Persib balas kekalahan dari Persibangga
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 22:21 WIB
Persib balas kekalahan dari Persibangga
A
A
A
Sindonews.com – Setelah mengalami kekalahan dalam pertandingan ujicoba sebelumnya, Persib Bandung akhirnya bisa membalas kekalahan dari Persibanga Purbalingga dalam laga uji coba kedua di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu sore (20/10/2012).
Persib yang sebelumnya dipermalukan oleh klub promosi Divisi Utama, Persibangga Purbalingga, dengan skor 1-0 di Stadion Goetoer Daryono, Purbalingga, mampu menunjukkan kualitasnya sekalipun hanya menang tipis atas lawannya itu. Kekalahan yang diterima tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman itu pun sangat menyakitkan. Gol kemenangan "Maung Bandung" terjadi pada menit-menit akhir pertandingan.
Sejak kickoff, kedua kesebelasan langsung tampil saling menekan. Namun, hingga akhir babak pertama, tidak satu pun gol yang tercipta dari kedua tim. Beberapa kemelut di depan gawang sempat terjadi di babak pertama, baik di gawang Persib maupun Persibangga. Akan tetapi, eksekusi akhir selalu berhasil dimentahkan sang kiper.
Setelah turun minum, permainan tidak banyak berubah. Beberapa kali, kemelut di gawang Persibangga selalu berhasil diamankan kiper, Suchaimin, bahkan berkali-kali Suchaimin sukses menyelamatkan gawangnya dari gempuran penggawa Persib. Karena khawatir cedera, Pelatih Persibangga Purbalingga Ahmad Muhariah menarik Suchaemin untuk digantikan Endi pada menit ke-80.
Selang delapan menit masuk ke dalam lapangan, Endi sudah harus memungut bola dari dalam gawangnya, setelah tendangan bebas Dzumafo Efandi yang membuahkan kemelut di depan gawangnya mampu dikonversikan menjadi sebuah gol oleh Maman Abdurahman, yang naik membantu serangan Persib Bandung.
Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman mengatakan, sekalipun timnya bisa mengungguli kesebelasan Persibangga Purbalingga, namun kekompakan pemain masih harus terus ditingkatkan. Jajang menyebutkan, kekompakan pemain belakang timnya masih perlu ditingkatkan lagi. Begitu juga dalam membangun serangan, berkali-kali eksekusi akhir yang dilesakan persib masih banyak yang bisa di baca Penjaga Gawang dan masih ada juga yang kurang terukur. “Ini yang menjadi catatan kami. Selain harus terus meningkatkan kesolidan atau kekompakan, tim kami juga saat ini memang masih kurang greget, karena sampai saat ini kami masih menunggu lima pemain lain yang dipakain Timnas,” ungkapnya usai pertandingan.
Namun, lanjut Jajang, secara akumulasi hasil akhir permainan dirinya merasa puas dengan kegigihan para pemain kesebelasan Persib Bandung yang akhirnya bisa mengungguli Persibangga. “Kami berharap uji coba ini bisa menjadi pelajaran dan membuat tim semakin siap menghadapi berbagai kompetisi yang akan digelar."
Manager Persib Bandung, Umuh Muhtar menambahkan, kemenangan ini menunjukan program latihan yang digelar selama di Ciamis sudah berhasil. “Sekalipun menang kalah dalam uji coba itu biasa. Tapi, perlu diketahui sekalipun uji coba tetap ada syarat gengsi, dan alhamdulilah tim kami bisa meraih kemenangan. Saya memuji permainan Atep (7) yang terlihat sangat cemerlang dalam laga uji coba kali ini,” tandas Umuh.
Sementara itu, di lain pihak, General Manager Persibangga Purbalingga, Rohman Supriyadi, mengaku jika dirinya sangat puas melihat permainan yang diperagakan timnya, sekalipun hasil akhirnya adalah kekalahan 1-0. “Sekalipun kami kalah, kami tetap puas apalagi kekalahan yang terjadi masih tipis. Posisi kami masih berpredikat sebagai tim promosi Divisi Utama. Ini yang menjadi kebanggan kami, semua pemain bermain bagus tidak gentar meladeni tim sekaliber Persib Bandung,” sebutnya.
Rohman menegaskan, salah satu faktor kekalahan timnya di laga uji coba kedua atau tanding ulang itu, terjadi akibat digantinya kiper utama Persibangga Purbalingga setelah diganti keluar. “Ini murni kesalahan, kondisinya memang demikian. Kiper utama kami sudah bermain bagus, saat itu kiper penganti yang kami sediakan yaitu kiper yang baru lolos seleksi. Tapi apapun hasilnya, ini merupakan uji coba yang berharga. Dan saya menilai Ciamis sudah berhasil menyelengarakan pertandingan ini."
