Holyfield siap pensiun dari tinju
Rabu, 17 Oktober 2012 - 06:58 WIB
Holyfield siap pensiun dari tinju
A
A
A
Sindonews.com - Mantan juara dunia kelas berat tak terbantahkan, Evander Holyfield, akhirnya benar-benar memutuskan untuk meletakkan sarung tinjunya pada hari ulang tahun setengah abadnya di akhir pekan ini.
Petinju yang memenangkan gelar kelas berat sebanyak empat kali itu akan menurunkan tirai karirnya yang membentang hampir 30 tahun.
Holyfield sepertinya sudah menyerah untuk memburu mimpi tak wajarnya yakni mengamankan satu gelar dunia dengan menghadapi salah satu dari Klitschko bersaudara. "Saya yakin saya bisa mengalahkan salah satu dari mereka," tegasnya seperti dikutip Boxing Scene, Rabu (17/10).
"Tapi saya tidak punya waktu lagi untuk bertarung menaikkan peringkat dan menjadi pesaing nomor satu," tandasnya dengan menambahkan bahwa tidak ada gunanya lagi mendesak Klitschko bersaudara untuk bertarung dengannya. "Jika saya tidak mendapatkan telepon (dari Klitschko) pada hari Jumat. Saya berhenti."
Sementara itu, manajer Klitschko, Bernd Boente menegaskan jika tidak akan ada panggilan telepon dari dua bersaudara asal Ukraina itu. "Dia (Holyfied) adalah salah satu idola mereka."
Meskipun telah berusia lanjut, Holyfield masih mampu mengalahkan lawannya, Brian Nielsen, 47 tahun, dari Denmark ketika keduanya berduel di Kopenhagen, Denmark, pada 7 Mei tahun lalu. Holyfield menyelesaikan pertarungan itu dengan kemenangan TKO di ronde ke-10
Dalam karirnya, Holyfield pernah mengalami insiden yang aneh di pertarungan keduanya melawan Mike Tyson. Dalam pertarungan yang berlangsung pada 1997 itu telinganya digigit oleh Si Leher Beton hingga cuil sebagian.
Selama terjun di dunia tinju profesional, peraih perunggu Olimpiade 1984 tersebut telah membukukan 44 kali kemenangan (29KO), dua kali imbang, 10 kali kalah, dan sekali no contest.
Petinju yang memenangkan gelar kelas berat sebanyak empat kali itu akan menurunkan tirai karirnya yang membentang hampir 30 tahun.
Holyfield sepertinya sudah menyerah untuk memburu mimpi tak wajarnya yakni mengamankan satu gelar dunia dengan menghadapi salah satu dari Klitschko bersaudara. "Saya yakin saya bisa mengalahkan salah satu dari mereka," tegasnya seperti dikutip Boxing Scene, Rabu (17/10).
"Tapi saya tidak punya waktu lagi untuk bertarung menaikkan peringkat dan menjadi pesaing nomor satu," tandasnya dengan menambahkan bahwa tidak ada gunanya lagi mendesak Klitschko bersaudara untuk bertarung dengannya. "Jika saya tidak mendapatkan telepon (dari Klitschko) pada hari Jumat. Saya berhenti."
Sementara itu, manajer Klitschko, Bernd Boente menegaskan jika tidak akan ada panggilan telepon dari dua bersaudara asal Ukraina itu. "Dia (Holyfied) adalah salah satu idola mereka."
Meskipun telah berusia lanjut, Holyfield masih mampu mengalahkan lawannya, Brian Nielsen, 47 tahun, dari Denmark ketika keduanya berduel di Kopenhagen, Denmark, pada 7 Mei tahun lalu. Holyfield menyelesaikan pertarungan itu dengan kemenangan TKO di ronde ke-10
Dalam karirnya, Holyfield pernah mengalami insiden yang aneh di pertarungan keduanya melawan Mike Tyson. Dalam pertarungan yang berlangsung pada 1997 itu telinganya digigit oleh Si Leher Beton hingga cuil sebagian.
Selama terjun di dunia tinju profesional, peraih perunggu Olimpiade 1984 tersebut telah membukukan 44 kali kemenangan (29KO), dua kali imbang, 10 kali kalah, dan sekali no contest.
(aww)