Kecewa belum datang, Persib singkirkan Naser
Kamis, 01 November 2012 - 18:01 WIB
Kecewa belum datang, Persib singkirkan Naser
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Persib Bandung Jajang Nurjaman mulai menyingkirkan nama bek asal Suriah, Naser Al Sebai dari pikirannya. Pasalnya, hingga hari ini, pemain klub SC Tripoli itu, tak kunjung datang.
Sebelumnya Naser dijadwalkan akan mengikuti seleksi, Selasa (23/10). Namun karena kerusuhan yang terjadi di Lebanon, bek berusia 27 tahun tersebut mengalami masalah dalam pengurusan visa perjalanan ke Indonesia. Francis Yonga, agen pemain yang memfasilitasi kedatangan Naser ke Indonesia sempat menjanjikan sebelum Idul Adha, Naser sudah tiba.
Namun, faktanya, Naser tak datang meski Jajang sebenarnya memberikan kelonggaran hingga tengah pekan ini. Mantan asisten pelatih Pelita Jaya Karawang itu, menyayangkan ketidakhadiran Naser sesuai jadwal. Padahal ia mengaku cukup tertarik dengan kualitas Naser.
''Kalau dari pihak Naser sampai saat ini belum ada kabar, ya, mau bagaimana lagi, sekarang kan kita posisinya mepet karena kita inginnya dia (Naser) bisa diikutsertakan di Celebes Cup,” jelas Jajang.
Apalagi menurut Jajang, kebutuhan Persib akan seorang bek cukup genting setelah kepergian Michael James Coyne yang mendadak menbatalkan kesepakatan kontrak dengan Persib. ''Kita memang sangat butuh pemain untuk posisi ini. Berarti harus ancang-ancang mencari pemain di belakang dari sekarang,” cetus Djadjang.
Manajer Persib, Umuh Muchtar terlihat kecewa karena Naser yang sudah ditunggu-tunggu dalam dua pekan terakhir, tak kunjung menunjukan diri. Dikatakan Umuh, pihaknya sudah memberi ultimatum kepada agennya Francis Yonga dengan memberikan batas waktu. Jika tak kunjung datang, menurut Umuh lebih baik mencari pemain lain.
''Kita sudah ultimatum ke agennya, kalau belum datang juga. Mending kita cari pemain lain saja karena waktunya sudah mepet. Kalaupun datang, dia harus menjalani proses seleksi juga, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan maupun kabar,” terang Umuh.
Jika Persib berhasil mendapatkan pemain yang diharapkan, maka sudah bisa dipastikan Naser tidak memiliki peluang untuk masuk jadi anggota skuad Maung Bandung. ''Siapa saja yang cepat datang kemudian kata pelatih bagus, ya mohon maaf saja buat Naser. Karena tidak ada kejelasan jadi kemungkinan besar batal,” tegas Umuh.
Menurut Umuh, berdasarkan kabar dari agennya, Naser hingga kini masih kesulitan mendapatkan visa karena kedutaan besar Indonesia di Beirut tutup akibat tidak stabilnya situasi sosial dan politik di Lebanon dalam sepekan terakhir. ''Tapi saya kira itu hanya alasan saja, setahu saya sudah aman. Yonga sudah beberapa kali menjanjikan akan datang tapi selalu ada alasan,” tambahnya.
Naser dikabarkan sangat serius ingin bermain di Indonesia. Bahkan Naser dikabarkan sudah siap mengundurkan diri dari klubnya, SC Tripoli. ''Soal dia sudah mengundurkan diri dari klubnya, itu risiko yang harus dia tanggung,” ujar Umuh.
Umuh belum mau terbuka siapa pemain yang jadi calon pengganti Naser. “Soal namanya lihat saja nanti. Pokoknya tunggu saja,” tandas Umuh.
Sebelumnya Naser dijadwalkan akan mengikuti seleksi, Selasa (23/10). Namun karena kerusuhan yang terjadi di Lebanon, bek berusia 27 tahun tersebut mengalami masalah dalam pengurusan visa perjalanan ke Indonesia. Francis Yonga, agen pemain yang memfasilitasi kedatangan Naser ke Indonesia sempat menjanjikan sebelum Idul Adha, Naser sudah tiba.
Namun, faktanya, Naser tak datang meski Jajang sebenarnya memberikan kelonggaran hingga tengah pekan ini. Mantan asisten pelatih Pelita Jaya Karawang itu, menyayangkan ketidakhadiran Naser sesuai jadwal. Padahal ia mengaku cukup tertarik dengan kualitas Naser.
''Kalau dari pihak Naser sampai saat ini belum ada kabar, ya, mau bagaimana lagi, sekarang kan kita posisinya mepet karena kita inginnya dia (Naser) bisa diikutsertakan di Celebes Cup,” jelas Jajang.
Apalagi menurut Jajang, kebutuhan Persib akan seorang bek cukup genting setelah kepergian Michael James Coyne yang mendadak menbatalkan kesepakatan kontrak dengan Persib. ''Kita memang sangat butuh pemain untuk posisi ini. Berarti harus ancang-ancang mencari pemain di belakang dari sekarang,” cetus Djadjang.
Manajer Persib, Umuh Muchtar terlihat kecewa karena Naser yang sudah ditunggu-tunggu dalam dua pekan terakhir, tak kunjung menunjukan diri. Dikatakan Umuh, pihaknya sudah memberi ultimatum kepada agennya Francis Yonga dengan memberikan batas waktu. Jika tak kunjung datang, menurut Umuh lebih baik mencari pemain lain.
''Kita sudah ultimatum ke agennya, kalau belum datang juga. Mending kita cari pemain lain saja karena waktunya sudah mepet. Kalaupun datang, dia harus menjalani proses seleksi juga, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan maupun kabar,” terang Umuh.
Jika Persib berhasil mendapatkan pemain yang diharapkan, maka sudah bisa dipastikan Naser tidak memiliki peluang untuk masuk jadi anggota skuad Maung Bandung. ''Siapa saja yang cepat datang kemudian kata pelatih bagus, ya mohon maaf saja buat Naser. Karena tidak ada kejelasan jadi kemungkinan besar batal,” tegas Umuh.
Menurut Umuh, berdasarkan kabar dari agennya, Naser hingga kini masih kesulitan mendapatkan visa karena kedutaan besar Indonesia di Beirut tutup akibat tidak stabilnya situasi sosial dan politik di Lebanon dalam sepekan terakhir. ''Tapi saya kira itu hanya alasan saja, setahu saya sudah aman. Yonga sudah beberapa kali menjanjikan akan datang tapi selalu ada alasan,” tambahnya.
Naser dikabarkan sangat serius ingin bermain di Indonesia. Bahkan Naser dikabarkan sudah siap mengundurkan diri dari klubnya, SC Tripoli. ''Soal dia sudah mengundurkan diri dari klubnya, itu risiko yang harus dia tanggung,” ujar Umuh.
Umuh belum mau terbuka siapa pemain yang jadi calon pengganti Naser. “Soal namanya lihat saja nanti. Pokoknya tunggu saja,” tandas Umuh.
(aww)