Holyfield batal pensiun di Ultah ke-50
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 22:15 WIB
Holyfield batal pensiun di Ultah ke-50
A
A
A
Sindonews.com - Juara dunia kelas berat empat kali, Evander Holyfield, membuat keputusan yang dramatis ketika akan menyampaikan pengunduran dirinya dari dunia tinju tepat di hari ulang tahun yang ke-50 di Beverly Hills, Jumat waktu setempat (19/10).
Seperti dikabarkan sebelumnya, petinju tak terkalahkan sejak 2008 itu secara terbuka telah menyampaikan niatannya untuk menggantung sarung tinjunya setelah tantangannya kepada Klitschko bersaudara untuk bertarung meraih gelar juara dunia gagal terwujud. Tetapi tidak lama kemudian dia meralat keputusan itu.
"Saya sudah menyatakan kepada orang-orang jika saya akan pensiun, tetapi di pagi hari ketika saya bangun dari tidur, saya memikirkan hal itu lagi dan sekarang saya tidak akan pensiun," kata Holyfield, seperti dikutip Boxing Scene, Jumat pagi (19/10). "Tinju adalah hal terbaik yang bisa saya lakukan. Hanya itu yang saya tahu."
Holyfield telah melayangkan tantangannya kepada Klitschko bersaudara, setelah selalu menghindari pertarungan selain pertarungan untuk sabuk juara dunia. Tapi dia harus kecewa karena dua bersaudara dari Ukraina itu enggan menerima tantangan Holyfield karena faktor umur.
"Mereka tidak mau melawan saya, itu hak mereka. Jika saya tidak bisa mendapatkan pertarungan untuk gelar juara maka saya akan terus menunggu. Suatu saat nanti, akan terdapat seseorang petinju yang berhasil mengalahkannya, dan kemudian saya akan melawan sang pemenang itu," tutur petinju yang telinganya pernah digigit oleh Mike Tyson itu. "Saya bisa mengalahkan mereka. Saya merasa bisa mengalahkan siapa pun," selorohnya.
Satu-satunya kesempatan Holyfield untuk meraih gelar juara adalah ketika ia hampir pasti berduel dengan pemegang sabuk WBA reguler Alexander Povetkin pada akhir tahun lalu. Namun, sayangnya hingga saat ini pertarungan tersebut tak pernah terwujud. Meskipun begitu, Holyfield akan tetap menunggu untuk memenuhi impiannya menjadi juara dunia sekali lagi. Sebab, kali terakhir dia memegang gelar WBA adalah 12 tahun lalu ketika mengalahkan John Ruiz di Las Vegas.
Seperti dikabarkan sebelumnya, petinju tak terkalahkan sejak 2008 itu secara terbuka telah menyampaikan niatannya untuk menggantung sarung tinjunya setelah tantangannya kepada Klitschko bersaudara untuk bertarung meraih gelar juara dunia gagal terwujud. Tetapi tidak lama kemudian dia meralat keputusan itu.
"Saya sudah menyatakan kepada orang-orang jika saya akan pensiun, tetapi di pagi hari ketika saya bangun dari tidur, saya memikirkan hal itu lagi dan sekarang saya tidak akan pensiun," kata Holyfield, seperti dikutip Boxing Scene, Jumat pagi (19/10). "Tinju adalah hal terbaik yang bisa saya lakukan. Hanya itu yang saya tahu."
Holyfield telah melayangkan tantangannya kepada Klitschko bersaudara, setelah selalu menghindari pertarungan selain pertarungan untuk sabuk juara dunia. Tapi dia harus kecewa karena dua bersaudara dari Ukraina itu enggan menerima tantangan Holyfield karena faktor umur.
"Mereka tidak mau melawan saya, itu hak mereka. Jika saya tidak bisa mendapatkan pertarungan untuk gelar juara maka saya akan terus menunggu. Suatu saat nanti, akan terdapat seseorang petinju yang berhasil mengalahkannya, dan kemudian saya akan melawan sang pemenang itu," tutur petinju yang telinganya pernah digigit oleh Mike Tyson itu. "Saya bisa mengalahkan mereka. Saya merasa bisa mengalahkan siapa pun," selorohnya.
Satu-satunya kesempatan Holyfield untuk meraih gelar juara adalah ketika ia hampir pasti berduel dengan pemegang sabuk WBA reguler Alexander Povetkin pada akhir tahun lalu. Namun, sayangnya hingga saat ini pertarungan tersebut tak pernah terwujud. Meskipun begitu, Holyfield akan tetap menunggu untuk memenuhi impiannya menjadi juara dunia sekali lagi. Sebab, kali terakhir dia memegang gelar WBA adalah 12 tahun lalu ketika mengalahkan John Ruiz di Las Vegas.
(aww)