Suimin optimistis kekuatan PSMS solid
Rabu, 17 Oktober 2012 - 20:19 WIB
Suimin optimistis kekuatan PSMS solid
A
A
A
Sindonews.com - Penentuan 25 pemain skuad PSMS Medan bakal digelar Sabtu (20/10). Rabu (17/10), ujian pertama kelulusan tahap kedua digelar dengan simulasi pertandingan. Ada yang baik, namun tidak sedikit pula yang belum menemui kriteria penilaian yang dianggap lulus.
Bisa dibilang, setengah dari kemampuan pemain sudah bisa dinilai tim pelatih PSMS yang dipimpin oleh Suimin Diharja. Dengan kata lain, penilaian sudah dilakukan, kendati finalisasi masih akan dilakukan pada sesi simulasi, Jumat (19/10) lalu. Suimin menilai, secara keseluruhan, simulasi pertandingan berjalan efektif.
"Ada yang bagus, ada juga yang tidak bagus. Beberapa pemain mampu menerapkan dua latihan yang diberikan kendati masih sedikit ego dalam finishing touch," ujar Suimin saat memimpin jalannya seleksi.
Ahmad Afandi Lubis, Erwinsyah Hasibuan yang sebelumnya mendapat kritikan juga terlihat cukup taktis. Penjelasan Suimin soal kemampuan mantan pemain PSMS Medan itu cukup terbukti berkontribusi besar. M Afandi terlihat cukup baik dalam penguasaan bola, bola satu sentuhan dan visi bermain yang baik. Begitu juga dengan Erwinsyah yang punya passing-passing terukut
Sementara, gelandang senior, M Afan Lubis juga menunjukkan kualitasnya sebagai pemain berpengalaman dengan passing-passing memanjakan. Suimin memuji performa beberapa pemain non amatir. Pria berjuluk Pelatih Kampung itu juga memberikan penilaian terhadap M Afandi Lubis, Erwinsyah Hasibuan. "Nah, lihat sendiri kan, itulah bukti dari alasan yang saya sebutkan (saat penentuan pemain yang lolos seleksi tahap I Sabtu 13/10).
Tidak hanya beberapa pemain non amatir yang mendapat tanggapan positif, beberapa pemain amatir juga tak luut dari perhatian. Masih rata-rata berusia muda, namun menurut Suimin, kemampuan mereka tidak kalah dari pemain amatir.
Bahkan, eks pilar PSPS Pekanbaru Fajar Handika juga sempat dibuat kewalahan, begitu juga eks striker PSMS versi IPL, Jecky Pasarela yang sempat dibuat kerepotan oleh pemain belakang lawan.
"Lihat, Fajar dikolongi, Jecky juga tidak bisa main-main. Tidak bisa kalau tidak latihan. Dan pemain amatir juga cukup baik walau berusia muda,"seloroh mantan arsitek Persijap Jepara, Sriwijaya FC, Persitara Jakarta Utara dan PSDS Deliserdang itu.
Bahkan Suimin juga menyebutkan, dirinya optimistis materi pemain yang ada saat ini sudah cukup potensial untuk membangun tim yang solid di kompetisi nanti. "Tinggal pembenahan fisik, saya rasa tim ini sudah cukup bagus," bebernya
Tetap memiliki kekurangan dan kelemahan, Suimin menyasar pada transisi menyerang ke bertahan yang masih belum terlihat, begitu juga sebaliknya. "Beberapa kali transisi, tapi belum dilakukan. Itu nanti, materi latihan kami berikan besok (Kamis 18/10) pagi lalu Jumat (19/10) akan di game-kan lagi," tandasnya.
Bisa dibilang, setengah dari kemampuan pemain sudah bisa dinilai tim pelatih PSMS yang dipimpin oleh Suimin Diharja. Dengan kata lain, penilaian sudah dilakukan, kendati finalisasi masih akan dilakukan pada sesi simulasi, Jumat (19/10) lalu. Suimin menilai, secara keseluruhan, simulasi pertandingan berjalan efektif.
"Ada yang bagus, ada juga yang tidak bagus. Beberapa pemain mampu menerapkan dua latihan yang diberikan kendati masih sedikit ego dalam finishing touch," ujar Suimin saat memimpin jalannya seleksi.
Ahmad Afandi Lubis, Erwinsyah Hasibuan yang sebelumnya mendapat kritikan juga terlihat cukup taktis. Penjelasan Suimin soal kemampuan mantan pemain PSMS Medan itu cukup terbukti berkontribusi besar. M Afandi terlihat cukup baik dalam penguasaan bola, bola satu sentuhan dan visi bermain yang baik. Begitu juga dengan Erwinsyah yang punya passing-passing terukut
Sementara, gelandang senior, M Afan Lubis juga menunjukkan kualitasnya sebagai pemain berpengalaman dengan passing-passing memanjakan. Suimin memuji performa beberapa pemain non amatir. Pria berjuluk Pelatih Kampung itu juga memberikan penilaian terhadap M Afandi Lubis, Erwinsyah Hasibuan. "Nah, lihat sendiri kan, itulah bukti dari alasan yang saya sebutkan (saat penentuan pemain yang lolos seleksi tahap I Sabtu 13/10).
Tidak hanya beberapa pemain non amatir yang mendapat tanggapan positif, beberapa pemain amatir juga tak luut dari perhatian. Masih rata-rata berusia muda, namun menurut Suimin, kemampuan mereka tidak kalah dari pemain amatir.
Bahkan, eks pilar PSPS Pekanbaru Fajar Handika juga sempat dibuat kewalahan, begitu juga eks striker PSMS versi IPL, Jecky Pasarela yang sempat dibuat kerepotan oleh pemain belakang lawan.
"Lihat, Fajar dikolongi, Jecky juga tidak bisa main-main. Tidak bisa kalau tidak latihan. Dan pemain amatir juga cukup baik walau berusia muda,"seloroh mantan arsitek Persijap Jepara, Sriwijaya FC, Persitara Jakarta Utara dan PSDS Deliserdang itu.
Bahkan Suimin juga menyebutkan, dirinya optimistis materi pemain yang ada saat ini sudah cukup potensial untuk membangun tim yang solid di kompetisi nanti. "Tinggal pembenahan fisik, saya rasa tim ini sudah cukup bagus," bebernya
Tetap memiliki kekurangan dan kelemahan, Suimin menyasar pada transisi menyerang ke bertahan yang masih belum terlihat, begitu juga sebaliknya. "Beberapa kali transisi, tapi belum dilakukan. Itu nanti, materi latihan kami berikan besok (Kamis 18/10) pagi lalu Jumat (19/10) akan di game-kan lagi," tandasnya.
(aww)