Kontrak PSMS versi Indra tunggu PT LI
Selasa, 30 Oktober 2012 - 18:03 WIB
Kontrak PSMS versi Indra tunggu PT LI
A
A
A
Sindonews.com - PSMS Medan versi Indra Sakti Harahap dinilai lambat dalam melakukan proses mengikat pemain. Kondisi tersebut pula yang menjadi celah bagi PSMS versi Benny Harianto Sihotang untuk merekrut pemain yang masih bimbang.
Namun, Indra Sakti menegaskan, kesungguhan pihaknya untuk membawa PSMS Medan ke arah yang lebih baik tidak akan mencederai pemain yang selama ini masuk dalam beberapa tahapan seleksi yang berjalan. Indra mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan kontrak secepatnya.
''Saat ini, kami sedang melakukan langkah pembicaraan dengan PT Liga Indonesia (LI). Kemungkinan besar, kompetisi PSMS akan berada di bawah payung PT LI. Untuk itu, kami sedang menunggu jawaban dari pihak pak Joko Driyono sebelum menentukan langkah ke depan,” ujar Indra diwawancara, Selasa (30/10).
Menurutnya, ketergesaan pihaknya dalam menyodorkan kontrak bagi pemain malah akan merugikan pemain sendiri. Dia menilai, lampu hijau dari PT LI harus menjadi kata kunci sebelum kontrak direalisasikan. ''Kami tidak mau terburu-buru dalam mengontrak pemain karena hal itu akan membuat pemain yang akan dirugikan dengan kondisi ini,” sebutnya.
Sebelumnya, pihak Indra Sakti sudah menjalin komunikasi dengan PT LI perihal keinginan PSMS berkompetisi di ajang tersebut, namun menurut Indra, permasalahan yang terjadi dengan manajemen PSMS yang lama menjadikan pihaknya harus bersinergi dengan Idris cs untuk memaparkan permasalahan kepada PT LI.
''Alhamdulillah, kami sudah bersinergi dengan pak Idris dan kami sudah menyampaikan hal komunikasi tersebut kepada PT LI. Jadi, kami tinggal menunggu jawaban dari mereka,” ungkap Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Medan tersebut.
Kondisi tersebut diharapkannya bisa dipahami oleh pemain. Apa lagi, dia menyatakan, sejak terbentuk, pihaknya berupaya untuk mereformasi kondisi PSMS Medan ke arah yang lebih baik dan transparan.
''Intinya, langkah yang kami tempuh saat ini sesuai dengan mekanisme yang merformasi kondisi yang terjadi di PSMS selama ini. Jika ini kelar segera akan kami bicarakan kontrak dengan pemain.
Indra meyakini, paling lambat awal pekan dapan, pihaknya bakal menyelesaikan persoalan administrasi pemain sebelum bergabung dengan klub berjuluk Ayam Kinantan itu. ''Memang, pemain harus akan melewati dua tahap lagi, tes fisik dan tes kesehatan. Tapi kami yakin, dari pantauan kami selama ini, pemain yang masuk ke tahap penentuan ini akan melewati fase tersebut. Mudah-mudahan minggu ini akan ada jawaban, selanjutnya akan ada kontrak,” bebernya.
Namun dia tetap berharap, pemain bisa lebih berpikir jernih pada perkembangan yang terjadi di PSMS. ''Yang kami coba lakukan ini adalah untuk keselamatan bersama, baik pengurus ataupun pemain. Kami beruapaya dan bekerja untuk membuat kondisi ini nyaman bagi pemain sehingga pemain tidak terbebani secara psikologis. Dan kami pastikan, ''bus'' PSMS ini akan membawa pemain, selamat, nyaman sampai tujuan,” pungkasnya.
Namun, Indra Sakti menegaskan, kesungguhan pihaknya untuk membawa PSMS Medan ke arah yang lebih baik tidak akan mencederai pemain yang selama ini masuk dalam beberapa tahapan seleksi yang berjalan. Indra mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan kontrak secepatnya.
''Saat ini, kami sedang melakukan langkah pembicaraan dengan PT Liga Indonesia (LI). Kemungkinan besar, kompetisi PSMS akan berada di bawah payung PT LI. Untuk itu, kami sedang menunggu jawaban dari pihak pak Joko Driyono sebelum menentukan langkah ke depan,” ujar Indra diwawancara, Selasa (30/10).
Menurutnya, ketergesaan pihaknya dalam menyodorkan kontrak bagi pemain malah akan merugikan pemain sendiri. Dia menilai, lampu hijau dari PT LI harus menjadi kata kunci sebelum kontrak direalisasikan. ''Kami tidak mau terburu-buru dalam mengontrak pemain karena hal itu akan membuat pemain yang akan dirugikan dengan kondisi ini,” sebutnya.
Sebelumnya, pihak Indra Sakti sudah menjalin komunikasi dengan PT LI perihal keinginan PSMS berkompetisi di ajang tersebut, namun menurut Indra, permasalahan yang terjadi dengan manajemen PSMS yang lama menjadikan pihaknya harus bersinergi dengan Idris cs untuk memaparkan permasalahan kepada PT LI.
''Alhamdulillah, kami sudah bersinergi dengan pak Idris dan kami sudah menyampaikan hal komunikasi tersebut kepada PT LI. Jadi, kami tinggal menunggu jawaban dari mereka,” ungkap Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Medan tersebut.
Kondisi tersebut diharapkannya bisa dipahami oleh pemain. Apa lagi, dia menyatakan, sejak terbentuk, pihaknya berupaya untuk mereformasi kondisi PSMS Medan ke arah yang lebih baik dan transparan.
''Intinya, langkah yang kami tempuh saat ini sesuai dengan mekanisme yang merformasi kondisi yang terjadi di PSMS selama ini. Jika ini kelar segera akan kami bicarakan kontrak dengan pemain.
Indra meyakini, paling lambat awal pekan dapan, pihaknya bakal menyelesaikan persoalan administrasi pemain sebelum bergabung dengan klub berjuluk Ayam Kinantan itu. ''Memang, pemain harus akan melewati dua tahap lagi, tes fisik dan tes kesehatan. Tapi kami yakin, dari pantauan kami selama ini, pemain yang masuk ke tahap penentuan ini akan melewati fase tersebut. Mudah-mudahan minggu ini akan ada jawaban, selanjutnya akan ada kontrak,” bebernya.
Namun dia tetap berharap, pemain bisa lebih berpikir jernih pada perkembangan yang terjadi di PSMS. ''Yang kami coba lakukan ini adalah untuk keselamatan bersama, baik pengurus ataupun pemain. Kami beruapaya dan bekerja untuk membuat kondisi ini nyaman bagi pemain sehingga pemain tidak terbebani secara psikologis. Dan kami pastikan, ''bus'' PSMS ini akan membawa pemain, selamat, nyaman sampai tujuan,” pungkasnya.
(aww)