Seleksi PSMS berakhir besok, tinggal negosiasi kontrak
Kamis, 18 Oktober 2012 - 21:26 WIB
Seleksi PSMS berakhir besok, tinggal negosiasi kontrak
A
A
A
Sindonews.com - Jumat (19/10), menjadi hari seleksi terakhir penentuan pemain PSMS Medan yang penetapannya bakal digelar besok (Sabtu 20/10). Sekitar 25 pemain digadang bakal dipilih untuk skuad tim berjuluk Ayam Kinantan musim ini.
Ada hal positif yang tergambar dari proses penentuan pemain tersebut. Kedatangan beberapa pilar pada seleksi di Stadion Kebun Bunga Medan, Kamis pagi (18/10) dihadiri beberapa pilar yang diharapkan bergabung, seperti Saktiawan Sinaga dan Wijay. Di tengah guyuran hujan, sekitar 50an pemain bersemangat mengikuti tahapan materi seleksi yang terdiri proses transisi menyerang ke bertahan dan sebaliknya.
Pelatih PSMS Medan, Suimin Diharja usai memimpin seleksi, mengatakan, tim pelatih sudah memberikan materi latihan dan kelolosan pemain ditentukan oleh pemain itu sendiri. "Tiga materi pokok dalam pertandingan sudah kami berikan sama mereka. Namun, kalau tidak bisa menerapkannya bagaimana, ya tidak lulus," ujarnya.
Latihan dibagi dalam dua sesi yang masing-masing berdurasi lebih dari satu jam. Tim dibagi empat yang masing-masing mempertandingan dua tim. Di sisi lain, sesuai dengan yang telah disampaikan Suimin sebelumnya, negosiasi juga sudah dilakukan kepada beberapa pemain. Kendati tertutup, sekitar lima hingga tujuh pemain sudah dipanggil.
Kehadiran Ketua Umum PSMS, Indra Sakti Harahap pada sesi seleksi kemarin menjadikan sinyalemen negosiasi menguat. Pasalnya pasca latihan, Suimin cs dan pemain menurut salah seorang sumber, bertemu di suatu tempat untuk proses negosiasi.
Apa lagi sebelumnya, Suimin juga menyatakan, negosiasi akan digelar, kendati penentuan dikontrak atau tidak bakal digelar usai tes fisik dan kesehatan. Belum lagi, Suimin juga menyatakan kepada beberapa pemain untuk datang pada seleksi penentuan di Stadion Kebun Bunga, pagi ini. "Saya sudah bilang ke pemain harus datang. Kalau memang tidak datang, namun punya alasan masuk akal tidak masalah. Tetapi kami juga menjaga perasaan pemain lain," ungkapnya.
Jika memang negosiasi cocok, bisa dibilang tim ini merupakan tim impian (Dream Team) harapan mantan pelatih Persijap Jepara dan Sriwijaya FC itu. Suimin mengakui, materi pemain yang ada saat ini bahkan jauh lebih baik dibanding materi pemain harapannya di PSMS musim kometisi Divisi Utama 2009/2010 lalu.
Saat itu, pemain harapan Suimin sebagian besar batal direkrut lantaran negosiasi nilai kontrak yang tidak ada titik temu. "Terus terang materi ini jauh lebih bagus dan kalau pemain seperti yang kita rekomendasikan diterima dan negosiasi mulus, manajemen bisa memberikan target kepada saya," ungkapnya.
Untuk skuad non amatir, Suimin memperkirakan, pihaknya bakal merekrut sekitar 10 pemain sebagai pelapis. "Paling banyak 10. Mungkin secara teknis, dia sudah mengimbangi pemain-pemain non amatir. Tapi kan dia butuh jam terbang. Dia butuh atmosfer kompetisi profesional. Dia juga butuh mental bertanding. Saya rasa dia harus dikasih kesempatan pelan-pelan. Kalau buru-buru justru abang akan membunuh dia. Begitu dikasih tapi tidak bisa beradaptasi, dia akan drop habis," ungkapnya.
Sementara, Saktiawan Sinaga yang dikonfirmasi kemarin menegaskan keseriusannya untuk bermain di PSMS. Menurutnya, target PSMS musim ini harus. "Kalau PSMS jelas, saya mau di sini," ujar mantan pemain Mitra Kukar tersebut.
