Akibat dualisme, klub ISL tolak tantangan Persebaya
Senin, 29 Oktober 2012 - 19:32 WIB
Akibat dualisme, klub ISL tolak tantangan Persebaya
A
A
A
Sindonews.com - Status tim Indonesian Premier League (IPL) membuat Persebaya kesulitan mencari lawan uji coba. Sejumlah tim-tim asal Indonesia Super League (ISL) terang-terangan menolak ajakan uji tanding dari tim berjuluk Bleduk Ijo.
Persebaya terpaksa harus gigit jari setelah Persegres menolak tawaran melakukan pertandingan uji coba. Rencananya, Persebaya mengagendakan uji coba lawan Persegres pada, Rabu (1/11). "Kita sudah mengajak Persegres, tapi mereka mengatakan tidak bisa, " ujar Asisten Pelatih Persebaya Ibnu Grahan, Senin (29/10).
Sebelumnya, Ibnu mengaku sudah menghubungi pelatih Persegres Suharno karena tim asal Kota Pudak itu termasuk tim paling sepadan untuk melakukan uji coba. "Persegres tim paling siap karena mereka sudah membentuk tim sejak awal. Tapi Suharno mengatakan timnya masih dalam proses latihan fisik, " ujar Ibnu.
Penolakan Suharno bisa jadi hanya sekadar cara menghormati Ibnu Grahan sebagai sesama pelatih. Sebab, sebelumnya Persegres sudah melakukan dua kali laga ujicoba, yaitu Timnas versi KPSI, dan terakhir menghadapi Arema-Pelita, Minggu (28/10). "Saya tidak tahu apa ada alasan lain atau tidak, yang pasti itu jawaban dari Suharno dan itu hak mereka," ucapnya.
Bisa jadi Persegres sebagai tim ISL menolak karena Persebaya merupakan tim IPL. Apalagi sebelumnya, Ketua PSSI La Nyalla Mattaliti juga sudah mewanti-wanti agar tim ISL menolak uji coba melawan tim IPL baik di turnamen preseason maupun hanya sekadar uji coba biasa.
Selain Persegres, sebelumnya dua tim ISL Persib Bandung dan Persija Jakarta menolak berpartisipasi dalam ajang Pahlawan Cup yang digagas Persebaya. Akibat penolakan ini, turnamen yang digelar dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November itu terancam batal digelar.
Akibat penolakan sejumlah klub ISL, Persebaya terpaksa melakukan uji coba melawan klub internal Indonesia Muda (IM) yang akan digelar di Lapangan Karangayam, Rabu (1/11) besok. "Karena sudah program, uji coba tetap harus jadi, meski lawan mungkin di atas kertas masih di bawah kami," lanjut Ibnu.
Uji coba melawan IM, lanjut Ibnu, bertujuan untuk melihat performa pemain setalah dua pekan digembeleng dalam latihan fisik. "Selain melihat kondisi pemain. Uji coba juga diperlukan untuk menghilangkan kebosanan. Selama ini memang belum pernah uji coba, " ujarnya.
Dalam uji coba melawan IM, Persebaya dipastikan tidak akan bisa menurunkan tiga pemain inti, yaitu Andik Vermansyah, Taufiq, dan kiper Endra Prasetya. Sebab, ketiganya sudah berangkat ke Jakarta mengikuti TC Timnas proyeksi Piala AFF. Senin pagi. "Satu bulan mereka meninggalkan Surabaya, " ungkap Ibnu.
Rencananya, setelah melakukan uji coba melawan IM, pemain Persebaya akan kembali melakukan tes VO2 Max di Laboratorium Unesa, pekan depan. Sebelumnya tes serupa sudah dilakukan dan hasilnya rata-rata Vo2 Max pemain Persebaya jeblok. "Kita akan kembali lakukan tes fisik, termasuk melihat Vo2 Max pemain apakah ada peninkatan atau tidak, " ujarnya.
