Cahill kecewa dengan rotasi Di Matteo
Senin, 29 Oktober 2012 - 14:21 WIB
Cahill kecewa dengan rotasi Di Matteo
A
A
A
Sindonews.com – Kebijakan rotasi pemain yang diterapkan pelatih Chelsea Roberto Di Matteo ternyata tak membuat senang seluruh punggawanya. Bek Chelsea Gary Cahill mengaku tak senang dengan gaya rotasi pemain ala Di Matteo.
Ia merasa kecewa dengan minimnya kesempatan tampil sebagai starter pada musim ini. Pasalnya, Di Matteo lebih memilih menduetkan John Terry dan David Luiz di lini belakang The Blues. Akibatnya, pemain asal Inggris itu lebih banyak duduk dibangku cadangan.
“Ini adalah hal yang membuat saya frustasi pada musim ini. Saya tidak bisa berbohong dengan hal itu,” ungkap Cahill seperti dikutip Daily Mail, Senin (29/10/2012)
"Saya pikir anda bisa menerimanya jika Anda memiliki kesempatan bermain yang sama banyaknya dengan orang lain. Itulah satu-satunya cara yang membuat anda bisa memaklumi keadaan tersebut,” tambahnya.
Sementara itu bagi Cahill minimnya kesempatan tampil sebagai starter berdampak pada posisinya di timnas Inggris. Mantan pemain Bolton itu mulai kehilangan tempatnya di skuad utama The Three Lions setelah pelatih Inggris Roy Hodgson lebih memilih Phil Jagielka dan Joleon Lescott.
Ia merasa kecewa dengan minimnya kesempatan tampil sebagai starter pada musim ini. Pasalnya, Di Matteo lebih memilih menduetkan John Terry dan David Luiz di lini belakang The Blues. Akibatnya, pemain asal Inggris itu lebih banyak duduk dibangku cadangan.
“Ini adalah hal yang membuat saya frustasi pada musim ini. Saya tidak bisa berbohong dengan hal itu,” ungkap Cahill seperti dikutip Daily Mail, Senin (29/10/2012)
"Saya pikir anda bisa menerimanya jika Anda memiliki kesempatan bermain yang sama banyaknya dengan orang lain. Itulah satu-satunya cara yang membuat anda bisa memaklumi keadaan tersebut,” tambahnya.
Sementara itu bagi Cahill minimnya kesempatan tampil sebagai starter berdampak pada posisinya di timnas Inggris. Mantan pemain Bolton itu mulai kehilangan tempatnya di skuad utama The Three Lions setelah pelatih Inggris Roy Hodgson lebih memilih Phil Jagielka dan Joleon Lescott.
(aww)