DFB Pokal jadi ajang berpesta tim besar
Kamis, 01 November 2012 - 10:07 WIB
DFB Pokal jadi ajang berpesta tim besar
A
A
A
Sindonews.com - Piala DFB Pokal terbukti hanya mampu menjadi ajang tim besar untuk menunjukkan kekuatannya, hal ini terlihat dimana tim-tim unggulan Bundesliga Jerman mampu menang mudah. Juara bertahan Borussia Dortmund menekuk Aalen dengan skor 4-1 dan Schalke menumpas klub Sandhausen tiga gol tanpa balas, dini hari kemarin.
Die Schwarzgelben, julukan Dortmund mengemas empat gol lewat Mats Hummels pada menit ke-22, Marcel Schmelzer (32), Mario Gotze (50), dan Julian Schieber (79). Tuan rumah baru bisa membalas ketertinggalan lewat Michael Klaus pada menit ke-87.
”Saya mengharapkan pertandingan yang sangat sulit dan kami akan memiliki masalah jika kami tidak memberikan perhatian penuh di sini,” ujar Pelatih Dortmund Juergen Klopp, dilansir Sport Illustrated.
Meski menelan kekalahan cukup meyakinkan, Pelatih Aalen Ralf Hasenhuettl tak merasa malu. Bagi dia,melawan klub juara bertahan bukan hal yang patut ditutupi, apalagi melihat perbedaan kasta yang sangat mencolok. Timnya justru bisa memetik pembelajaran penting dari Dortmund.
”Jika Real Madrid saja bisa dikalahkan dengan skor 2-1 oleh Borussia Dortmund, wajar bila kami dikalahkan dengan mudah oleh mereka dengan skor 4-1,” ujar Hasenhuettl.
Sementara dari Veltins Arena di Gelsenkirchen, markas Schalke 04, anak asuh Huub Steven pesta gol lewat lesakan Ibrahim Afellay pada menit ke-11, Ciprian Marica (62) dan Klass Jan Huntelaar (79). Berkat kemenangan ini, Die Konigsblauen, julukan Schalke melaju ke babak berikutnya dan berkesempatan menguji Dortmund di partai mendatang.
”Kami ingin mencapai putaran ketiga. Kami telah melakukan jalan itu dan menantikan pertandingan selanjutnya. Kami melalui ini semua dengan perasaan senang dan gembira. Karena itu,kami layak memenangkan pertandingan,” tutur Stevens.
Namun, Stevens tak ingin kemenangan ini terjadi di DFB Pokal saja. Dia juga menginginkan Schalke dapat berbicara saat tampil di Bundesliga musim ini. “Kemenangan ini tentu positif bagi tim ini,tapi kami juga menginginkan kemenangan untuk dapat bersaing menguasai Bundesliga,”tegas Stevens.
Bagi tim tamu, Sandhausen tak bisa berbuat banyak dan terpaksa pulang sejak awal saat menjalani salah satu turnamen sepak bola bergengsi di Jerman tersebut. Mereka mengaku kekalahan ini pantas terjadi,apalagi Huntelaar dkk bermain begitu kompak dan taktis.
Sandhausen sejatinya akan menjadikan kegagalan itu sebagai pembelajaran penting agar tampil lebih konsisten di pertandingan berikutnya.
Die Schwarzgelben, julukan Dortmund mengemas empat gol lewat Mats Hummels pada menit ke-22, Marcel Schmelzer (32), Mario Gotze (50), dan Julian Schieber (79). Tuan rumah baru bisa membalas ketertinggalan lewat Michael Klaus pada menit ke-87.
”Saya mengharapkan pertandingan yang sangat sulit dan kami akan memiliki masalah jika kami tidak memberikan perhatian penuh di sini,” ujar Pelatih Dortmund Juergen Klopp, dilansir Sport Illustrated.
Meski menelan kekalahan cukup meyakinkan, Pelatih Aalen Ralf Hasenhuettl tak merasa malu. Bagi dia,melawan klub juara bertahan bukan hal yang patut ditutupi, apalagi melihat perbedaan kasta yang sangat mencolok. Timnya justru bisa memetik pembelajaran penting dari Dortmund.
”Jika Real Madrid saja bisa dikalahkan dengan skor 2-1 oleh Borussia Dortmund, wajar bila kami dikalahkan dengan mudah oleh mereka dengan skor 4-1,” ujar Hasenhuettl.
Sementara dari Veltins Arena di Gelsenkirchen, markas Schalke 04, anak asuh Huub Steven pesta gol lewat lesakan Ibrahim Afellay pada menit ke-11, Ciprian Marica (62) dan Klass Jan Huntelaar (79). Berkat kemenangan ini, Die Konigsblauen, julukan Schalke melaju ke babak berikutnya dan berkesempatan menguji Dortmund di partai mendatang.
”Kami ingin mencapai putaran ketiga. Kami telah melakukan jalan itu dan menantikan pertandingan selanjutnya. Kami melalui ini semua dengan perasaan senang dan gembira. Karena itu,kami layak memenangkan pertandingan,” tutur Stevens.
Namun, Stevens tak ingin kemenangan ini terjadi di DFB Pokal saja. Dia juga menginginkan Schalke dapat berbicara saat tampil di Bundesliga musim ini. “Kemenangan ini tentu positif bagi tim ini,tapi kami juga menginginkan kemenangan untuk dapat bersaing menguasai Bundesliga,”tegas Stevens.
Bagi tim tamu, Sandhausen tak bisa berbuat banyak dan terpaksa pulang sejak awal saat menjalani salah satu turnamen sepak bola bergengsi di Jerman tersebut. Mereka mengaku kekalahan ini pantas terjadi,apalagi Huntelaar dkk bermain begitu kompak dan taktis.
Sandhausen sejatinya akan menjadikan kegagalan itu sebagai pembelajaran penting agar tampil lebih konsisten di pertandingan berikutnya.
(akr)