Forki Sumsel kesulitan bikin kompetisi

Rabu, 17 Oktober 2012 - 19:09 WIB
Forki Sumsel kesulitan...
Forki Sumsel kesulitan bikin kompetisi
A A A
Sindonews.com - Pengprov Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (ForkiI) Sumsel mengakui minimnya pendanaan membuat kompetisi karate di Sumsel sangat minim. Imbasnya, prestasi karateka Sumsel ikut-ikutan terhambat.

Menurut Sekretaris Umum Pengprov Forki Sumsel Husni Yoesoef, selama ini, kejuaraan karate di Sumsel masih sangat minim. Hal itu disebabkan tidak tersedianya dana untuk menggelar kejuaraan. Padahal kompetisi sangat penting artinya dalam mengasah mental bertanding para karateka. ''Harus diakui kejuaraan karate di Sumsel masih sangat minim. Bahkan jangankan sebulan sekali, untuk mengadakan even tahunan pun seringkali terkendala,” ujarnya.

Husni menerangkan, KONI Sumsel memang memberikan bantuan kepada Pengprov FORKI Sumsel untuk menggelar kompetisi. Namun hal itu dibatasi hanya dua kali penyelenggaraan. ''Kuota dua kali bantuan kompetisi itu kami manfaatkan untuk menggelar Kejurda senior dan junior. Setelah itu praktis tidak ada lagi kompetisi yang rutin diselenggarakan,” katanya.

Meski di tingkatan perguruan sering melakukan kejuaraan, namun Husni menilai hal itu masih kurang untuk menempa karateka yang berkualitas baik. Sebab kejuaraan antarsesama anggota perguruan tersebut tak ubahnya sparing partner karena sudah sering bertemu di latihan bersama.

''Selama ini memang ada Kejurda yang diselenggarakan sesama anggota perguruan seperti Inkai, Gojukai, Wadokai, dan KKI. Namun untuk lebih maksimal penyaringan karateka yang mewakili FORKI Sumsel di berbagai ajang, maka dibutuhkan kejuaraan terbuka yang bisa diikuti karateka dari seluruh perguruan,” tutur pemegang sabuk Dan VI itu.

Diakui Husni, sebenarnya FORKI Sumsel mendapatkan banyak tawaran kerjasama mengadakan turnamen karate belakangan ini. Namun hal itu tidak serta merta diiyakan FORKI Sumsel. Meski butuh kompetisi, namun FORKI Sumsel menginginkan kompetisi yang berkelanjutan di masa depan.

''Ada beberapa tokoh masyarakat dan kepala daerah yang ingin menggandeng FORKI untuk menyelenggarakan turnamen. Tapi kami tanyakan apakah untuk kali ini saja atau akan berlanjut ke depannya. Sebab kami tidak ingin olahraga karate digunakan untuk mencari dukungan dan popularitas semata dan setelah tujuannya tercapai maka tidak ada lagi perhatian yang diberikan,” tegas Husni.
(aww)
Berita Terkait
Tingkatkan Prestasi,...
Tingkatkan Prestasi, ASKI Kirimkan 23 Karateka ke Tokyo
Bidik Gelar di Kejuaraan...
Bidik Gelar di Kejuaraan Dunia, PB Shokaido Jaring Karateka Terbaik di Kejurnas 2022
Indonesia Target Juara...
Indonesia Target Juara Umum di Afro-Asia Traditional Karate Open 2020
Indonesia Ungguli Jepang,...
Indonesia Ungguli Jepang, Pimpin Klasemen Medali Karatedo International Championships 2023
Karate-Do Gojukai Palopo...
Karate-Do Gojukai Palopo dan Luwu Laksanakan Ujian Penurunan Kyu
Klasemen Medali Karatedo...
Klasemen Medali Karatedo International Championships, Sabtu (23/9/2023): Indonesia Perkasa di Puncak!
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
5 jam yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
6 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
9 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
15 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
15 jam yang lalu
Infografis
Tarif Trump Bikin Harta...
Tarif Trump Bikin Harta Orang Terkaya Dunia Susut Rp3.400 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved