Menguji atlet wushu di open tournament

Selasa, 23 Oktober 2012 - 21:17 WIB
Menguji atlet wushu...
Menguji atlet wushu di open tournament
A A A
Sindonews.com - Kondisi fisik, teknik, taktik, mental serta kematangan juara sangat berpengaruh dalam pencapaian prestasi. Keempat komponen tersebut dapat dicapai melalui latihan yang teratur dan berkesinambungan.

Nah, untuk menguji kemampuan hasil kerja keras atlet tersebut Open turnamen dinilai lebih efektif dibanding ajang olahraga daerah. Ketua Pengurus Wushu Indonesia Kota Bandung, Andreas Wirahardja menuturkan, dalam open tournament tidak ada batasan umur.

Sehingga memungkinkan atlet senior yang sudah tidak muda lagi untuk mengikutinya. Hal itu bisa terus memberikan kesempatan bagi atlet senior untuk terus mengasah kemampuannya. Pasalnya, bagi seorang atlet, bertanding di gelanggang itu sangat perlu untuk menguji kemampuan serta menambah pengalaman mereka. Dengan mengikuti open tournament bisa terlihat adanya peningkatan kualitas yang diperoleh dari hasil pelatihan yang optimal.

Menurutnya, dengan biaya Porda saat ini, cabang olahraga (cabor) sebut saja wushu bisa menggelar turnamen terbuka. Misalnya tiga kali dalam setahun. Hal inilah yang menurut pria yang akrab dipanggil Wiwi, bisa menjadi ajang bagi para atlet untuk menguji apa yang sudah dipelajarinya.

Open tournament ini dilakukan guna melihat perkembangan atlet dari waktu ke waktu dalam suatu ajang pertandingan sehingga dapat diperoleh gambaran yang jelas seberapa efektif hasil dari pelatihan yang telah dilaksanakan dan apa saja yang masih perlu dikembangkan dan ditingkatkan dari para atlet.

Dia juga berharap, cara seperti itu bisa dilaksanakan di Tanah Air, khususnya di Jabar. Wiwi mengaku, hal itu tidak hanya bisa mencetak atlet-atlet berprestasi tapi juga bisa terus memberikan kesempatan bagi mantan atlit peraih emas, untuk bisa terus berkiprah di ajang berkelas internasional.

"Kita juga harus memberikan kesempatan kepada mantan atlet peraih emas untuk go international. Karena seharusnya mereka memang didahulukan untuk mengikuti even-even internasional," katanya.

Wiwi menilai, seperti halnya di negara lain, tidak ada ajang seperti Porda. Mereka justru membuka peluang bagi atlet berbakat untuk terus melaju dalam ajang berkelas internasional.
"Kalau ingin mencari atlet berbakat, sepertinya open tournament lebih tepat dan lebih efektif dalam hal anggaran serta waktu," tegasnya.
(aww)
Berita Terkait
Timnas Wushu Junior...
Timnas Wushu Junior Indonesia Sabet 6 Emas di Kejuaraan Asia Wushu Junior
PB WI Gelar Kejuaraan...
PB WI Gelar Kejuaraan Dunia Wushu Junior di Indonesia
Mental Garuda Muda Digenjot...
Mental Garuda Muda Digenjot Jelang Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022
Kejuaraan Dunia Wushu...
Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022: Indonesia Resmi Umumkan Skuad
Indonesia Ukir Prestasi...
Indonesia Ukir Prestasi di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, PB WI: Kita Berikan Bonus!
Kejuaraan Dunia Wushu...
Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022: Kontingan Indonesia Tambah 2 Medali Emas
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
38 menit yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
46 menit yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
52 menit yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
2 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved