Kisah Sukses Aspar Jaelolo Juara Piala Dunia Panjat Tebing Jakarta 2022: Sempat Berpikir Akhiri Karier
Minggu, 25 September 2022 - 15:02 WIB
loading...
Aspar Jaelolo menyabet gelar juara Piala Dunia Panjat Tebing Jakarta 2022/Foto/MPI/Andhika KH
A
A
A
JAKARTA - Atlet panjat tebing Indonesia Aspar Jaelolo menyabet gelar juara Piala Dunia Panjat Tebing Jakarta 2022. Aspar menjadi yang terbaik di nomor speed putra pada lomba yang digelar di Kawasan SCBD, Jakarta, Sabtu, (24/9/2022) malam WIB.
Ada cerita menarik di balik kesuksesan Aspar. Kisah perjuangan yang luar biasa untuk bangkit dari cedera panjang. Bahkan dirinya sempat berpikir untuk mengakhiri karier lantaran cedera yang dialaminya.
Baca juga: Sambil Menangis, Federer Janji kepada Penggemar Akan Bertahan di Olahraga Tenis
Cedera Aspar bermula pada akhir 2019 lalu ketika sedang menyiapkan diri lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Kala itu, jari tengah tangan kanannya mengalami flexor tendon.
Alhasil, atlet berusia 34 tahun itu terpaksa mengubur mimpinya untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Sebab, dia harus menjalani masa pemulihan sekitar dua tahun lamanya.
Baca juga: Hasil Pemanasan MotoGP Jepang 2022: Jorge Martin Tercepat, Marc Marquez Terjatuh
Aspar mengaku saat itu sempat mau mengakhiri karier. Pasalnya, dia merasa cederanya itu membuatnya tak bisa lagi menampilkan performa terbaiknya.
Akan tetapi, pada akhirnya Aspar memilih untuk tak menyerah. Dia mengurungkan niat pensiunnya itu berkat motivasi dari dirinya sendiri dan juga dukungan dari orang-orang di sekitarnya seperti keluarga dan juga pelatihnya di Timnas Indonesia, Hendra Basyir.
Ada cerita menarik di balik kesuksesan Aspar. Kisah perjuangan yang luar biasa untuk bangkit dari cedera panjang. Bahkan dirinya sempat berpikir untuk mengakhiri karier lantaran cedera yang dialaminya.
Baca juga: Sambil Menangis, Federer Janji kepada Penggemar Akan Bertahan di Olahraga Tenis
Cedera Aspar bermula pada akhir 2019 lalu ketika sedang menyiapkan diri lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Kala itu, jari tengah tangan kanannya mengalami flexor tendon.
Alhasil, atlet berusia 34 tahun itu terpaksa mengubur mimpinya untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Sebab, dia harus menjalani masa pemulihan sekitar dua tahun lamanya.
Baca juga: Hasil Pemanasan MotoGP Jepang 2022: Jorge Martin Tercepat, Marc Marquez Terjatuh
Aspar mengaku saat itu sempat mau mengakhiri karier. Pasalnya, dia merasa cederanya itu membuatnya tak bisa lagi menampilkan performa terbaiknya.
Akan tetapi, pada akhirnya Aspar memilih untuk tak menyerah. Dia mengurungkan niat pensiunnya itu berkat motivasi dari dirinya sendiri dan juga dukungan dari orang-orang di sekitarnya seperti keluarga dan juga pelatihnya di Timnas Indonesia, Hendra Basyir.
Lihat Juga :