PSMS terancam tanpa tes kesehatan dan fisik
Senin, 22 Oktober 2012 - 19:30 WIB
PSMS terancam tanpa tes kesehatan dan fisik
A
A
A
Sindonews.com - Dalam sepekan ini, skuad PSMS Medan direncanakan akan menggelar tes kesehatan dan tes fisik sebelum membakukan tim jika negosiasi pemain berjalan lancar. Sayang, kabar tidak mengenakkan terjadi jelang ujian final pemain yang seharusnya dimulai besok.
Salah seorang ofisial PSMS yang mengurusi proses perizinan Universitas Negeri Medan (Unimed) sebagai venue tes fisik dan tes kesehatan, Heru Prawono, mengatakan, pihaknya terkendala dengan ''utang lama” PSMS sebelumnya. ''Belum ada jawaban pasti, tapi pihak Unimed tampak kapok dengan yang namanya PSMS, mereka belum bisa menjawab,” ujar Heru ditemui kemarin.
Kendati saat ini, PSMS ditangani pihak yang notabene baru, yakni diketuai Indra Sakti Harahap cs, tetap saja pihak Unimed masih belum memberikan jawaban soal permohonan PSMS agar Unimed sebagai venue menggelar tes fisik dan kesehatan. ''Ya, mungkin saja mereka tidak mau tahu PSMS itu sekarang dikelola orang-orang baru. Tapi karena mungkin namanya PSMS,” sebut Heru lagi.
Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya untuk melakukan pendekatan kepada pihak yang berwenang di Unimed agar permohonan tersebut mendapat restu. ''Besok pagi kami akan bertemu dengan dekan Unimed untuk membicarakan hal ini. Mudah-mudahan akan ada titik terang,” harapnya
Tes fisik skuad PSMS musim kompetisi Divisi Utama 2008/2009 digelar di Unimed 4 Agustus 2009 lalu. Saat itu, sama seperti musim ini, PSMS Medan diarsiteki Suimin Diharja. Memang, tes fisik lebih cepat sekitar dua bulan dari tes fisik pra musim ini yang rencananya digelar sekitar pekan ini.
Bendahara PSMS Medan, Sugeng Rahayu yang berusaha dikonfirmasi kemarin lewat nomor telepon seluler miliknya, gagal didapat keterangannya lantaran teleponnya non aktif.
Padahal, Suimin Diharja menargetkan, tanggal 25 Oktober mendatang, seluruh proses seleksi hingga negosiasi diharapkan sudah bisa selesai. ''Harapannya, tanggal 25 Oktober mendatang, urusan perekrutan pemain sudah kelar. Mudah-mudahan jadwal itu terpenuhi karena tanggal 29 Oktober, sudah akan dimulai training camp,” ungkapnya.
Sementara Ketua Umum PSMS Medan, Indra Sakti Harahap menyayangkan keadaan tersebut. Menurutnya, ulah segelintir orang telah mencoreng nama PSMS Medan dan anehnya, kondisi ini sudah lama terbiarkan.
Salah seorang ofisial PSMS yang mengurusi proses perizinan Universitas Negeri Medan (Unimed) sebagai venue tes fisik dan tes kesehatan, Heru Prawono, mengatakan, pihaknya terkendala dengan ''utang lama” PSMS sebelumnya. ''Belum ada jawaban pasti, tapi pihak Unimed tampak kapok dengan yang namanya PSMS, mereka belum bisa menjawab,” ujar Heru ditemui kemarin.
Kendati saat ini, PSMS ditangani pihak yang notabene baru, yakni diketuai Indra Sakti Harahap cs, tetap saja pihak Unimed masih belum memberikan jawaban soal permohonan PSMS agar Unimed sebagai venue menggelar tes fisik dan kesehatan. ''Ya, mungkin saja mereka tidak mau tahu PSMS itu sekarang dikelola orang-orang baru. Tapi karena mungkin namanya PSMS,” sebut Heru lagi.
Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya untuk melakukan pendekatan kepada pihak yang berwenang di Unimed agar permohonan tersebut mendapat restu. ''Besok pagi kami akan bertemu dengan dekan Unimed untuk membicarakan hal ini. Mudah-mudahan akan ada titik terang,” harapnya
Tes fisik skuad PSMS musim kompetisi Divisi Utama 2008/2009 digelar di Unimed 4 Agustus 2009 lalu. Saat itu, sama seperti musim ini, PSMS Medan diarsiteki Suimin Diharja. Memang, tes fisik lebih cepat sekitar dua bulan dari tes fisik pra musim ini yang rencananya digelar sekitar pekan ini.
Bendahara PSMS Medan, Sugeng Rahayu yang berusaha dikonfirmasi kemarin lewat nomor telepon seluler miliknya, gagal didapat keterangannya lantaran teleponnya non aktif.
Padahal, Suimin Diharja menargetkan, tanggal 25 Oktober mendatang, seluruh proses seleksi hingga negosiasi diharapkan sudah bisa selesai. ''Harapannya, tanggal 25 Oktober mendatang, urusan perekrutan pemain sudah kelar. Mudah-mudahan jadwal itu terpenuhi karena tanggal 29 Oktober, sudah akan dimulai training camp,” ungkapnya.
Sementara Ketua Umum PSMS Medan, Indra Sakti Harahap menyayangkan keadaan tersebut. Menurutnya, ulah segelintir orang telah mencoreng nama PSMS Medan dan anehnya, kondisi ini sudah lama terbiarkan.
(aww)