Pengurus harian daftarkan PSMS ke PT Liga
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 21:50 WIB
Pengurus harian daftarkan PSMS ke PT Liga
A
A
A
Sindonews.com - Rapat Umum Luar Biasa (RULB) pengurus harian PSMS dipastikan digelar besok (Minggu 21/10) siang. Namun, RULB yang semula direncanakan di Hotel Grand Aston, pindah ke Hotel Santika Dyandra Medan mulai Pukul 14.00 WIB.
Ketua Organizing Committee (OC) RULB, Ongku Zulfi Nasution mengatakan, RULB yang mengagendakan pemilihan ketua umum (Ketum) PSMS Medan tersebut dipastikan diikuti tiga calon ketua, yakni Dirut PD Pasar Kota Medan, Benny Sitohang, CEO Pro Duta FC, Wahyu Wahab, dan eks CEO PSMS Medan versi IPL, Frddy Hutabarat. "Hingga penutupan pendaftaran calon ketum tanggal 13 Oktober lalu, tiga orang yang mendaftar. Jadi dipastikan ketiganya bakal bersaing menjadi ketum PSMS," ujar Ongku kemarin.
Ongku menjelaskan, ketiga kandidat akan memaparkan visi dan misinya di PSMS kepada 28 klub anggota PSMS yang diklaim telah melakukan verifikasi kepada pengurus harian. "Nanti ada rapat itu, kandidat akan diberi waktu menyampaikan visi dan misi keada klub anggota PSMS, baru klub menentukan memilih calonnya," kata Ongku lagi.
Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC) RULB, Benny Tomasoa mengatakan, panitia telah memberikan undangan pemberitahuan RULB kepada PSSI, dan PT Liga Indonesia (LI). Namun, undangan itu tidak disampaikan kepada PT LPIS yang menjadi operator IPL dan Divisi Utama PSSI musim 2011/2012 lalu. Menurutnya, hal itu dikarenakan pihaknya masih menjalin komunikasi dengan PT LI. "Undangan itu bersifat pemberitahuan. Kenapa ke PT LI, karena kami masih menjalin komunikasi dengan mereka," ucap eks manajer PSMS versi ISL itu.
Namun, Benny mengatakan, pihaknya telah lebih dulu mendaftarkan PSMS ke PT LI kendati tim belum terbentuk. "Secara administrasi, kami sudah mendaftarkan PSMS ke PT LI. Berhubung deadline mungkin sudah dekat, kami berinisiatif seperti itu. Tapi, semuanya tergantung ketum terpilih nanti," ucapnya.
Soal pembentukan tim, Benny juga menyatakan menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada ketum terpilih nantinya. "Kalau seleksi, ketum terpilih yang mengambil kebijaksanaan itu. Pengurus harian masih menunggu. Tapi harapannya, segera mungkin setelah terbentuk," ungkapnya.
Suryanto Herman didamingi Benny Tomasoa menjelaskan, PSMS tidak akan menggelar seleksi pemain nonamatir. Mereka hanya akan memanggil pemain profesional untuk negosiasi harga. "Tapi tidak ada seleksi lagi. Pemain belum jadi diseleksi, pemain yang sudah punya nama buat apa, nanti cedera. Mereka menunggu, nanti kalau cocok, oke," ungkapnya.
Sementara itu, 14 klub yang merasa namanya dicatut pada RULB pengurus harian memberikan pernyataan tegas kemarin. Ketum PS Kinantan, H Saryono, Ketua PS Telkom Alwi Lubis, Sekretaris PS PO Polisi, Ketua PS PTP Wil I, Sujarwo, PSAD yang diwakili Suharto dan juga mewakili PS Naga Karimata dalan surat menyatakan, tidak pernah memberikan rekomendasi atau mendukung RULB PSMS di Hotel Santika.
