Payah, PSMS langsung tersisih
Selasa, 06 November 2012 - 20:09 WIB
Payah, PSMS langsung tersisih
A
A
A
Sindonews.com - Tim PSMS Medan besutan Suimin Diharja harus pulang awal dari turnamen sepak bola di Lhokseumawe bertajuk Turnamen Samudera Pasee mulai Senin (5/11) lalu. Mereka tersisih setelah kalah tipis 0-1 oleh Persimura Beureunueun di hari pertama kompetisi. Satu-satunya gol Persimura dilesakkan eks pilar PSAP Sigli, Sayuti.
PSMS Medan yang mengandalkan pilar-pilar seperti Herman Batak di lini belakang serta beberapa nama senior seperti M Afan Lubis, Susanto dan lain-lain tidak mampu berbuat banyak. Senin (5/11), tim pun sudah bertolak kembali ke Medan.
Namun, bagi Suimin, kegagalan skuadnya bertahan di ajang tersebut, bukanlah permasalahan yang besar. Dia menyatakan, tingginya intensitas latihan yang digelar selama ini menjadi faktor terbesar penyumbang kegagalan
"Inilah yang disebut prinsip program. Kalau volume latihannya rendah, berujung performa tim bagus. Dan kalau volume latihan tinggi, performanya akan hancur. Kalau performa bagus, malah program abang yang gagal," ujarnya, Selasa (6/11).
Karena masa latihan yang panjang dan menguras tenaga, menurutnya, wajar jika penampilan skuad besutannya tidak maksimal. Selain menghadapi Persimura, Jumat (2/11) lalu, kerangka tim berjuluk Ayam Kinantan itu juga kalah 1-3 menghadapi TGM di Stadion Kebun Bunga Medan. Kendati mengalami dua kekalahan beruntun, Suimin menyatakan, target yang diharapkannya dicapai saat latihan mampu direalisasikan skuadnya.
"Kami menargetkan, lawan tidak boleh tujuh kali melakukan sentuhan beruntun, dan itu berhasil dilakukan sesuai dengan latihan pressing yang kami lakukan dalam dua pekan ke belakang. Sayang, lawan memanfaatkan serangan balik dan kami kalah," ujar pria berjuluk Pelatih Kampung itu.
Latihan memaksimalkan performa pemain juga terus dilanjutkan. Di Stadion Kebun Bunga, Suimin dkk mulai menggeer kemampuan penguasaan bola (ball possession" skuad besutannya. "Jadi selama minggu ini, program pasca pressing akan kami berikan. Apa yang dilakukan pemain setelah dapat bola sebagai tindak lanjut dari pressing. Seminggu ini kami akan geber," katanya.
Selain itu, pihaknya juga tengah mempertimbangkan beberapa nama pemain lain untuk direkomendasikan melakukan negosiasi kontrak dengan pengurus. "Untuk pemain yang disuruh latihan, kami masih melihat siapa yang masuk direkomendasikan jadi skuad utama. Tapi, kamu mau ada kejelasan dulu, kompetisi mana yang jadi pelabuhhan musim ini," ungkapnya.
PSMS Medan yang mengandalkan pilar-pilar seperti Herman Batak di lini belakang serta beberapa nama senior seperti M Afan Lubis, Susanto dan lain-lain tidak mampu berbuat banyak. Senin (5/11), tim pun sudah bertolak kembali ke Medan.
Namun, bagi Suimin, kegagalan skuadnya bertahan di ajang tersebut, bukanlah permasalahan yang besar. Dia menyatakan, tingginya intensitas latihan yang digelar selama ini menjadi faktor terbesar penyumbang kegagalan
"Inilah yang disebut prinsip program. Kalau volume latihannya rendah, berujung performa tim bagus. Dan kalau volume latihan tinggi, performanya akan hancur. Kalau performa bagus, malah program abang yang gagal," ujarnya, Selasa (6/11).
Karena masa latihan yang panjang dan menguras tenaga, menurutnya, wajar jika penampilan skuad besutannya tidak maksimal. Selain menghadapi Persimura, Jumat (2/11) lalu, kerangka tim berjuluk Ayam Kinantan itu juga kalah 1-3 menghadapi TGM di Stadion Kebun Bunga Medan. Kendati mengalami dua kekalahan beruntun, Suimin menyatakan, target yang diharapkannya dicapai saat latihan mampu direalisasikan skuadnya.
"Kami menargetkan, lawan tidak boleh tujuh kali melakukan sentuhan beruntun, dan itu berhasil dilakukan sesuai dengan latihan pressing yang kami lakukan dalam dua pekan ke belakang. Sayang, lawan memanfaatkan serangan balik dan kami kalah," ujar pria berjuluk Pelatih Kampung itu.
Latihan memaksimalkan performa pemain juga terus dilanjutkan. Di Stadion Kebun Bunga, Suimin dkk mulai menggeer kemampuan penguasaan bola (ball possession" skuad besutannya. "Jadi selama minggu ini, program pasca pressing akan kami berikan. Apa yang dilakukan pemain setelah dapat bola sebagai tindak lanjut dari pressing. Seminggu ini kami akan geber," katanya.
Selain itu, pihaknya juga tengah mempertimbangkan beberapa nama pemain lain untuk direkomendasikan melakukan negosiasi kontrak dengan pengurus. "Untuk pemain yang disuruh latihan, kami masih melihat siapa yang masuk direkomendasikan jadi skuad utama. Tapi, kamu mau ada kejelasan dulu, kompetisi mana yang jadi pelabuhhan musim ini," ungkapnya.
(aww)