Amaral ngebet berkostum Persebaya lagi
Senin, 15 Oktober 2012 - 20:27 WIB
Amaral ngebet berkostum Persebaya lagi
A
A
A
Sindonews.com - Masih ingat Amaral? Ya gelandang asal Brasil bernama lengkap Alexandre da Silva Mariano itu kembali muncul dalam latihan Persebaya di Lapangan Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Senin pagi (15/10).
Kedatangan Amaral bukan hanya sekadar ikut berlatih biasa. Namun pemain berusia 40 tahun ini menyatakan siap bergabung dengan Persebaya lagi musim depan. "Kontrak saya memang sudah selesai, tapi ingin main di Persebaya. Persebaya adalah klub istimewa bagi saja," ungkap mantan pemain Liga Italia, Parma dan Fiorentina ini.
Meski dari sisi usai sudah tidak lagi meyakinkan, namun kondisi Amaral nampak bugar dan tak terlihat jika baru saja mengalami cedera parah. Musim lalu, Amaral hengkang dari Persebaya pada akhir putaran pertama setelah mengalami cedera. Setelah beristirahat selama hampir tujuh bulan, Amaral tambaknya bisa mengembalikan kondisinya seperti saat pertama kali datang ke Persebaya, 2011 lalu.
Tak hanya berlari sprint, namun Amaral juga sudah berani melakukan shooting ke gawang. Umpan-umpannya masih akurat dan terukur, "Saya sudah sehat 100 persen, saya siap mengikuti seleksi Persebaya dan bersaing dengan pemain lain, " ucapnya.
Dijelaskan Amaral, sebenarnya lima bulan pasca operasi, kondisi Amaral sudah membaik. "Saya juga sudah berlatih dan fitnes juga. Sebenarnya setelah lima bulan pasca operasi, dokter bilang saya sudah bisa main. Tapi waktu itu Persebaya sudah libur kompetisi, jadi tidak datang ke sini, " sambung punggawa Timnas Brasil di Olimpiade 1996 ini.
Meski mengaku tidak lagi trauma dengan body charge, namun dalam sesi berlatih tadi pagi, Amaral masih terlihat ati-hati dalam membawa bola. Bila ada kans terjadi benturan, dia lebih memilih bermain aman.
Sayangnya, peluang Amaral kembali memakai kostum Persebaya musim depan menipis. Pelatih Ibnu Grahan menyebut status Amaral hanya sekadar ikut berlatih. "Amaral hanya ikut latihan saja, tidak termasuk dalam pemain seleksi," ujarnya.
Namun Ibnu mengakui jika sempat terkejut dengan penampilan Amaral. Sebab, secara kualitas individu sama sekali tidak menurun meski baru saja istrihat tujuh bulan. "Skill masih oke, sayang dia sudah 40 tahun," ujar Ibnu yang terlihat meragukan kondisi fisik Amaral karena termakan usia.
Selain faktor usia, kans Amaral bergabung Persebaya memang nyaris tetutup. Sebab, Persebaya hampir pasti mengikat Alain N'kong. Kedua pemain ini memiliki tipikal sebagai gelandang serang. Namun N'kong masih lebih segar karena berusia 32 tahun.
Sementara itu, seleksi pemain yang rencananya akan berkahir, Senin (15/10 kemarin, tampaknya akan diperpanjang. Namun sudah dipastikan salah peyerang Dipo Alam tidak lolos seleksi. Pemain jebolan Liga Amatir Amerika Serikat itu sudah tidak berada di lapangan karena dinilai kualitasnya dibawah pemain lokal lain.
Kedatangan Amaral bukan hanya sekadar ikut berlatih biasa. Namun pemain berusia 40 tahun ini menyatakan siap bergabung dengan Persebaya lagi musim depan. "Kontrak saya memang sudah selesai, tapi ingin main di Persebaya. Persebaya adalah klub istimewa bagi saja," ungkap mantan pemain Liga Italia, Parma dan Fiorentina ini.
Meski dari sisi usai sudah tidak lagi meyakinkan, namun kondisi Amaral nampak bugar dan tak terlihat jika baru saja mengalami cedera parah. Musim lalu, Amaral hengkang dari Persebaya pada akhir putaran pertama setelah mengalami cedera. Setelah beristirahat selama hampir tujuh bulan, Amaral tambaknya bisa mengembalikan kondisinya seperti saat pertama kali datang ke Persebaya, 2011 lalu.
Tak hanya berlari sprint, namun Amaral juga sudah berani melakukan shooting ke gawang. Umpan-umpannya masih akurat dan terukur, "Saya sudah sehat 100 persen, saya siap mengikuti seleksi Persebaya dan bersaing dengan pemain lain, " ucapnya.
Dijelaskan Amaral, sebenarnya lima bulan pasca operasi, kondisi Amaral sudah membaik. "Saya juga sudah berlatih dan fitnes juga. Sebenarnya setelah lima bulan pasca operasi, dokter bilang saya sudah bisa main. Tapi waktu itu Persebaya sudah libur kompetisi, jadi tidak datang ke sini, " sambung punggawa Timnas Brasil di Olimpiade 1996 ini.
Meski mengaku tidak lagi trauma dengan body charge, namun dalam sesi berlatih tadi pagi, Amaral masih terlihat ati-hati dalam membawa bola. Bila ada kans terjadi benturan, dia lebih memilih bermain aman.
Sayangnya, peluang Amaral kembali memakai kostum Persebaya musim depan menipis. Pelatih Ibnu Grahan menyebut status Amaral hanya sekadar ikut berlatih. "Amaral hanya ikut latihan saja, tidak termasuk dalam pemain seleksi," ujarnya.
Namun Ibnu mengakui jika sempat terkejut dengan penampilan Amaral. Sebab, secara kualitas individu sama sekali tidak menurun meski baru saja istrihat tujuh bulan. "Skill masih oke, sayang dia sudah 40 tahun," ujar Ibnu yang terlihat meragukan kondisi fisik Amaral karena termakan usia.
Selain faktor usia, kans Amaral bergabung Persebaya memang nyaris tetutup. Sebab, Persebaya hampir pasti mengikat Alain N'kong. Kedua pemain ini memiliki tipikal sebagai gelandang serang. Namun N'kong masih lebih segar karena berusia 32 tahun.
Sementara itu, seleksi pemain yang rencananya akan berkahir, Senin (15/10 kemarin, tampaknya akan diperpanjang. Namun sudah dipastikan salah peyerang Dipo Alam tidak lolos seleksi. Pemain jebolan Liga Amatir Amerika Serikat itu sudah tidak berada di lapangan karena dinilai kualitasnya dibawah pemain lokal lain.
(aww)