Persib yang sebelumnya dipermalukan oleh klub promosi Divisi Utama, Persibangga Purbalingga, dengan skor 1-0 di Stadion Goetoer Daryono, Purbalingga, mampu menunjukkan kualitasnya sekalipun hanya menang tipis atas lawannya itu. Kekalahan yang diterima tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman itu pun sangat menyakitkan. Gol kemenangan "Maung Bandung" terjadi pada menit-menit akhir pertandingan.
Sejak kickoff, kedua kesebelasan langsung tampil saling menekan. Namun, hingga akhir babak pertama, tidak satu pun gol yang tercipta dari kedua tim. Beberapa kemelut di depan gawang sempat terjadi di babak pertama, baik di gawang Persib maupun Persibangga. Akan tetapi, eksekusi akhir selalu berhasil dimentahkan sang kiper.
Setelah turun minum, permainan tidak banyak berubah. Beberapa kali, kemelut di gawang Persibangga selalu berhasil diamankan kiper, Suchaimin, bahkan berkali-kali Suchaimin sukses menyelamatkan gawangnya dari gempuran penggawa Persib. Karena khawatir cedera, Pelatih Persibangga Purbalingga Ahmad Muhariah menarik Suchaemin untuk digantikan Endi pada menit ke-80.
Selang delapan menit masuk ke dalam lapangan, Endi sudah harus memungut bola dari dalam gawangnya, setelah tendangan bebas Dzumafo Efandi yang membuahkan kemelut di depan gawangnya mampu dikonversikan menjadi sebuah gol oleh Maman Abdurahman, yang naik membantu serangan Persib Bandung.
Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman mengatakan, sekalipun timnya bisa mengungguli kesebelasan Persibangga Purbalingga, namun kekompakan pemain masih harus terus ditingkatkan. Jajang menyebutkan, kekompakan pemain belakang timnya masih perlu ditingkatkan lagi. Begitu juga dalam membangun serangan, berkali-kali eksekusi akhir yang dilesakan persib masih banyak yang bisa di baca Penjaga Gawang dan masih ada juga yang kurang terukur. “Ini yang menjadi catatan kami. Selain harus terus meningkatkan kesolidan atau kekompakan, tim kami juga saat ini memang masih kurang greget, karena sampai saat ini kami masih menunggu lima pemain lain yang dipakain Timnas,” ungkapnya usai pertandingan.
Namun, lanjut Jajang, secara akumulasi hasil akhir permainan dirinya merasa puas dengan kegigihan para pemain kesebelasan Persib Bandung yang akhirnya bisa mengungguli Persibangga. “Kami berharap uji coba ini bisa menjadi pelajaran dan membuat tim semakin siap menghadapi berbagai kompetisi yang akan digelar."
Manager Persib Bandung, Umuh Muhtar menambahkan, kemenangan ini menunjukan program latihan yang digelar selama di Ciamis sudah berhasil. “Sekalipun menang kalah dalam uji coba itu biasa. Tapi, perlu diketahui sekalipun uji coba tetap ada syarat gengsi, dan alhamdulilah tim kami bisa meraih kemenangan. Saya memuji permainan Atep (7) yang terlihat sangat cemerlang dalam laga uji coba kali ini,” tandas Umuh.
Sementara itu, di lain pihak, General Manager Persibangga Purbalingga, Rohman Supriyadi, mengaku jika dirinya sangat puas melihat permainan yang diperagakan timnya, sekalipun hasil akhirnya adalah kekalahan 1-0. “Sekalipun kami kalah, kami tetap puas apalagi kekalahan yang terjadi masih tipis. Posisi kami masih berpredikat sebagai tim promosi Divisi Utama. Ini yang menjadi kebanggan kami, semua pemain bermain bagus tidak gentar meladeni tim sekaliber Persib Bandung,” sebutnya.
Rohman menegaskan, salah satu faktor kekalahan timnya di laga uji coba kedua atau tanding ulang itu, terjadi akibat digantinya kiper utama Persibangga Purbalingga setelah diganti keluar. “Ini murni kesalahan, kondisinya memang demikian. Kiper utama kami sudah bermain bagus, saat itu kiper penganti yang kami sediakan yaitu kiper yang baru lolos seleksi. Tapi apapun hasilnya, ini merupakan uji coba yang berharga. Dan saya menilai Ciamis sudah berhasil menyelengarakan pertandingan ini."
(aww)