Firman pantas jadi pemimpin Maung Bandung
Rabu, 17 Oktober 2012 - 15:37 WIB
Firman pantas jadi pemimpin Maung Bandung
A
A
A
Sindonews.com - Mantan pemain dan pelatih Persib, Risnandar Soendoro, mengatakan gelandang anyar Maung Bandung Firman Utina layak mendapatkan kepercayaan menjadi kapten tim Persib ketimbang Atep ataupun Maman Abdurrahman.
Selain kemampuannya sudah teruji, kapten tim nasional ini memiliki kematangan, pengalaman dan jiwa kepemimpinan yang cukup baik. Hal itu sudah dibuktikan Firman ketika membela Persita Tangerang dan Arema Indonesia serta Pelita Jaya Karawang.
“Walaupun dia pemain anyar, menurut saya, tidak ada salahnya seorang pemain baru dipercaya menjadi kapten. Kemampuan Firman tidak ada diragukan lagi. Ia juga punya jiwa kepemimpinan dan cukup matang karena sering membela tim nasional,” cetus Risnandar, Rabu (17/10/2012).
Jika Firman menjadi kapten, Atep yang diproyeksikan sebelumnya, bisa lebih fokus mengembangkan dan memperlihatkan performa terbaiknya di lapangan. Sebab, katanya, jika tetap dipaksakan menjadi kapten, hal itu akan menjadi beban tersendiri buat Atep yang dalam tiga musim terakhir menunjukan grafik penampilan yang cenderung menurun.
Menemukan sosok pemimpin di lapangan tak semudah kelihatannya karena dibutuhkan kemampuan pemain yang bisa menjadi penghubung antara pelatih dan pemain. Setelah sosok Robby Darwis dan Dadang Hidayat, bisa dikatakan tak ada pemain di skuad Maung Bandung yang mampu menjadi kapten tim lebih dari tiga musim. Dalam lima musim terakhir, sejumlah perubahan kerap dilakukan dalam penentuan figur kapten.
Setelah Dadang Hidayat pergi dari skuad Maung Bandung. Beberapa pemain tercatat pernah menjabat sebagai kapten Persib, diantaranya Charis Yulianto, Suwita Patha, Eka Ramdhani, Maman Abdurrahman dan Atep yang pada putaran II musim lalu cukup sering dipercaya jadi kapten meski statusnya hanya wakil kapten dari Maman.
Selain kemampuannya sudah teruji, kapten tim nasional ini memiliki kematangan, pengalaman dan jiwa kepemimpinan yang cukup baik. Hal itu sudah dibuktikan Firman ketika membela Persita Tangerang dan Arema Indonesia serta Pelita Jaya Karawang.
“Walaupun dia pemain anyar, menurut saya, tidak ada salahnya seorang pemain baru dipercaya menjadi kapten. Kemampuan Firman tidak ada diragukan lagi. Ia juga punya jiwa kepemimpinan dan cukup matang karena sering membela tim nasional,” cetus Risnandar, Rabu (17/10/2012).
Jika Firman menjadi kapten, Atep yang diproyeksikan sebelumnya, bisa lebih fokus mengembangkan dan memperlihatkan performa terbaiknya di lapangan. Sebab, katanya, jika tetap dipaksakan menjadi kapten, hal itu akan menjadi beban tersendiri buat Atep yang dalam tiga musim terakhir menunjukan grafik penampilan yang cenderung menurun.
Menemukan sosok pemimpin di lapangan tak semudah kelihatannya karena dibutuhkan kemampuan pemain yang bisa menjadi penghubung antara pelatih dan pemain. Setelah sosok Robby Darwis dan Dadang Hidayat, bisa dikatakan tak ada pemain di skuad Maung Bandung yang mampu menjadi kapten tim lebih dari tiga musim. Dalam lima musim terakhir, sejumlah perubahan kerap dilakukan dalam penentuan figur kapten.
Setelah Dadang Hidayat pergi dari skuad Maung Bandung. Beberapa pemain tercatat pernah menjabat sebagai kapten Persib, diantaranya Charis Yulianto, Suwita Patha, Eka Ramdhani, Maman Abdurrahman dan Atep yang pada putaran II musim lalu cukup sering dipercaya jadi kapten meski statusnya hanya wakil kapten dari Maman.
(akr)