Jalan panjang berkostum Persebaya
Rabu, 31 Oktober 2012 - 21:15 WIB
Jalan panjang berkostum Persebaya
A
A
A
Sindonews.com - Agenda uji coba Persebaya IPL di Lapangan ITS, Surabaya, Kamis pagi besok (1/11), menjadi kesempatan para pemain seleksi unjuk gigi. Semua pemain dipastikan tampil, terutama pemain muda.
Setelah lebih dari dua pekan menggelar seleksi tahap kedua, Persebaya IPL bakal melakukan uji coba perdana menghadapi dua tim internal PSSI Surabaya sekaligus, yakni Indonesia Muda (IM) dan El Faza. "Seluruh pemain, termasuk pemain baru dan pemain muda akan kita berikan kesempatan tampil, " ujar Asisten Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan.
Uji coba yang rencananya digelar mulai pukul 07.00 pagi besok, Ibnu akan membagi dalam dua tim. Sebab, total saat ini pemain Persebaya berjumlah 24 orang setelah tiga pemain yaitu Andik Vermansyah, Taufiq dan kiper Endra Pras bergabung dalam TC Timnas di Jakarta. "Pemain kita ada 24. Jadi semua kebagian untuk tampil," lanjut Ibnu.
Bagi tim pelatih, lanjut Ibnu, laga uji coba ini akan dimanfaatkan melihat langsung penampilan para pemain jebolan kompetisi internal yang berstatus magang. "Dalam latihan para pemain magang menunjukkan progres baik, kita akan lihat lagi seperti apa nanti di pertandingan uji coba, " ucapnya.
Musim depan, selain merekrut sejumlah pemain baru, Persebaya juga memberikan kesempatan kepada pemain produk kompetisi internal ikut bergabung. Sedikitnya, ada lima pemain, yaitu kiper Fafa Tarista, M Sholikin, dan tiga pemain pemain jebolan PON Jatim, Ambite Dolus, Pradibta Galuh, dan Wage Dwi Aryo.
Kedua pemain ini belum resmi dikontrak Persebaya, termasuk beberapa pemain lokal baru. Seperti mantan pemain belakang Persibo Bojonegero Harry Saputra dan mantan pemain Persela Aris Alfiansyah. Selain itu juga ada dua pemain muda penghuni Timnas U 23, Danny Saputra dan Bima Ragil. Keduanya juga merupakan penggawa tim PON Jatim.
Ditegaskan Ibnu Grahan, uji coba nanti bukan penentuan akhir bagi para pemain untuk mendapatkan rekomendasi kontrak yang akan disodorkan kepada manajemen. "Masih ada tahapan lagi, kita akan lakukan tes fisik kedua dan akan ada uji coba lain. Ini hanya salah satu dari bagian penilaian, " ucapnya.
Penilaian yang akan diberikan Ibnu, bukan hanya kualitas individu pemain di lapangan. Namun juga kemampuan pemain dalam menjalankan oganisasi permainan baik dalam bertahan maupun menyerang. "Kita juga akan lihat kekompakkan pemain dalam pertandingan, apakah bisa menjalankan skema yang selama ini sudah kita latih. Bukan kita lihat dari menang atau kalah saja, " ucapnya.
Meski bukan laga penentuan nasib pemain, namun semuan pemain Persebaya dipastikan akan tampil sebaik mungkin. "Tentu akan berusaha tampil maksimal jika memang diberikan kesempatan tampil. Bisa membela Persebaya tentu akan menjadi pengalaman dan kesempatan berharga, " ujar Bima Ragil, pemain binaan PSID Jombang ini.
Terkait dipilihnya Lapangan di Stadion ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya), Ibnu mengatakan karena kualitas lapangan lebih bagus dibandingkan Lapangan Karangayam, "Lapangannya bagus, fasilitasnya juga juga bagus. Kalau soal harga itu relatif. Di Bung Tomo memang harga lebih tinggi, tapi kita bisa mendapatkan lapangan taraf internasional," ucapnya.
Akhir-akhir ini, Persebaya memang lebih sering memakai lapangan ITS dibandingkan Lapangan Karanggayam maupun Gelora 10 November, Surabaya. Kabarnya, para pemain mengeluhkan kondisi lapangan Karanggayam yang terlalu keras. Sedangkan, sewa lapangan Gelora 10 November terlalu mahal.
