Young guns Persebaya menebar ancaman
Kamis, 01 November 2012 - 21:22 WIB
Young guns Persebaya menebar ancaman
A
A
A
Sindonews.com - Hasil laga ujicoba melawan dua klub internal PSSI Surabaya di Lapangan ITS
Surabaya, Kamis (1/11), memang bukan jadi ukurun kekuatan Persebaya di Indonesian Primer
League (IPL) musim depan. Namun, ada sisi menggembirakan: gairah pemain muda mulai menjanjikan.
Penampilan young guns (pemain-pemain muda) Persebaya bukan hanya lebih bergairah dibandingkan skuad inti. Namun di lapangan, kerja sama tim juga terbangun rapi, tidak hanya mengandalakan kualitas individu. "Uji coba ini bukan untuk melihat teknik dan taktik, tapi menguji fisik pemain,"ujar Pelatih Persebaya Ibnu Grahan yang enggan menilai satu persatu kualitas pemain muda.
Seperti dijanjikan Ibnu sebelumnya, semua pemain diberikan kesempatan tampil. Di sesi
pertama Persebaya menurunkan kombinasi pemain muda dan pemain baru menghadapi tim internal PSSI Surabaya, El Faza. Sesi pertama berlangsung 2 x 30 menit.
Posisi penjaga gawang dipercayakan pada Dimas Galih dengan dibentengi dua pemain belakang
jebolan PON Jatim, Ambite Dolus dan Danny Saputra. Sedangkan di lini tengah menempatkan
nama Bima Ragil, M Sholikin, Wage Dwi Aryo, Aulia Ardli. Tiga striker muda Rian Wahyu,
Pradibta Galuh dan Aris Alfiansyah secara bergantian mengisi lini depan.
Penggawa muda ini dipadukan dengan pemain yang sudah memiliki jam terbang. Namun hanya mengisi sektor barisan pertahanan, yaitu Yusuf Hamzah, Jefri Prasetyo, Harry Saputra dan pemain asing Eric Bayemi. Hasilnya, Persebaya mampu mencatak empat gol tanpa balas.
Namun Persebaya lebih banyak menekan lawan. Striker magang, Pradipta Galuh, membuka pesta
Persebaya melalui gol cepat ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Gol ini tak lepas
dari aksi aksi Wage Dwi Aryo melakukan peneterasi ke jatung pertahanan El Faza. Tanpa
melihat Wage melepas umpang matang yang diselesaikan dengan mudah oleh Pradipta Galuh.
Masuk babak kedua, giliran Bima Ragil menebar pesona. Tendangan setengah salto pemain asli
Jombang memperbesar keunggulan Persebaya 2-0. Gol berawal dari bola bola muntah hasil hasil
tendangan pemain jebolan Persela Lamongan, Aris Alfiansyah yang membentur pemain belakang El Faza.
Tak mau ketinggalan, Wage Dwi Aryo memborong dua gol sekaligus menutup uji coba sesi pertama dengan skor 4-0. "Kualitas lawan jauh di bawah Persebaya, tidak bisa menjadi ukuran. Tapi memang para pemain muda tampil bersemangat, kita harus beri apresiasi," ucapnya.
Sebenarnya, bukan hanya mengandalkan sempat. Secara kerja sama juga terlihat padu. Meski
selama ini digembleng latihan fisik, para pemain mayoritas sudah mengenal karakter
masing-masing hampir setahun tergabung dalam TC Tim PON Jatim.
Sedikitnya, lima pemain muda Persebaya merupakan pemain intin PON Jatim. Yaitu Ambite
Dolus, Danny Saputra, Bima Ragil, Wage Dwi Aryo, dan Pradibta Galuh. Bahkan Wage dan
Pradibta Galuh merupakan duet striker PON, meski di Persebaya Wage lebih ditempatkan
sebagai gelandang serang.
Sedangkan di ujicoba kedua menghadapi Indonesia Muda (IM), Ibnu menurunkan mayoritas
pemain Persebaya musim lalu. Tim ini diisi Rivelino Ardiles, Erol Iba, Mat Halil, Jusmadi,
Mario Karlovic, Feri Ariawan, Rendi Irwan, dan Fernando Soler. Ibnu juga menyisipkan pemain
seleksi Alain N'kong sebagai starter.
Namun tim inti ini hanya mampu mencetak tiga gol. Dua gol disumbangkan Soler dan satu lagi
dibuat Rendi Irawan."Jujur hasil tes fisik secara aerobik kurang. Kekuatan otot juga
turun. Secara bertahap kita benahi, masing-masing pemain," ucap Ibnu.
