Persis pilih tiga nama pelatih musim depan
Selasa, 30 Oktober 2012 - 13:11 WIB
Persis pilih tiga nama pelatih musim depan
A
A
A
Sindonews.com - Managemen Persis Solo mulai menimbang sejumlah pelatih yang secara resmi mengajukan lamaran untuk membesut tim Laskar Sambernyawa musim depan. Setidaknya tiga pelatih yang punya kans menukangi tim kebanggaan publik Solo tersebut.
Manager Persis versi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) Joni Sofyan Erwandi mengatakan, dari sejumlah pelatih yang sudah melamar, mengerucut tiga nama yang berpeluang menjadi pelatih Persis musim depan. "Kami sudah melakukan seleksi terhadap pelatih yang sudah mengajukan lamaran. Ada tiga nama pelatih yang dipertimbangkan punya peluang melatih Persis Solo semusim ke depan," katanya, Selasa (30/10/2012).
Menurut Joni, ketiga calon pelatih Persis musim 2012-2013 adalah Yudi Suryata, Edi Paryono dan Widiantoro. Managemen terus menggodok tiga kandidat secara cermat dalam segala hal agar mampu menjadikan tim asal Kota Bengawan ini lebih baik dibanding musim sebelumnya. "Perlu dibahas secara mendalam. Yang pasti pelatih Persis musim depan, adalah satu di antara ketiga kandidat tersebut," tegasnya.
Sebenarnya, managemen Persis Solo punya kesempatan menjajal salah satu pelatih untuk menukangi Ferry Anto dkk dalam Pahlawan Cup di Surabaya, 8-11 November mendatang. Sayangnya, turnamen pramusim yang diikuti empat tim masing-masing Persis Solo, Timnas U-23, PSM Makassar dan Persebaya Surabaya mengalami penundaan.
"Sebenarnya kami ingin mencoba salah satu pelatih untuk menukangi Tim Persis Solo Selection di Pahlawan Cup. Kita (Persis) diundang di turnamen itu, namun sayangnya oleh panitia turnamen ditunda. Akhirnya kami belum bisa menjajal kemampuan salah satu pelatih yang sudah melamar ke Persis," jelas Joni.
Disinggung peluang terbesar di antara ketiga calon pelatih, Joni enggan membeberkannya. Menurut dia, ketiga calon pelatih mempunyai kelebihan dan pengalaman masing-masing selama membesut tim. "Itu nanti dulu, karena ketiganya bagus-bagus," kilahnya.
Sebagai gambaran, ketiga kandidat pelatih Persis memang sarat pengalaman. Sertifikasi kepelatihan Yudi Suryata sudah berlisensi A. Tim-tim yang pernah diracik pria kelahiran Sragen ini antara lain Persipura Jayapura, Persijap Jepara, PSS Sleman, PSBI Blitar. Sosoknya yang kebapakan sangat berguna di ruang ganti tim.
Edi Paryono, bahkan mampu memberikan gelar juara Liga Indonesia pada 1998 saat mengarseteki PSIS Semarang. Tim lain yang pernah ditukangi asisten pelatih Timnas pada era Ivan Kolev dan Peter White ini antara lain PSIM Yogyakarta an Persipur Purwodadi.
Sosok Widiantoro juga tidak perlu diragukan kemampuannya sebagai juru taktik. Mantan striker PSIS Semarang dan BPD Jateng pada era Galatama ini sudha mengantongi sertifikat pelatih lisensi A. Wiwid, sapaan akrabnya, juga mampu membawa PPSM Magelang promosi ke Divisi Utama dua musim lalu. Saat membesut PSS Sleman, prestasinya juga lumayan dengan mengandalkan sejumlah pilar muda
Manager Persis versi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) Joni Sofyan Erwandi mengatakan, dari sejumlah pelatih yang sudah melamar, mengerucut tiga nama yang berpeluang menjadi pelatih Persis musim depan. "Kami sudah melakukan seleksi terhadap pelatih yang sudah mengajukan lamaran. Ada tiga nama pelatih yang dipertimbangkan punya peluang melatih Persis Solo semusim ke depan," katanya, Selasa (30/10/2012).
Menurut Joni, ketiga calon pelatih Persis musim 2012-2013 adalah Yudi Suryata, Edi Paryono dan Widiantoro. Managemen terus menggodok tiga kandidat secara cermat dalam segala hal agar mampu menjadikan tim asal Kota Bengawan ini lebih baik dibanding musim sebelumnya. "Perlu dibahas secara mendalam. Yang pasti pelatih Persis musim depan, adalah satu di antara ketiga kandidat tersebut," tegasnya.
Sebenarnya, managemen Persis Solo punya kesempatan menjajal salah satu pelatih untuk menukangi Ferry Anto dkk dalam Pahlawan Cup di Surabaya, 8-11 November mendatang. Sayangnya, turnamen pramusim yang diikuti empat tim masing-masing Persis Solo, Timnas U-23, PSM Makassar dan Persebaya Surabaya mengalami penundaan.
"Sebenarnya kami ingin mencoba salah satu pelatih untuk menukangi Tim Persis Solo Selection di Pahlawan Cup. Kita (Persis) diundang di turnamen itu, namun sayangnya oleh panitia turnamen ditunda. Akhirnya kami belum bisa menjajal kemampuan salah satu pelatih yang sudah melamar ke Persis," jelas Joni.
Disinggung peluang terbesar di antara ketiga calon pelatih, Joni enggan membeberkannya. Menurut dia, ketiga calon pelatih mempunyai kelebihan dan pengalaman masing-masing selama membesut tim. "Itu nanti dulu, karena ketiganya bagus-bagus," kilahnya.
Sebagai gambaran, ketiga kandidat pelatih Persis memang sarat pengalaman. Sertifikasi kepelatihan Yudi Suryata sudah berlisensi A. Tim-tim yang pernah diracik pria kelahiran Sragen ini antara lain Persipura Jayapura, Persijap Jepara, PSS Sleman, PSBI Blitar. Sosoknya yang kebapakan sangat berguna di ruang ganti tim.
Edi Paryono, bahkan mampu memberikan gelar juara Liga Indonesia pada 1998 saat mengarseteki PSIS Semarang. Tim lain yang pernah ditukangi asisten pelatih Timnas pada era Ivan Kolev dan Peter White ini antara lain PSIM Yogyakarta an Persipur Purwodadi.
Sosok Widiantoro juga tidak perlu diragukan kemampuannya sebagai juru taktik. Mantan striker PSIS Semarang dan BPD Jateng pada era Galatama ini sudha mengantongi sertifikat pelatih lisensi A. Wiwid, sapaan akrabnya, juga mampu membawa PPSM Magelang promosi ke Divisi Utama dua musim lalu. Saat membesut PSS Sleman, prestasinya juga lumayan dengan mengandalkan sejumlah pilar muda
(wbs)