Djokovic ngaku kesulitan menemukan permainan terbaiknya
Selasa, 06 November 2012 - 09:30 WIB
Djokovic ngaku kesulitan menemukan permainan terbaiknya
A
A
A
Sindonews.com - Setelah memenangkan pertandingan laga pertama Grup A menghadapi petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga di turnamen Final ATP Tour di O2 Arena, London, Inggris.Novak Djokovic mengaku sempat merasakan kesulitan pada set pertama ketika lawannya itu langsung memberikan tekanan, sehingga dia sulit menemukan irama permainan terbaiknya.
"Jujur, pada set pertama Tsonga tampil cemerlang, sehingga saya kesulitan menemukan irama permainan terbaik saya. Karena itu, saya mulai bermain agresif untuk menutup tandingan ini dengan sangat baik," katanya seperti dilansir philstar.com, Selasa (6/11/2012).
"Saya selalu memimpikan untuk bermain di turnamen ini dan saya sangat berharap bisa kembali mengikuti Final ATP Tour. Selama bertahun-tahun kami telah datang kembali untuk bermain di stadion yang luar biasa ini. Selama pertandingan berlangsung saya jelas menikmati suasana disini dan ini akan menjadi turnamen terakhir tahun ini. Jadi kami berusaha untuk memberikan yang terbaik," sambung Djokovic seperti dikutip SkySport.
Pada pertandingan selanjutnya Djokovic akan menghadapi Andy Murray yang berhasil mengalahkan Tomas Berdych dengan 3-6, 6-3, 6-4. Menurutnya, kembali bertemu petenis asal Inggris raya tersebut selalu menjadi tantangan besar di setiap turnamen, apalagi dia bertanding di depan hadapan pendukungnya sendiri.
"Ini selalu menjadi tantangan besar ketika saya bertemu Murray. Kami telah memiliki beberapa pertemuan yang besar dalam beberapa bulan terakhir. Pertama di final AS Terbuka yang berlangsung hampir lima jam dan di Shanghai Masters," tambahnya.
"Selain itu, Murray memiliki keberuntungan ketika dia bermain di depan para pendukungnya. Jadi saya berharap kami bisa datang dengan beberapa permainan yang sangat besar bagi mereka yang datang dan menonton," tutup Djokovic.
"Jujur, pada set pertama Tsonga tampil cemerlang, sehingga saya kesulitan menemukan irama permainan terbaik saya. Karena itu, saya mulai bermain agresif untuk menutup tandingan ini dengan sangat baik," katanya seperti dilansir philstar.com, Selasa (6/11/2012).
"Saya selalu memimpikan untuk bermain di turnamen ini dan saya sangat berharap bisa kembali mengikuti Final ATP Tour. Selama bertahun-tahun kami telah datang kembali untuk bermain di stadion yang luar biasa ini. Selama pertandingan berlangsung saya jelas menikmati suasana disini dan ini akan menjadi turnamen terakhir tahun ini. Jadi kami berusaha untuk memberikan yang terbaik," sambung Djokovic seperti dikutip SkySport.
Pada pertandingan selanjutnya Djokovic akan menghadapi Andy Murray yang berhasil mengalahkan Tomas Berdych dengan 3-6, 6-3, 6-4. Menurutnya, kembali bertemu petenis asal Inggris raya tersebut selalu menjadi tantangan besar di setiap turnamen, apalagi dia bertanding di depan hadapan pendukungnya sendiri.
"Ini selalu menjadi tantangan besar ketika saya bertemu Murray. Kami telah memiliki beberapa pertemuan yang besar dalam beberapa bulan terakhir. Pertama di final AS Terbuka yang berlangsung hampir lima jam dan di Shanghai Masters," tambahnya.
"Selain itu, Murray memiliki keberuntungan ketika dia bermain di depan para pendukungnya. Jadi saya berharap kami bisa datang dengan beberapa permainan yang sangat besar bagi mereka yang datang dan menonton," tutup Djokovic.
(aww)