Wasit Liga Inggris ancam boikot laga Chelsea
Sabtu, 03 November 2012 - 12:20 WIB
Wasit Liga Inggris ancam boikot laga Chelsea
A
A
A
Sindonews.com - Belakangan ini sosok wasit Mark Clattenburg ramai diperbincangkan kala memimpin laga panas antara Chelsea kontra Manchester United akhir pekan lalu. Pasalnya Clattenburg dinilai banyak membuat keputusan merugikan bagi tuan rumah. Tak hanya itu, ia juga diduga melontarkan hinaan berbau rasis kepada pemain Chelsea, John Obi Mikel
Insiden itu berbuntut panjang. Kubu Chelsea telah mengajukan keberatan dan permintaan investigasi kepada komisi wasit dan Federasi Sepak bola Inggris (FA). Meskipun pihak dari Clattenburg sendiri sudah membantah dirinya tak melakukan penghinaan tersebut.
Bahkan sempat muncul kabar bahwa para wasit di Liga Inggris akan memboikot laga Chelsea karena terlalu menyudutkan Clattenburg yang belum tentu kebenarannya. Hal itu diungkapkan mantan wasit Liga Inggris, Clive Wilkes, yang menyuarakan dukungan kepada Clattenburg.
”Saya tetap berhubungan dengan banyak pemuda dan ada seperti kekuatan perasaan tentang apa yang terjadi kepada Mark. Saya tahu beberapa wasit bahkan berbicara tentang memboikot Chelsea karena semua ini,” ujarnya dilansir The Sun,( 3/11/2012)
"Ingat, ini bukan pertama kalinya Chelsea telah menuduh wasit. Sudah ada Anders Frisk dan Graham Poll dan beberapa wasit sekarang mengatakan sudah cukup,” terangnya.
Wikes pun berharap kejadian ini bisa segera diselesaikan. "Mereka (wasit) begitu kecewa. Mereka merasa rentan, merasa terisolasi. Bahwa mereka tidak mendapatkan dukungan. Mereka ingin berbicara sendiri, tetapi terlalu takut. Mereka takut mereka akan dipecat jika mereka go public dengan keluhan mereka. Mereka akan lebih memilih untuk membicarakan dengan FA, PFA, klub dan pemain untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin,”paparnya.
Diketahui sebelumya,wasit asal Swedia Frisk dipaksa pensiun ketika ia menerima ancaman pembunuhan setelah mengusir Didier Drogba saat laga di Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions pada musim 2004-2005. Kala masih dibesut Jose Mourinho, pihak Chelsea menuding Frisk berkompromi dengan pelatih Barca saat itu, Frank Rijkaard.
Insiden itu berbuntut panjang. Kubu Chelsea telah mengajukan keberatan dan permintaan investigasi kepada komisi wasit dan Federasi Sepak bola Inggris (FA). Meskipun pihak dari Clattenburg sendiri sudah membantah dirinya tak melakukan penghinaan tersebut.
Bahkan sempat muncul kabar bahwa para wasit di Liga Inggris akan memboikot laga Chelsea karena terlalu menyudutkan Clattenburg yang belum tentu kebenarannya. Hal itu diungkapkan mantan wasit Liga Inggris, Clive Wilkes, yang menyuarakan dukungan kepada Clattenburg.
”Saya tetap berhubungan dengan banyak pemuda dan ada seperti kekuatan perasaan tentang apa yang terjadi kepada Mark. Saya tahu beberapa wasit bahkan berbicara tentang memboikot Chelsea karena semua ini,” ujarnya dilansir The Sun,( 3/11/2012)
"Ingat, ini bukan pertama kalinya Chelsea telah menuduh wasit. Sudah ada Anders Frisk dan Graham Poll dan beberapa wasit sekarang mengatakan sudah cukup,” terangnya.
Wikes pun berharap kejadian ini bisa segera diselesaikan. "Mereka (wasit) begitu kecewa. Mereka merasa rentan, merasa terisolasi. Bahwa mereka tidak mendapatkan dukungan. Mereka ingin berbicara sendiri, tetapi terlalu takut. Mereka takut mereka akan dipecat jika mereka go public dengan keluhan mereka. Mereka akan lebih memilih untuk membicarakan dengan FA, PFA, klub dan pemain untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin,”paparnya.
Diketahui sebelumya,wasit asal Swedia Frisk dipaksa pensiun ketika ia menerima ancaman pembunuhan setelah mengusir Didier Drogba saat laga di Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions pada musim 2004-2005. Kala masih dibesut Jose Mourinho, pihak Chelsea menuding Frisk berkompromi dengan pelatih Barca saat itu, Frank Rijkaard.
(aww)