Di Matteo puji semangat juang pemain Chelsea
Kamis, 01 November 2012 - 15:25 WIB
Di Matteo puji semangat juang pemain Chelsea
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo memuji semangat juang skuadnya ketika mengalahkan Manchester United di babak 16 besar Capital One Cup. Sempat tertinggal, Chelsea justru berhasil membalasnya menjadi 5-4 hingga pertandingan berakhir. Kemenangan ini menjadi balas dendam yang sempurna bagi anak asuh Di Matteo yang sebelumnya dikalahkan United pada laga lanjutan Liga Premier Inggris.
"Mereka menunjukkan semangat pantang menyerah, gairah yang sangat ingin mencari kemenangan. Permainan tim sangat fantastis, membuat laga tadi menarik untuk ditonton. Performa khas yang dibutuhkan untuk sebuah turnamen, kedua tim kerap melakukan kesalahan karena menurunkan sejumlah pemain muda," puji Di Matteo seperti dilansir Soccerway, Kamis (1/11/2012).
"Saya sangat senang dengan pemain yang saya pilih malam ini. Mereka tampil di laga besar seperti malam ini dan mereka telah siap untuk memainkan peran yang penting dalam musim ini. Kami mencoba mengubah sedikit gaya permainan dan terkadang Anda membuat kesalahan," sambung pelatih berdarah Italia itu.
Pada laga di Stamford Bridge, dini hari tadi, The Blues sempat tertinggal beberapa kali. Pertama adalah melalui pemain berpengalaman United Ryan Giggs yang mengubah kedudukan menjadi 0-1 namun diimbangkan oleh eksekusi penalti David Luiz.
Kemudian, United kembali unggul 2-1 lewat gol Javier ‘Chicharito’ Hernandez pada menit ke 43. Chelsea yang tak cepat menyerah langsung membuat kedudukan kembali seimbang dari aksi Gary Cahill di awal babak kedua. Untuk kesekian kalinya The Blues tertinggal lewat gol yang dicetak Luis Nani, tapi kemenangan United digagalkan Eden Hazard pada menit-menit terakhir sehingga merubah skor menjadi 3-3.
Skor 3-3 di waku normal membuat laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu untuk menentukan siapa yang lolos ke perempatfinal. Pada moment krusial ini, The Blues menunjukkan kualitasnya dengan menambah dua gol untuk memastikan kemenangan 5-4.
Terkait dengan keputusannya memainkan pemain muda, Di Matteo mengerti atas kesalahan yang sempat dilakukan para pemainnya pada laga tersebut. Menurutnya pada laga ini bisa menjadi ajang pemain muda untuk mencari pengalaman.
"Pemain muda akan belajar dari ini dan akan mendapatkan yang lebih baik lagi. Sebagai sebuah tim kami akan menjadi jauh lebih baik dari membuat salah. Itulah cara kami untuk maju," tandasnya.
"Mereka menunjukkan semangat pantang menyerah, gairah yang sangat ingin mencari kemenangan. Permainan tim sangat fantastis, membuat laga tadi menarik untuk ditonton. Performa khas yang dibutuhkan untuk sebuah turnamen, kedua tim kerap melakukan kesalahan karena menurunkan sejumlah pemain muda," puji Di Matteo seperti dilansir Soccerway, Kamis (1/11/2012).
"Saya sangat senang dengan pemain yang saya pilih malam ini. Mereka tampil di laga besar seperti malam ini dan mereka telah siap untuk memainkan peran yang penting dalam musim ini. Kami mencoba mengubah sedikit gaya permainan dan terkadang Anda membuat kesalahan," sambung pelatih berdarah Italia itu.
Pada laga di Stamford Bridge, dini hari tadi, The Blues sempat tertinggal beberapa kali. Pertama adalah melalui pemain berpengalaman United Ryan Giggs yang mengubah kedudukan menjadi 0-1 namun diimbangkan oleh eksekusi penalti David Luiz.
Kemudian, United kembali unggul 2-1 lewat gol Javier ‘Chicharito’ Hernandez pada menit ke 43. Chelsea yang tak cepat menyerah langsung membuat kedudukan kembali seimbang dari aksi Gary Cahill di awal babak kedua. Untuk kesekian kalinya The Blues tertinggal lewat gol yang dicetak Luis Nani, tapi kemenangan United digagalkan Eden Hazard pada menit-menit terakhir sehingga merubah skor menjadi 3-3.
Skor 3-3 di waku normal membuat laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu untuk menentukan siapa yang lolos ke perempatfinal. Pada moment krusial ini, The Blues menunjukkan kualitasnya dengan menambah dua gol untuk memastikan kemenangan 5-4.
Terkait dengan keputusannya memainkan pemain muda, Di Matteo mengerti atas kesalahan yang sempat dilakukan para pemainnya pada laga tersebut. Menurutnya pada laga ini bisa menjadi ajang pemain muda untuk mencari pengalaman.
"Pemain muda akan belajar dari ini dan akan mendapatkan yang lebih baik lagi. Sebagai sebuah tim kami akan menjadi jauh lebih baik dari membuat salah. Itulah cara kami untuk maju," tandasnya.
(akr)