Agenda tes fisik ini otomatis memastikan Persebaya tidak akan ikut dalam turnamen Bali Devata Cup yang akan digelar, pekan depan. Meski nama Persebaya sudah terdaftar. "Saya tidak tahu siapa yang mendaftarkan, yang pasti belum ada rencana untuk berangkat ke Bali, " bantah Ibnu.
Persebaya terpaksa harus gigit jari setelah Persegres menolak tawaran melakukan pertandingan uji coba. Rencananya, Persebaya mengagendakan uji coba lawan Persegres pada, Rabu (1/11). "Kita sudah mengajak Persegres, tapi mereka mengatakan tidak bisa, " ujar Asisten Pelatih Persebaya Ibnu Grahan, Senin (29/10).
Sebelumnya, Ibnu mengaku sudah menghubungi pelatih Persegres Suharno karena tim asal Kota Pudak itu termasuk tim paling sepadan untuk melakukan uji coba. "Persegres tim paling siap karena mereka sudah membentuk tim sejak awal. Tapi Suharno mengatakan timnya masih dalam proses latihan fisik, " ujar Ibnu.
Penolakan Suharno bisa jadi hanya sekadar cara menghormati Ibnu Grahan sebagai sesama pelatih. Sebab, sebelumnya Persegres sudah melakukan dua kali laga ujicoba, yaitu Timnas versi KPSI, dan terakhir menghadapi Arema-Pelita, Minggu (28/10). "Saya tidak tahu apa ada alasan lain atau tidak, yang pasti itu jawaban dari Suharno dan itu hak mereka," ucapnya.
Bisa jadi Persegres sebagai tim ISL menolak karena Persebaya merupakan tim IPL. Apalagi sebelumnya, Ketua PSSI La Nyalla Mattaliti juga sudah mewanti-wanti agar tim ISL menolak uji coba melawan tim IPL baik di turnamen preseason maupun hanya sekadar uji coba biasa.
Selain Persegres, sebelumnya dua tim ISL Persib Bandung dan Persija Jakarta menolak berpartisipasi dalam ajang Pahlawan Cup yang digagas Persebaya. Akibat penolakan ini, turnamen yang digelar dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November itu terancam batal digelar.
Akibat penolakan sejumlah klub ISL, Persebaya terpaksa melakukan uji coba melawan klub internal Indonesia Muda (IM) yang akan digelar di Lapangan Karangayam, Rabu (1/11) besok. "Karena sudah program, uji coba tetap harus jadi, meski lawan mungkin di atas kertas masih di bawah kami," lanjut Ibnu.
Uji coba melawan IM, lanjut Ibnu, bertujuan untuk melihat performa pemain setalah dua pekan digembeleng dalam latihan fisik. "Selain melihat kondisi pemain. Uji coba juga diperlukan untuk menghilangkan kebosanan. Selama ini memang belum pernah uji coba, " ujarnya.
Dalam uji coba melawan IM, Persebaya dipastikan tidak akan bisa menurunkan tiga pemain inti, yaitu Andik Vermansyah, Taufiq, dan kiper Endra Prasetya. Sebab, ketiganya sudah berangkat ke Jakarta mengikuti TC Timnas proyeksi Piala AFF. Senin pagi. "Satu bulan mereka meninggalkan Surabaya, " ungkap Ibnu.
Rencananya, setelah melakukan uji coba melawan IM, pemain Persebaya akan kembali melakukan tes VO2 Max di Laboratorium Unesa, pekan depan. Sebelumnya tes serupa sudah dilakukan dan hasilnya rata-rata Vo2 Max pemain Persebaya jeblok. "Kita akan kembali lakukan tes fisik, termasuk melihat Vo2 Max pemain apakah ada peninkatan atau tidak, " ujarnya.
Agenda tes fisik ini otomatis memastikan Persebaya tidak akan ikut dalam turnamen Bali Devata Cup yang akan digelar, pekan depan. Meski nama Persebaya sudah terdaftar. "Saya tidak tahu siapa yang mendaftarkan, yang pasti belum ada rencana untuk berangkat ke Bali, " bantah Ibnu.
(aww)