"Klub kami tidak pernah memberikan rekomendasi kepada siapapun untuk menghadiri RULB mengatasnamakan PSMS di Hotel Santika Medan. Kami tidak pernah melayangkan sepucuk suratpun untuk mendukung RULB PSMS di Hotek Santika. Kami juga tetap berada dan mendukung pengurus PSMS 2012-2016 di bawah pimpinan Indra Sakti Harahap," ungkap Saryono
Ketua Organizing Committee (OC) RULB, Ongku Zulfi Nasution mengatakan, RULB yang mengagendakan pemilihan ketua umum (Ketum) PSMS Medan tersebut dipastikan diikuti tiga calon ketua, yakni Dirut PD Pasar Kota Medan, Benny Sitohang, CEO Pro Duta FC, Wahyu Wahab, dan eks CEO PSMS Medan versi IPL, Frddy Hutabarat. "Hingga penutupan pendaftaran calon ketum tanggal 13 Oktober lalu, tiga orang yang mendaftar. Jadi dipastikan ketiganya bakal bersaing menjadi ketum PSMS," ujar Ongku kemarin.
Ongku menjelaskan, ketiga kandidat akan memaparkan visi dan misinya di PSMS kepada 28 klub anggota PSMS yang diklaim telah melakukan verifikasi kepada pengurus harian. "Nanti ada rapat itu, kandidat akan diberi waktu menyampaikan visi dan misi keada klub anggota PSMS, baru klub menentukan memilih calonnya," kata Ongku lagi.
Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC) RULB, Benny Tomasoa mengatakan, panitia telah memberikan undangan pemberitahuan RULB kepada PSSI, dan PT Liga Indonesia (LI). Namun, undangan itu tidak disampaikan kepada PT LPIS yang menjadi operator IPL dan Divisi Utama PSSI musim 2011/2012 lalu. Menurutnya, hal itu dikarenakan pihaknya masih menjalin komunikasi dengan PT LI. "Undangan itu bersifat pemberitahuan. Kenapa ke PT LI, karena kami masih menjalin komunikasi dengan mereka," ucap eks manajer PSMS versi ISL itu.
Namun, Benny mengatakan, pihaknya telah lebih dulu mendaftarkan PSMS ke PT LI kendati tim belum terbentuk. "Secara administrasi, kami sudah mendaftarkan PSMS ke PT LI. Berhubung deadline mungkin sudah dekat, kami berinisiatif seperti itu. Tapi, semuanya tergantung ketum terpilih nanti," ucapnya.
Soal pembentukan tim, Benny juga menyatakan menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada ketum terpilih nantinya. "Kalau seleksi, ketum terpilih yang mengambil kebijaksanaan itu. Pengurus harian masih menunggu. Tapi harapannya, segera mungkin setelah terbentuk," ungkapnya.
Suryanto Herman didamingi Benny Tomasoa menjelaskan, PSMS tidak akan menggelar seleksi pemain nonamatir. Mereka hanya akan memanggil pemain profesional untuk negosiasi harga. "Tapi tidak ada seleksi lagi. Pemain belum jadi diseleksi, pemain yang sudah punya nama buat apa, nanti cedera. Mereka menunggu, nanti kalau cocok, oke," ungkapnya.
Sementara itu, 14 klub yang merasa namanya dicatut pada RULB pengurus harian memberikan pernyataan tegas kemarin. Ketum PS Kinantan, H Saryono, Ketua PS Telkom Alwi Lubis, Sekretaris PS PO Polisi, Ketua PS PTP Wil I, Sujarwo, PSAD yang diwakili Suharto dan juga mewakili PS Naga Karimata dalan surat menyatakan, tidak pernah memberikan rekomendasi atau mendukung RULB PSMS di Hotel Santika.
"Klub kami tidak pernah memberikan rekomendasi kepada siapapun untuk menghadiri RULB mengatasnamakan PSMS di Hotel Santika Medan. Kami tidak pernah melayangkan sepucuk suratpun untuk mendukung RULB PSMS di Hotek Santika. Kami juga tetap berada dan mendukung pengurus PSMS 2012-2016 di bawah pimpinan Indra Sakti Harahap," ungkap Saryono
(aww)