Nego alot, Jecky belum diikat
Rabu, 31 Oktober 2012 - 19:25 WIB
Nego alot, Jecky belum diikat
A
A
A
Sindonews.com - Jecky Pasarela menjadi satu dari tujuh pemain incaran PSMS Medan kepemimpinan Benny Harianto Sihotang yang belum menyepakati nilai kontrak. Negosiasi masih cukup alot.
Benny yang diwawancara tidak memungkiri hal tersebut. Dia mengatakan, Jecky menjadi satu-satunya pemain yang belum diikat. "Seperti yang terjadi kemarin, tawaran kami dan dia belum ketemu. Dia billang masih pikiri-pikir dengan tawaran yang kami berikan," ujarnya.
Dirut PD Pasar Kota Medan itu menyatakan, hingga hari ini, pihaknya masih menunggu jawaban atas negosiasi tersebut dengan eks striker PSMS versi IPL musim lalu itu. "Beberapa pemain lain itu bolak-balik keluar-masuk saat negosiasi yang pastinya berisi tawar-menawar, ada yang naik dan penawaran yang turun. Dan pemain yang lain langsung ketemu harganya, tapi tidak dengan Jecky," ungkapnya.
Soal harga yang ditawarkan Jecky, menurut Benny, pihaknya belum bisa menyetujui nominal yang dirahasiakan tersebut. Dia juga manyatakan, status Jecky masih mengambang dan belum tentu masuk dalam skuad ebesutan Abdul Rahman Gurning. "Kami belum bisa setuju, artinya kami belum bisa bilang batal dan deal. Sekarang menunggu tawaran dari dia seperti apa," ucapnya.
Untuk kelanjutan negosiasi, Benny menyatakan pihaknya sudah menyerahkan negosiasi tersebut kepada tim pelatih. "Ya, intinya kami menunggu Jecky, apa unya tawaran baru soal kontrak itu. Tapi sekarang, kami serahkan negosiasinya, kami kasih tim pelatih yang bernegosiasi," pungkasnya.
Sementara, Jecky yang dikonfirmasi kemarin menyatakan, dirinya akan bertemu dengan perwakilan pengurus yang dijawalkan kemarin. "Ya, ada perwakilan pengurus yang akan bernegosiasi dengan saya. Seperti apa nanti kesepakatannya, belum tahu. Ya, harapannya saya bisa bermain di PSMS" kata Jecky.
Menurut Jecky, ada tim lain di Pulau Jawa yang menginginkannya bergabung, namun dia belum bisa memberikan jawaban. "Ada tim di Jawa yang menginginkan saya. Tapi tentunya harapan saya bisa ke PSMS," bebernya.
Benny yang diwawancara tidak memungkiri hal tersebut. Dia mengatakan, Jecky menjadi satu-satunya pemain yang belum diikat. "Seperti yang terjadi kemarin, tawaran kami dan dia belum ketemu. Dia billang masih pikiri-pikir dengan tawaran yang kami berikan," ujarnya.
Dirut PD Pasar Kota Medan itu menyatakan, hingga hari ini, pihaknya masih menunggu jawaban atas negosiasi tersebut dengan eks striker PSMS versi IPL musim lalu itu. "Beberapa pemain lain itu bolak-balik keluar-masuk saat negosiasi yang pastinya berisi tawar-menawar, ada yang naik dan penawaran yang turun. Dan pemain yang lain langsung ketemu harganya, tapi tidak dengan Jecky," ungkapnya.
Soal harga yang ditawarkan Jecky, menurut Benny, pihaknya belum bisa menyetujui nominal yang dirahasiakan tersebut. Dia juga manyatakan, status Jecky masih mengambang dan belum tentu masuk dalam skuad ebesutan Abdul Rahman Gurning. "Kami belum bisa setuju, artinya kami belum bisa bilang batal dan deal. Sekarang menunggu tawaran dari dia seperti apa," ucapnya.
Untuk kelanjutan negosiasi, Benny menyatakan pihaknya sudah menyerahkan negosiasi tersebut kepada tim pelatih. "Ya, intinya kami menunggu Jecky, apa unya tawaran baru soal kontrak itu. Tapi sekarang, kami serahkan negosiasinya, kami kasih tim pelatih yang bernegosiasi," pungkasnya.
Sementara, Jecky yang dikonfirmasi kemarin menyatakan, dirinya akan bertemu dengan perwakilan pengurus yang dijawalkan kemarin. "Ya, ada perwakilan pengurus yang akan bernegosiasi dengan saya. Seperti apa nanti kesepakatannya, belum tahu. Ya, harapannya saya bisa bermain di PSMS" kata Jecky.
Menurut Jecky, ada tim lain di Pulau Jawa yang menginginkannya bergabung, namun dia belum bisa memberikan jawaban. "Ada tim di Jawa yang menginginkan saya. Tapi tentunya harapan saya bisa ke PSMS," bebernya.
(aww)