Sesuai jadwal, Persebaya akan berlatih tiga kali dalam seminggu di Lapangan ITS. Setelah laga uji coba Kamis (1/11), Persebaya akan kembali berlatih Jumat (2/11) dan Sabtu (3/11). "Jatah Persebaya berlatih di ITS seminggu tiga kali, " ucapnya.
Setelah lebih dari dua pekan menggelar seleksi tahap kedua, Persebaya IPL bakal melakukan uji coba perdana menghadapi dua tim internal PSSI Surabaya sekaligus, yakni Indonesia Muda (IM) dan El Faza. "Seluruh pemain, termasuk pemain baru dan pemain muda akan kita berikan kesempatan tampil, " ujar Asisten Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan.
Uji coba yang rencananya digelar mulai pukul 07.00 pagi besok, Ibnu akan membagi dalam dua tim. Sebab, total saat ini pemain Persebaya berjumlah 24 orang setelah tiga pemain yaitu Andik Vermansyah, Taufiq dan kiper Endra Pras bergabung dalam TC Timnas di Jakarta. "Pemain kita ada 24. Jadi semua kebagian untuk tampil," lanjut Ibnu.
Bagi tim pelatih, lanjut Ibnu, laga uji coba ini akan dimanfaatkan melihat langsung penampilan para pemain jebolan kompetisi internal yang berstatus magang. "Dalam latihan para pemain magang menunjukkan progres baik, kita akan lihat lagi seperti apa nanti di pertandingan uji coba, " ucapnya.
Musim depan, selain merekrut sejumlah pemain baru, Persebaya juga memberikan kesempatan kepada pemain produk kompetisi internal ikut bergabung. Sedikitnya, ada lima pemain, yaitu kiper Fafa Tarista, M Sholikin, dan tiga pemain pemain jebolan PON Jatim, Ambite Dolus, Pradibta Galuh, dan Wage Dwi Aryo.
Kedua pemain ini belum resmi dikontrak Persebaya, termasuk beberapa pemain lokal baru. Seperti mantan pemain belakang Persibo Bojonegero Harry Saputra dan mantan pemain Persela Aris Alfiansyah. Selain itu juga ada dua pemain muda penghuni Timnas U 23, Danny Saputra dan Bima Ragil. Keduanya juga merupakan penggawa tim PON Jatim.
Ditegaskan Ibnu Grahan, uji coba nanti bukan penentuan akhir bagi para pemain untuk mendapatkan rekomendasi kontrak yang akan disodorkan kepada manajemen. "Masih ada tahapan lagi, kita akan lakukan tes fisik kedua dan akan ada uji coba lain. Ini hanya salah satu dari bagian penilaian, " ucapnya.
Penilaian yang akan diberikan Ibnu, bukan hanya kualitas individu pemain di lapangan. Namun juga kemampuan pemain dalam menjalankan oganisasi permainan baik dalam bertahan maupun menyerang. "Kita juga akan lihat kekompakkan pemain dalam pertandingan, apakah bisa menjalankan skema yang selama ini sudah kita latih. Bukan kita lihat dari menang atau kalah saja, " ucapnya.
Meski bukan laga penentuan nasib pemain, namun semuan pemain Persebaya dipastikan akan tampil sebaik mungkin. "Tentu akan berusaha tampil maksimal jika memang diberikan kesempatan tampil. Bisa membela Persebaya tentu akan menjadi pengalaman dan kesempatan berharga, " ujar Bima Ragil, pemain binaan PSID Jombang ini.
Terkait dipilihnya Lapangan di Stadion ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya), Ibnu mengatakan karena kualitas lapangan lebih bagus dibandingkan Lapangan Karangayam, "Lapangannya bagus, fasilitasnya juga juga bagus. Kalau soal harga itu relatif. Di Bung Tomo memang harga lebih tinggi, tapi kita bisa mendapatkan lapangan taraf internasional," ucapnya.
Akhir-akhir ini, Persebaya memang lebih sering memakai lapangan ITS dibandingkan Lapangan Karanggayam maupun Gelora 10 November, Surabaya. Kabarnya, para pemain mengeluhkan kondisi lapangan Karanggayam yang terlalu keras. Sedangkan, sewa lapangan Gelora 10 November terlalu mahal.
Sesuai jadwal, Persebaya akan berlatih tiga kali dalam seminggu di Lapangan ITS. Setelah laga uji coba Kamis (1/11), Persebaya akan kembali berlatih Jumat (2/11) dan Sabtu (3/11). "Jatah Persebaya berlatih di ITS seminggu tiga kali, " ucapnya.
(aww)