Pacquiao tuding Mayweather takut hadapi dirinya
Sabtu, 03 November 2012 - 14:03 WIB
Pacquiao tuding Mayweather takut hadapi dirinya
A
A
A
Sindonews.com - Setelah memperpanjang kontraknya dengan Top Rank hingga 2014 mendatang, Manny Pacquiao berharap dapat mewujudkan keinginannya untuk bertarung menghadapi Floyd Mayweather jr pada tahun depan.
Pasalnya, pertarungan itu sangat diminati petinju juara delapan divisi tersebut sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun. Namun menurut petinju asal Filipina tersebut, jika akhirnya impiannya tak terwujud, maka itu berarti Mayweather jr takut berhadapan dengannya.
"Saya percaya jika pertarungan ini tidak terjadi, itu karena Mayweather jr takut menghadapi saya dan jangan pernah menyalahkan saya, tetapi dia," katanya seperti dilansir examiner.com, Sabtu (3/11/2012).
Kendati demikian, Pacquiao tidak kecewa dengan keputusan Mayweather untuk menghindari pertarungan tersebut. Menurutnya, itu merupakan hak Mayweather jr untuk menjalankan karirnya. "Mayweather jr punya rencana sendiri dengan karirnya. Karenanya, kami tidak bisa berbuat apa-apa jika itu keputusannya."
Saat ini petinju asal Thailand tersebut sedang mempersiapkan pertarungannya menghadapi Juan Manuel Marquez, 8 Desember mendatang, di Las Vegas. Pelatih Pacquiao, Freddie Roach, mengaku senang melihat perkembangan anak asuhnya tersebut. "Saya senang melihat kemajuan pesat yang ditunjukkkan Pacquiao. Karena itu, saya yakin dia bisa menjatuhkan lawannya dengan sempurna pada pertarungan nanti," tutup Roach seperti dikutip mb.com.ph.
Awalnya, petinju asal Filipina itu masih keberatan dengan tawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan Top Rank. Hal ini disebabkan belum terealisasinya showdown spesial antara dirinya dengan Mayweather jr. Hal itu pun berpengaruh terhadap begitu lamanya Pacquiao memilih lawan untuk pertarungan berikutnya. Tapi kesepakatan perpanjangan kontrak akhirnya terjadi, setelah kedatangannya ke Los Angeles pada pertengahan September kemarin, untuk mempromosikan pertemuan keempatnya dengan Juan Manuel Marquez.
Pasalnya, pertarungan itu sangat diminati petinju juara delapan divisi tersebut sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun. Namun menurut petinju asal Filipina tersebut, jika akhirnya impiannya tak terwujud, maka itu berarti Mayweather jr takut berhadapan dengannya.
"Saya percaya jika pertarungan ini tidak terjadi, itu karena Mayweather jr takut menghadapi saya dan jangan pernah menyalahkan saya, tetapi dia," katanya seperti dilansir examiner.com, Sabtu (3/11/2012).
Kendati demikian, Pacquiao tidak kecewa dengan keputusan Mayweather untuk menghindari pertarungan tersebut. Menurutnya, itu merupakan hak Mayweather jr untuk menjalankan karirnya. "Mayweather jr punya rencana sendiri dengan karirnya. Karenanya, kami tidak bisa berbuat apa-apa jika itu keputusannya."
Saat ini petinju asal Thailand tersebut sedang mempersiapkan pertarungannya menghadapi Juan Manuel Marquez, 8 Desember mendatang, di Las Vegas. Pelatih Pacquiao, Freddie Roach, mengaku senang melihat perkembangan anak asuhnya tersebut. "Saya senang melihat kemajuan pesat yang ditunjukkkan Pacquiao. Karena itu, saya yakin dia bisa menjatuhkan lawannya dengan sempurna pada pertarungan nanti," tutup Roach seperti dikutip mb.com.ph.
Awalnya, petinju asal Filipina itu masih keberatan dengan tawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan Top Rank. Hal ini disebabkan belum terealisasinya showdown spesial antara dirinya dengan Mayweather jr. Hal itu pun berpengaruh terhadap begitu lamanya Pacquiao memilih lawan untuk pertarungan berikutnya. Tapi kesepakatan perpanjangan kontrak akhirnya terjadi, setelah kedatangannya ke Los Angeles pada pertengahan September kemarin, untuk mempromosikan pertemuan keempatnya dengan Juan Manuel Marquez.
(aww)