Jabar berwenang batasi cabor PON 2016

Jum'at, 02 November 2012 - 21:25 WIB
Jabar berwenang batasi...
Jabar berwenang batasi cabor PON 2016
A A A
Sindonews.com - Tuan rumah Jawa Barat tetap berharap Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX/2016 mempertandingkan 43 cabang olahraga (cabor). Hal itu terkait wacana Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng yang berencana mengurangi jumlah cabang olahraga di ajang bergengsi empat tahunan tersebut.

Sekretaris Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Jawa Barat Wahyu Iskandar mengatakan, sebagai tuan rumah PON, pihaknya memiliki kewenangan untuk menentukan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan. Termasuk empat cabor yang batal digelar pada PON 2012 di Pekanbaru, Riau.

''Harapan kami, PON 2016 tetap menggelar 43 cabang olahraga, termasuk yang tidak dipertandingkan di Riau. Kalaupun beberapa waktu lalu Menpora mengatakan akan adanya pengurangan jumlah cabang olah raga, tapi kami sebagai tuan rumah memiliki otoritas untuk menentukan,” ujar Wahyu kepada SINDO di kantornya, Jalan Doktor Rajiman, Kota Bandung.

Keempat cabang olahraga yang gagal digelar di Riau tersebut adalah dansa, drumband, berkuda, dan hoki. Meski begitu, pihaknya mengaku tetap akan berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mencapai kesepakatan. Pada pembicaraan dengan pihak Andi Mallarangeng, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, bertindak sebagai perwakilan provinsi ini.

''Memang Menpora memiliki beberapa alasan terkait pembatasan jumlah cabang tersebut, termasuk sebagai proyeksi Indonesia menghadapi Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Tapi Jawa Barat pun punya tujuan mengapa tetap berkomitmen dengan jumlah 43 cabang,”kata Wahyu.

Sebelumnya, pembatasan jumlah cabang olahraga di PON 2016 diwacanakan Menpora untuk mengurangi beban tuan rumah. Mencakup penyediaan venue, panitia, dan perangkat pertandingan. Namun Wahyu menegaskan, Jawa Barat memiliki fasilitas lengkap untuk menggelar jumlah cabang olahraga tersebut. Terlebih beberapa cabang yang akan diciutkan merupakan unggulan kontingen Jawa Barat.

''Dengan mempertandingkan 43 cabang olahraga, pembinaan para atlet di berbagai cabang olah raga dapat berlangsung terus menerus. Jika ada yang dicoret, pembinaan mereka otomatis terputus. Ini juga untuk kepentingan Jawa Barat sendiri, jangan sampai ada olahraga unggulan kami yang justru tidak dipertandingkan di ajang PON nanti,” kata Wahyu.

Dia mencontohkan, Jawa Barat sebenarnya dapat dengan mudah meraih gelar juara jika empat cabang tersebut jadi digelar. Terlebih provinsi ini terkenal unggul dalam olah raga dansa. Di atas kertas, melalui cabang-cabang yang batal dipertandingkan itu, Jawa Barat bisa mendapat jumlah medali emas melebihi DKI Jakarta yang berhasil keluar sebagai juara umum.

''Kemarin juga di Riau saya yakin sebenarnya Jawa Barat bisa meraih gelar juara umum jika sejumlah cabang olahraga jadi dipertandingkan, termasuk dansa. Apalagi selisih dengan DKI Jakarta hanya terpaut beberapa medali saja,”ujar ujar Wahyu.

Meski gagal meraih predikat juara umum, dia mengaku puas dengan pencapaian para atlet Jawa Barat. Hal itu mengacu pada hasil PON 2008 di Kalimantan Timur saat provinsi ini hanya finish di urutan keempat. ''Kalaupun menjadi runner-up, raihan di PON 2012 merupakan peningkatan prestasi bagi kontingen Jawa Barat,” pungkas Wahyu.
(aww)
Berita Terkait
Dua Finalis PON XIX...
Dua Finalis PON XIX Jawa Barat dan Maluku Utara Bertemu di Group B
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Memalukan! Muktamar...
Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
2 Partai Tinju Internasional...
2 Partai Tinju Internasional Guncang Bali Big Fight XIX
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
9 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
11 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
13 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
15 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
15 jam yang lalu
Infografis
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved