Ini alasan Jamie batal gabung Persib
Senin, 15 Oktober 2012 - 18:44 WIB
Ini alasan Jamie batal gabung Persib
A
A
A
Sindonews.com - Tak ingin dipojokkan oleh opini publik yang terus berkembang, bek asal Australia, Michael James Coyne membela diri. Pemain yang akrab di sapa Jamie itu, berdalih keputusannya untuk pergi dan membatalkan kontrak dengan Persib karena beberapa poin persyaratan yang seharusnya didapatkannya tidak dipenuhi Persib.
Padahal menurut Jamie, jika manajemen Persib bisa memahaminya tidak akan berujung pada situasi dan kondisi yang tidak menyenangkan seperti yang sekarang terjadi. “Saya memutuskan pergi, karena kontrak yang tidak sesuai seperti yang seharusnya dilakukan,” tutur Jamie saat dihubungi wartawan, Minggu (14/10) lalu.
Jamie kecewa karena manajemen Persib tidak cukup memenuhi janji memberikan sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggalnya selama di Bandung. Meski dijanjikan fasilitas apartemen, namun Jamie mengaku tetap harus membayar sebagian biaya penyewaan apartemen.
“'Saya sudah sampaikan standar apartemen yang kami inginkan. Tapi apartemen yang diberikan tidak sesuai standar yang saya inginkan,” ucap Jamie.
Jamie mengakui sebenarnya ia diminta manajemen Persib untuk bertahan. Namun, ia memutuskan untuk tidak memenuhi permintaan tersebut dan memilih pulang ke Australia. “Ya mereka ingin saya tetap tinggal. Tapi saya memutuskan untuk kembali ke Australia,” tandasnya.
Nasi sudah menjadi bubur dan pengakuan Jamie ini sekaligus mengakhiri spekulasi masalah apa yang sebenarnya menghambat Jamie untuk menerima pinangan Persib secara utuh. Kesimpulannya Jamie seperti yang disampaikan Manajer Persib, Umuh Muchtar dan pentolan Viking Persib Fans Club, Yana Mulyana terlalu menuntut.
''Belum apa-apa sudah banyak meminta. Prestasi dulu, baru minta ini itu. Lebih baik mencari pemain yang loyal terhadap tim dan mengedepankan kepentingan tim,” tegas Yana.
Seperti diberitakan sebelumnya, mantan pemain Sriwijaya FC itu tak berkenan tinggal di apartemen seharga Rp 60 juta yang disediakan manajemen Persib. Jamie justru menuntut fasilitas apartemen yang harganya dua kali lipat. Hal itu membuat manajemen Persib geram, terlebih tuntutan tersebut bukan datang langsung dari Jamie melainkan istrinya.
Padahal menurut Jamie, jika manajemen Persib bisa memahaminya tidak akan berujung pada situasi dan kondisi yang tidak menyenangkan seperti yang sekarang terjadi. “Saya memutuskan pergi, karena kontrak yang tidak sesuai seperti yang seharusnya dilakukan,” tutur Jamie saat dihubungi wartawan, Minggu (14/10) lalu.
Jamie kecewa karena manajemen Persib tidak cukup memenuhi janji memberikan sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggalnya selama di Bandung. Meski dijanjikan fasilitas apartemen, namun Jamie mengaku tetap harus membayar sebagian biaya penyewaan apartemen.
“'Saya sudah sampaikan standar apartemen yang kami inginkan. Tapi apartemen yang diberikan tidak sesuai standar yang saya inginkan,” ucap Jamie.
Jamie mengakui sebenarnya ia diminta manajemen Persib untuk bertahan. Namun, ia memutuskan untuk tidak memenuhi permintaan tersebut dan memilih pulang ke Australia. “Ya mereka ingin saya tetap tinggal. Tapi saya memutuskan untuk kembali ke Australia,” tandasnya.
Nasi sudah menjadi bubur dan pengakuan Jamie ini sekaligus mengakhiri spekulasi masalah apa yang sebenarnya menghambat Jamie untuk menerima pinangan Persib secara utuh. Kesimpulannya Jamie seperti yang disampaikan Manajer Persib, Umuh Muchtar dan pentolan Viking Persib Fans Club, Yana Mulyana terlalu menuntut.
''Belum apa-apa sudah banyak meminta. Prestasi dulu, baru minta ini itu. Lebih baik mencari pemain yang loyal terhadap tim dan mengedepankan kepentingan tim,” tegas Yana.
Seperti diberitakan sebelumnya, mantan pemain Sriwijaya FC itu tak berkenan tinggal di apartemen seharga Rp 60 juta yang disediakan manajemen Persib. Jamie justru menuntut fasilitas apartemen yang harganya dua kali lipat. Hal itu membuat manajemen Persib geram, terlebih tuntutan tersebut bukan datang langsung dari Jamie melainkan istrinya.
(aww)