Kelelahan, Claudio gagal bela Indonesia
Kamis, 18 Oktober 2012 - 21:34 WIB
Kelelahan, Claudio gagal bela Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Pesenam andalan Indonesia Claudio Marsello batal tampil di South Sumatera Governor Cup Aerobic Gymnastic 2012 3rd Asian Championship & Asian Age Group 1 Competition. Pasalnya jelang kejuaraan dimulai Claudio sakit dan mesti dirawat di rumah sakit.
Manajer tim senam Indonesia Firdaus Hendri mengatakan, Claudio merupakan pesenam andalan di nomor senior individual men. Peluang Claudio berprestasi di ajang kali ini sebenarnya cukup terbuka. Pasalnya beberapa atlet Asia kaliber dunia tidak turun di kejuaraan ini.
''Sebenarnya sangat disayangkan batalnya Claudio tampil di kejuaraan ini. Pasalnya dengan tidak berpartisipasinya pesenam dunia di kejuaraan ini membuat persaingan lebih terbuka,” ujar Firdaus, Kamis (18/10).
Menurut Hendri, Claudio jatuh sakit setelah kelelahan dalam persiapan untuk kejuaraan ini. pasalnya sebelumnya, Claudio sudah tampil habis-habisan di PON XVIII Riau lalu.
''Di ajang PON lalu, Claudio memperoleh medali emas di nomor spesialisasinya individual men untuk kontingen DKI Jakarta. Setelah itu tanpa istirahat yang cukup, dia langsung persiapan untuk kejuaraan ini. Kelelahan, fisiknya pun tidak sanggup lagi dan jatuh sakit,” terangnya.
Dengan absennya Claudio, Indonesia sebenarnya masih memiliki pesenam lainnya yaitu Windra Lesmana. Namun menurut Firdaus, penampilan Windra belum sebaik Claudio. ''Windra sudah menampilkan yang maksimal. Tapi cukup sulit baginya untuk menyaingi peserta lainnya. Mudah-mudahan kalau lolos ke final, Windra memiliki motivasi lebih,” harap Firdaus.
Sementara itu pelatih aerobik Indonesia Eka Purana menerangkan, dari beberapa nomor yang diikuti Indonesia, peluang di final cukup terbuka. Seperti di nomor Age Group 1 individual women melalui Dinda Astri Salsabila dan senior trio melalui Tubagus Herlambang, M Nur Wakhid dan Sigit Prastyo.
''Kemampuan seluruh peserta hampir merata. Tinggal lagi anak-anak mesti membenahi kerapian dan keserasian gerakan. Sebab itu kuncinya. Kalau itu mereka terapkan di arena, Insya Allah medali bisa didapatkan Indonesia,” kata Eka.
Manajer tim senam Indonesia Firdaus Hendri mengatakan, Claudio merupakan pesenam andalan di nomor senior individual men. Peluang Claudio berprestasi di ajang kali ini sebenarnya cukup terbuka. Pasalnya beberapa atlet Asia kaliber dunia tidak turun di kejuaraan ini.
''Sebenarnya sangat disayangkan batalnya Claudio tampil di kejuaraan ini. Pasalnya dengan tidak berpartisipasinya pesenam dunia di kejuaraan ini membuat persaingan lebih terbuka,” ujar Firdaus, Kamis (18/10).
Menurut Hendri, Claudio jatuh sakit setelah kelelahan dalam persiapan untuk kejuaraan ini. pasalnya sebelumnya, Claudio sudah tampil habis-habisan di PON XVIII Riau lalu.
''Di ajang PON lalu, Claudio memperoleh medali emas di nomor spesialisasinya individual men untuk kontingen DKI Jakarta. Setelah itu tanpa istirahat yang cukup, dia langsung persiapan untuk kejuaraan ini. Kelelahan, fisiknya pun tidak sanggup lagi dan jatuh sakit,” terangnya.
Dengan absennya Claudio, Indonesia sebenarnya masih memiliki pesenam lainnya yaitu Windra Lesmana. Namun menurut Firdaus, penampilan Windra belum sebaik Claudio. ''Windra sudah menampilkan yang maksimal. Tapi cukup sulit baginya untuk menyaingi peserta lainnya. Mudah-mudahan kalau lolos ke final, Windra memiliki motivasi lebih,” harap Firdaus.
Sementara itu pelatih aerobik Indonesia Eka Purana menerangkan, dari beberapa nomor yang diikuti Indonesia, peluang di final cukup terbuka. Seperti di nomor Age Group 1 individual women melalui Dinda Astri Salsabila dan senior trio melalui Tubagus Herlambang, M Nur Wakhid dan Sigit Prastyo.
''Kemampuan seluruh peserta hampir merata. Tinggal lagi anak-anak mesti membenahi kerapian dan keserasian gerakan. Sebab itu kuncinya. Kalau itu mereka terapkan di arena, Insya Allah medali bisa didapatkan Indonesia,” kata Eka.
(aww)