Sedangkan eks penggawa Mitra Kukar lain, Wijay juga menyatakan akan hadir pada seleksi penentuan hari ini.
Ada hal positif yang tergambar dari proses penentuan pemain tersebut. Kedatangan beberapa pilar pada seleksi di Stadion Kebun Bunga Medan, Kamis pagi (18/10) dihadiri beberapa pilar yang diharapkan bergabung, seperti Saktiawan Sinaga dan Wijay. Di tengah guyuran hujan, sekitar 50an pemain bersemangat mengikuti tahapan materi seleksi yang terdiri proses transisi menyerang ke bertahan dan sebaliknya.
Pelatih PSMS Medan, Suimin Diharja usai memimpin seleksi, mengatakan, tim pelatih sudah memberikan materi latihan dan kelolosan pemain ditentukan oleh pemain itu sendiri. "Tiga materi pokok dalam pertandingan sudah kami berikan sama mereka. Namun, kalau tidak bisa menerapkannya bagaimana, ya tidak lulus," ujarnya.
Latihan dibagi dalam dua sesi yang masing-masing berdurasi lebih dari satu jam. Tim dibagi empat yang masing-masing mempertandingan dua tim. Di sisi lain, sesuai dengan yang telah disampaikan Suimin sebelumnya, negosiasi juga sudah dilakukan kepada beberapa pemain. Kendati tertutup, sekitar lima hingga tujuh pemain sudah dipanggil.
Kehadiran Ketua Umum PSMS, Indra Sakti Harahap pada sesi seleksi kemarin menjadikan sinyalemen negosiasi menguat. Pasalnya pasca latihan, Suimin cs dan pemain menurut salah seorang sumber, bertemu di suatu tempat untuk proses negosiasi.
Apa lagi sebelumnya, Suimin juga menyatakan, negosiasi akan digelar, kendati penentuan dikontrak atau tidak bakal digelar usai tes fisik dan kesehatan. Belum lagi, Suimin juga menyatakan kepada beberapa pemain untuk datang pada seleksi penentuan di Stadion Kebun Bunga, pagi ini. "Saya sudah bilang ke pemain harus datang. Kalau memang tidak datang, namun punya alasan masuk akal tidak masalah. Tetapi kami juga menjaga perasaan pemain lain," ungkapnya.
Jika memang negosiasi cocok, bisa dibilang tim ini merupakan tim impian (Dream Team) harapan mantan pelatih Persijap Jepara dan Sriwijaya FC itu. Suimin mengakui, materi pemain yang ada saat ini bahkan jauh lebih baik dibanding materi pemain harapannya di PSMS musim kometisi Divisi Utama 2009/2010 lalu.
Saat itu, pemain harapan Suimin sebagian besar batal direkrut lantaran negosiasi nilai kontrak yang tidak ada titik temu. "Terus terang materi ini jauh lebih bagus dan kalau pemain seperti yang kita rekomendasikan diterima dan negosiasi mulus, manajemen bisa memberikan target kepada saya," ungkapnya.
Untuk skuad non amatir, Suimin memperkirakan, pihaknya bakal merekrut sekitar 10 pemain sebagai pelapis. "Paling banyak 10. Mungkin secara teknis, dia sudah mengimbangi pemain-pemain non amatir. Tapi kan dia butuh jam terbang. Dia butuh atmosfer kompetisi profesional. Dia juga butuh mental bertanding. Saya rasa dia harus dikasih kesempatan pelan-pelan. Kalau buru-buru justru abang akan membunuh dia. Begitu dikasih tapi tidak bisa beradaptasi, dia akan drop habis," ungkapnya.
Sementara, Saktiawan Sinaga yang dikonfirmasi kemarin menegaskan keseriusannya untuk bermain di PSMS. Menurutnya, target PSMS musim ini harus. "Kalau PSMS jelas, saya mau di sini," ujar mantan pemain Mitra Kukar tersebut.
Sedangkan eks penggawa Mitra Kukar lain, Wijay juga menyatakan akan hadir pada seleksi penentuan hari ini.
(aww)