Ini pemicu keretakan di perahu Persebaya
Senin, 22 Oktober 2012 - 20:12 WIB
Ini pemicu keretakan di perahu Persebaya
A
A
A
Sindonews.com - Bukan tanpa alasan, jika akhirnya Bonek harus turun ke jalan. Pemicunya, banyak sikap tidak konsisten ditunjukkan oleh jajaran pengurus Persebaya baik PT PI maupun PT PPI.
Berikut kronologi konflik di tubuh Persebaya.
22 Agustus: Gede Widiade menunjuk Ibnu Grahan menjadi pelatih kepala secara lisan. Padahal Gede belum resmi menjadi CEO tim.
27 Agustus: Direktur PT Persebaya Indonesia, Cholid Ghoromah menjamin SK pengangkatan sebagai CEO akan keluar paling lambat akhir pekan. Namun hingga saat belum terealisasi.
29-30 September: Persebaya menggelar seleksi tahap pertama, namun menunjuk Danurwindo sebagai kepala tim seleksi, bukan Ibnu Grahan.
29-30 September: Gede datang dalam seleksi pertama dan mengatakan kontrak pemain akan dilakukan sebelum 25 Oktober.
1 Oktober: Empat pemain lama Persebaya dinyatakan gagal lolos seleksi, termasuk pemain belakang Khomad Suharto.
11 Oktober: seleksi tahap kedua dimulai. Mijo Dadic yang kabarnya datang, tetapi muncul di lapangan.
13 Oktober: Evan Dimas tidak hadir dalam seleksi karena dilarang klubnya Mitra Surabaya karena status Gede Widiade di Persebaya tidak jelas.
16 Oktober: Direktur PT Persebaya Indonesia, Cholid Ghoromah mengatakan SK CEO Gede Widiade sudah dikirim via email. Terpisah Media Relation Persebaya Ram Surahman mengatakan SK menunggu kedatangan Gede dari ibadah haji.
21 Oktober: Tes fisik selesai digelar. Namun sudah hampir janji kontrak pemain tuntas 25 Oktober dipastikan mundur.
22 Oktober: Bonek menggelar aksi demo di jalan.
Berikut kronologi konflik di tubuh Persebaya.
22 Agustus: Gede Widiade menunjuk Ibnu Grahan menjadi pelatih kepala secara lisan. Padahal Gede belum resmi menjadi CEO tim.
27 Agustus: Direktur PT Persebaya Indonesia, Cholid Ghoromah menjamin SK pengangkatan sebagai CEO akan keluar paling lambat akhir pekan. Namun hingga saat belum terealisasi.
29-30 September: Persebaya menggelar seleksi tahap pertama, namun menunjuk Danurwindo sebagai kepala tim seleksi, bukan Ibnu Grahan.
29-30 September: Gede datang dalam seleksi pertama dan mengatakan kontrak pemain akan dilakukan sebelum 25 Oktober.
1 Oktober: Empat pemain lama Persebaya dinyatakan gagal lolos seleksi, termasuk pemain belakang Khomad Suharto.
11 Oktober: seleksi tahap kedua dimulai. Mijo Dadic yang kabarnya datang, tetapi muncul di lapangan.
13 Oktober: Evan Dimas tidak hadir dalam seleksi karena dilarang klubnya Mitra Surabaya karena status Gede Widiade di Persebaya tidak jelas.
16 Oktober: Direktur PT Persebaya Indonesia, Cholid Ghoromah mengatakan SK CEO Gede Widiade sudah dikirim via email. Terpisah Media Relation Persebaya Ram Surahman mengatakan SK menunggu kedatangan Gede dari ibadah haji.
21 Oktober: Tes fisik selesai digelar. Namun sudah hampir janji kontrak pemain tuntas 25 Oktober dipastikan mundur.
22 Oktober: Bonek menggelar aksi demo di jalan.
(aww)