Surabaya, Kamis (1/11), memang bukan jadi ukurun kekuatan Persebaya di Indonesian Primer
League (IPL) musim depan. Namun, ada sisi menggembirakan: gairah pemain muda mulai menjanjikan.
Penampilan young guns (pemain-pemain muda) Persebaya bukan hanya lebih bergairah dibandingkan skuad inti. Namun di lapangan, kerja sama tim juga terbangun rapi, tidak hanya mengandalakan kualitas individu. "Uji coba ini bukan untuk melihat teknik dan taktik, tapi menguji fisik pemain,"ujar Pelatih Persebaya Ibnu Grahan yang enggan menilai satu persatu kualitas pemain muda.
Seperti dijanjikan Ibnu sebelumnya, semua pemain diberikan kesempatan tampil. Di sesi
pertama Persebaya menurunkan kombinasi pemain muda dan pemain baru menghadapi tim internal PSSI Surabaya, El Faza. Sesi pertama berlangsung 2 x 30 menit.
Posisi penjaga gawang dipercayakan pada Dimas Galih dengan dibentengi dua pemain belakang
jebolan PON Jatim, Ambite Dolus dan Danny Saputra. Sedangkan di lini tengah menempatkan
nama Bima Ragil, M Sholikin, Wage Dwi Aryo, Aulia Ardli. Tiga striker muda Rian Wahyu,
Pradibta Galuh dan Aris Alfiansyah secara bergantian mengisi lini depan.
Penggawa muda ini dipadukan dengan pemain yang sudah memiliki jam terbang. Namun hanya mengisi sektor barisan pertahanan, yaitu Yusuf Hamzah, Jefri Prasetyo, Harry Saputra dan pemain asing Eric Bayemi. Hasilnya, Persebaya mampu mencatak empat gol tanpa balas.
Namun Persebaya lebih banyak menekan lawan. Striker magang, Pradipta Galuh, membuka pesta
Persebaya melalui gol cepat ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Gol ini tak lepas
dari aksi aksi Wage Dwi Aryo melakukan peneterasi ke jatung pertahanan El Faza. Tanpa
melihat Wage melepas umpang matang yang diselesaikan dengan mudah oleh Pradipta Galuh.
Masuk babak kedua, giliran Bima Ragil menebar pesona. Tendangan setengah salto pemain asli
Jombang memperbesar keunggulan Persebaya 2-0. Gol berawal dari bola bola muntah hasil hasil
tendangan pemain jebolan Persela Lamongan, Aris Alfiansyah yang membentur pemain belakang El Faza.
Tak mau ketinggalan, Wage Dwi Aryo memborong dua gol sekaligus menutup uji coba sesi pertama dengan skor 4-0. "Kualitas lawan jauh di bawah Persebaya, tidak bisa menjadi ukuran. Tapi memang para pemain muda tampil bersemangat, kita harus beri apresiasi," ucapnya.
Sebenarnya, bukan hanya mengandalkan sempat. Secara kerja sama juga terlihat padu. Meski
selama ini digembleng latihan fisik, para pemain mayoritas sudah mengenal karakter
masing-masing hampir setahun tergabung dalam TC Tim PON Jatim.
Sedikitnya, lima pemain muda Persebaya merupakan pemain intin PON Jatim. Yaitu Ambite
Dolus, Danny Saputra, Bima Ragil, Wage Dwi Aryo, dan Pradibta Galuh. Bahkan Wage dan
Pradibta Galuh merupakan duet striker PON, meski di Persebaya Wage lebih ditempatkan
sebagai gelandang serang.
Sedangkan di ujicoba kedua menghadapi Indonesia Muda (IM), Ibnu menurunkan mayoritas
pemain Persebaya musim lalu. Tim ini diisi Rivelino Ardiles, Erol Iba, Mat Halil, Jusmadi,
Mario Karlovic, Feri Ariawan, Rendi Irwan, dan Fernando Soler. Ibnu juga menyisipkan pemain
seleksi Alain N'kong sebagai starter.
Namun tim inti ini hanya mampu mencetak tiga gol. Dua gol disumbangkan Soler dan satu lagi
dibuat Rendi Irawan."Jujur hasil tes fisik secara aerobik kurang. Kekuatan otot juga
turun. Secara bertahap kita benahi, masing-masing pemain," ucap Ibnu.
(aww)