FPTI DIY seleksi atlet hadapi kejurnas
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 19:58 WIB
FPTI DIY seleksi atlet hadapi kejurnas
A
A
A
Sindonews.com - Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DIY mulai menggelar seleksi untuk menghadapi Kejuraan Nasional (Kejurnas) di Bali, 8-14 November mendatang. Sayangnya, ajang seleksi yang dipusatkan di SMAN 3 Yogyakarta ini hanya sedikit yang mengikutinya.
Kabid Kompetisi FPTI DIY Yudhy Prabowo mengatakan, seleksi diikuti para atlet dari sejumlah daerah yang ada di DIY. Rata-rata peserta seleksi berusia 7-19 tahun. "Seleksi untuk Kejurnas Panjat Tebing Junior sudah dilakukan. Namun pesertanya (yang ikut seleksi) minim," katanya, kemarin.
Menurut dia, target peserta seleksi sebanyak 50 atlet namun yang bersedia datang hanya 18 atlet. Dari 18 atlet itu, justru terbanyak dari Kabupaten Kulonprogo dengan 5 atlet putra dan 5 putri. Kemudian disusun Sleman (2 putri dan 3 putra), Bantul dan Kota Yogyakarta masing-masing 1 putri serta Gunungkidul 1 putra.
"Harusnya yang datang 50 atlet, tapi karena koordinasi yang minim membuat atlet yang datang dalam seleksi hanya sebagian saja. Selain itu, jumlah atlet panjat tebing junior di DIY memang terbatas," jelas Yudhy.
Dia menambahkan, dalam seleksi itu nantinya akan diambil enam atlet terbaik untuk Kejurnas di Bali, masing-masing 3 putra dan 3 putri. Mereka akan bertanding di tiga nomor yang dipertandingkan yakni speed, lead dan boulder.
Ketua FPTI Sleman Karis mengatakan, pihaknya mengirimkan atlet terbaiknya dalam seleksi tingkat DIY untuk Kejurnas di Bali. Sejumlah atlet yang dikirim merupakan hasil sirkuit panjang tebing FPTI Sleman. "Beberapa atlet panjat tebing andalan Sleman yakni M Fary Arahman dan Niken Yuniastuti," ujarnya.
Kabid Kompetisi FPTI DIY Yudhy Prabowo mengatakan, seleksi diikuti para atlet dari sejumlah daerah yang ada di DIY. Rata-rata peserta seleksi berusia 7-19 tahun. "Seleksi untuk Kejurnas Panjat Tebing Junior sudah dilakukan. Namun pesertanya (yang ikut seleksi) minim," katanya, kemarin.
Menurut dia, target peserta seleksi sebanyak 50 atlet namun yang bersedia datang hanya 18 atlet. Dari 18 atlet itu, justru terbanyak dari Kabupaten Kulonprogo dengan 5 atlet putra dan 5 putri. Kemudian disusun Sleman (2 putri dan 3 putra), Bantul dan Kota Yogyakarta masing-masing 1 putri serta Gunungkidul 1 putra.
"Harusnya yang datang 50 atlet, tapi karena koordinasi yang minim membuat atlet yang datang dalam seleksi hanya sebagian saja. Selain itu, jumlah atlet panjat tebing junior di DIY memang terbatas," jelas Yudhy.
Dia menambahkan, dalam seleksi itu nantinya akan diambil enam atlet terbaik untuk Kejurnas di Bali, masing-masing 3 putra dan 3 putri. Mereka akan bertanding di tiga nomor yang dipertandingkan yakni speed, lead dan boulder.
Ketua FPTI Sleman Karis mengatakan, pihaknya mengirimkan atlet terbaiknya dalam seleksi tingkat DIY untuk Kejurnas di Bali. Sejumlah atlet yang dikirim merupakan hasil sirkuit panjang tebing FPTI Sleman. "Beberapa atlet panjat tebing andalan Sleman yakni M Fary Arahman dan Niken Yuniastuti," ujarnya.
(aww)