediksi sebelumnya. Pasalnya paralimpian Jateng sudah disiapkan secara matang.
“Latihan keras, kekompakan atlet, pelatih, pengurus, semangangat juang anak-anak yang pantang menyerah dan loyalitas, menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.
Dia mengungkapkan dengan keberhasilan cabor atletik, kedepan pihaknya akan semakin meningkatkan pembinaan secara bertahap.”
Kedepan, masih terus akan kita lakukan pembinaan secara continue,” jelasnya.
Dengan keberhasilan, tim Atletik Jateng pada Peparnas Riua membuak lebar peluang dipanggilnya atlet-atlet Jateng untuk mewakili Indonesia pada Asean Para Games (APG) mendatang.
“Yang terbaik pada masing-masing nomor akan dipilih untuk wakili Indonesia pada APG mendatang,” ujarnya.
Dia menambahkan, meski berhasil meraih juara umum, Koni bersama NPC Jateng akan tetap melakukan evaluasi pada setiap cabor secara menyeluruh.
Pasalnya masih ada beberapa cabor yang kurang begitu memberikan hasil yang maksimal.”Ada beberapa nomor yang seharunya bisa mendapatkan emas, namun kita gagal. Tetapi secara keseluruhan kita sudah tampil secara maksimal dan bisa memberikan hasil yang terbaik,” tandasnya.
Kontingen Jateng jauh meninggalkan Jawa barat yang menempati Posisi kedua dengan 54 emas, 55 perak dan 34 perunggu. Sementara kontingen tuan rumah bertenger di posisi ketiga dengan perolehan 26 emas, 39 perak dan 41 perunggu.
Keberhasilan kontingen Jateng ini tidak lepas dari gemilangnya atlet-atlet cabang olah raga (cabor) atletik. Dari total 187 medali yang dibawa pulang Jateng separuhnya disumbangkan dari cabor Atletik. Hanik dkk berhasil mengumpulkan 54 emas, 25 perak dan 20 perunggu dan menempatkan Jateng sebagai juara umum untuk cabor atletik.
Bahkan pada hari terakhir, Jateng masih mampu mengumpulkan 11 medali emas dari nomor lari, kursi roda, dan lompat tinggi.
Salah satunya berhasil diraih oleh Handoyo lewat nomor 400 meter klasifikasi T46 tuna daksa putra, kemudian, pelari putri Ririn Dwi Asih meraih emas nomor lari 400 meter klasifikasi T46 putri tuna daksa.
Emas juga didapat dari Cabor balap kursi roda melalui Doni Yulianto yang berhasil menjadi yang terdepan di nomor 100 meter klasifikasi T54 tuna daksa putra, dan nomor 400 meter.
Ketua National Paralimpic Comitte (NPC) Jateng Budi Hariyanto menyatakan, keberhasilan kontingen Jateng sesuai dengan yang ditargetkan. “Sukur Alhamdulillah target kami untuk mempertahankan juara umum bisa terpenui,” katanya.
Komadan Kontingen Jateng Sukahar menambahkan, keberhasilan jateng memang tidak lepas dari gemilangnya atlet-atlet dari cabor Atletik.”Atletik memang luar biasa, separuh medali kami dapatkan dari Atletik,” katanya, kemarin.
Dia mengatakan, kegemilangan cabor atletik dalam menyumbang emas untuk Jateng memang sudah diprediksi sebelumnya. Pasalnya paralimpian Jateng sudah disiapkan secara matang.
“Latihan keras, kekompakan atlet, pelatih, pengurus, semangangat juang anak-anak yang pantang menyerah dan loyalitas, menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.
Dia mengungkapkan dengan keberhasilan cabor atletik, kedepan pihaknya akan semakin meningkatkan pembinaan secara bertahap.”
Kedepan, masih terus akan kita lakukan pembinaan secara continue,” jelasnya.
Dengan keberhasilan, tim Atletik Jateng pada Peparnas Riua membuak lebar peluang dipanggilnya atlet-atlet Jateng untuk mewakili Indonesia pada Asean Para Games (APG) mendatang.
“Yang terbaik pada masing-masing nomor akan dipilih untuk wakili Indonesia pada APG mendatang,” ujarnya.
Dia menambahkan, meski berhasil meraih juara umum, Koni bersama NPC Jateng akan tetap melakukan evaluasi pada setiap cabor secara menyeluruh.
Pasalnya masih ada beberapa cabor yang kurang begitu memberikan hasil yang maksimal.”Ada beberapa nomor yang seharunya bisa mendapatkan emas, namun kita gagal. Tetapi secara keseluruhan kita sudah tampil secara maksimal dan bisa memberikan hasil yang terbaik,” tandasnya.
(wbs)