Maung Bandung full power di Celebes Cup
Kamis, 18 Oktober 2012 - 18:58 WIB
Maung Bandung full power di Celebes Cup
A
A
A
Sindonews.com - Persib Bandung sangat berambisi meraih gelar juara pada turnamen pramusim Celebes Cup dan Inter Island Cup (IIC) 2012. Indikasinya, mereka akan menurunkan kekuatan terbaik pada kedua ajang tersebut.
Hal itu tak lepas dari rencana kepulangan timnas Indonesia versi KPSI dari Australia dari jadwal semula. Keputusan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) yang akhirnya resmi menunjuk timnas yang direkomendasikan PSSI di ajang Piala AFF 2012, ikut berpengaruh pada program persiapan timnas Indonesia arahan pelatih Alfred Riedl.
Salah satu pemain timnas yang kabarnya bakal segera merapat ke Persib adalah kiper I Made Wirawan. Setelah melangsungkan pernikahan di Gianyar, Bali, Rabu (17/10) lalu, mantan kiper Persiba Balikpapan itu, diminta manajemen Persib untuk langsung bergabung menjalani persiapan bersama Maung Bandung.
''Saya sudah berkomunikasi dengan pengurus, apalagi timnas yang saat ini berada di Australia kabarnya akan pulang pada 24 Oktober mendatang. Jadi, Made tidak perlu menyusul ke Australia. Kemungkinan besar dia akan langsung bergabung dengan tim, awal pekan depan,” jelas Manajer Persib, Umuh Muchtar.
Bakal bergabungnya sejumlah pemain timnas KPSI, seperti Jajang Sukmara, Firman Utina, Supardi Natsir, M. Ridwan dan I Made, disambut baik pelatih Jajang Nurjaman. Menurut Jajang, persiapan Persib akan lebih optimal dengan kehadiran lima pemain yang selama ini harus meninggalkan tim karena dipanggil pelatih timnas, Alfred Riedl.
''Setidaknya mereka bisa memiliki waktu adaptasi yang lebih panjang dari sebelumnya kami perkirakan. Lebih dari itu, dari sisi teknik dan taktik pun bisa memberikan keleluasaan buat kita dalam menerapkannya kepada semua pemain,” tegas Jajang.
Seperti diketahui di ajang Celebes Cup 2012, Persib akan berhadapan dengan tuan rumah Makasar United. Kendati Makasar United bertindak sebagai penyelenggara turnamen, namun pelaksanaan Celebes Cup tahun ini berbeda dibandingkan tahun lalu karena diselenggarakan di Bandung.
Alasannya Bandung berpotensi mendongkrak popularitas turnamen sekaligus bisa menjanjikan keuntungan lebih dibandingkan jika turnamen ini dilaksanakan di Makasar yang masyarakatnya cenderung lebih menaruh simpati kepada PSM Makasar yang berlaga di Indonesian Premier League.
Hal itu tak lepas dari rencana kepulangan timnas Indonesia versi KPSI dari Australia dari jadwal semula. Keputusan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) yang akhirnya resmi menunjuk timnas yang direkomendasikan PSSI di ajang Piala AFF 2012, ikut berpengaruh pada program persiapan timnas Indonesia arahan pelatih Alfred Riedl.
Salah satu pemain timnas yang kabarnya bakal segera merapat ke Persib adalah kiper I Made Wirawan. Setelah melangsungkan pernikahan di Gianyar, Bali, Rabu (17/10) lalu, mantan kiper Persiba Balikpapan itu, diminta manajemen Persib untuk langsung bergabung menjalani persiapan bersama Maung Bandung.
''Saya sudah berkomunikasi dengan pengurus, apalagi timnas yang saat ini berada di Australia kabarnya akan pulang pada 24 Oktober mendatang. Jadi, Made tidak perlu menyusul ke Australia. Kemungkinan besar dia akan langsung bergabung dengan tim, awal pekan depan,” jelas Manajer Persib, Umuh Muchtar.
Bakal bergabungnya sejumlah pemain timnas KPSI, seperti Jajang Sukmara, Firman Utina, Supardi Natsir, M. Ridwan dan I Made, disambut baik pelatih Jajang Nurjaman. Menurut Jajang, persiapan Persib akan lebih optimal dengan kehadiran lima pemain yang selama ini harus meninggalkan tim karena dipanggil pelatih timnas, Alfred Riedl.
''Setidaknya mereka bisa memiliki waktu adaptasi yang lebih panjang dari sebelumnya kami perkirakan. Lebih dari itu, dari sisi teknik dan taktik pun bisa memberikan keleluasaan buat kita dalam menerapkannya kepada semua pemain,” tegas Jajang.
Seperti diketahui di ajang Celebes Cup 2012, Persib akan berhadapan dengan tuan rumah Makasar United. Kendati Makasar United bertindak sebagai penyelenggara turnamen, namun pelaksanaan Celebes Cup tahun ini berbeda dibandingkan tahun lalu karena diselenggarakan di Bandung.
Alasannya Bandung berpotensi mendongkrak popularitas turnamen sekaligus bisa menjanjikan keuntungan lebih dibandingkan jika turnamen ini dilaksanakan di Makasar yang masyarakatnya cenderung lebih menaruh simpati kepada PSM Makasar yang berlaga di Indonesian Premier League.
(aww)