Stadion Andi Mattalatta lebih modern
Selasa, 06 November 2012 - 20:58 WIB
Stadion Andi Mattalatta lebih modern
A
A
A
Sindonews.com - Stadion Andi Mattalatta akan direnovasi menjadi stadion modern. Nantinya, stadion kebanggaan pecinta bola di Makassar itu akan dilengkapi dengan rumput sintetis, fitnes dan beberapa fasilitas lainnya.
Manajer pengelola Stadion Andi Mattalatta Mirdan Midding menjelaskan, dari hasil pertemuan sementara antara manajemen PSM Makassar dengan pengelola stadion, akan dilakukan sejumlah perbaikan dan penambahan fasilitas.
Rencananya, di stadion yang dulu bernama Mattoanging itu akan dibangun kafe dan tempat penjualan makanan ringan.''Supaya penonton yang datang bisa terlayani dengan baik,” ucapnya.
Selain itu, bagian luar stadion, rencananya akan dibangun lapangan mini menggunakan rumput sintetis. ''Sedangkan di samping stadion akan dibangun lapangan futsal supaya pemain PSM bisa berlatih,” jelasnya.
Bukan hanya itu, di sekitar stadion juga akan dibangun tempat fitnes agar kegiatan PSM berlangsung di satu kompleks. ''Seperti itu hasil pembicaraan kami dengan manajemen PSM Makassar,” katanya.
Mirdan menjelaskan, soal biaya renovasi dan penambahan fasilitas akan dibicarakan kemudian. Karena yang dibahas ditahap awal masih sebatas konsep. ''Kami baru bicara konsep dan desainnya,” ucapnya.
Dia mengatakan, untuk waktu pengerjaan akan dijabarkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) dengan manajemen PSM. ''Di situ akan dijelaskan butir kesepakatannya,” ucapnya.
Menurutnya, jika rencana tersebut berjalan normal, stadion berkapasitas 18.000 penonton ini akan menjelma menjadi stadion modern. ''Kami berharap tidak ada kendala dalam proses pengerjaannya,” katanya.
Mirdan mengakui, perbaikan eks venue PON 1958 tersebut tidak bisa dikerjakan sendiri oleh YOSS. “Kami butuh dukungan dari semua pihak agar proses perbaikannya sesuai harapan,” jelasnya.
Selain bekerja sama dengan PSM, YOSS juga pernah meminta bantuan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk renovasi stadion. ''Ada dana APBN untuk pengembangan sarana olahraga di setiap daerah,” ucapnya.
Hanya saja menurut dia, hingga sekarang pihaknya belum menerima jawaban dari Kemenpora soal usulan tersebut. “Kami masih berharap ada bantuan dari pemerintah untuk renovasi,” pungkasnya.
Manajer pengelola Stadion Andi Mattalatta Mirdan Midding menjelaskan, dari hasil pertemuan sementara antara manajemen PSM Makassar dengan pengelola stadion, akan dilakukan sejumlah perbaikan dan penambahan fasilitas.
Rencananya, di stadion yang dulu bernama Mattoanging itu akan dibangun kafe dan tempat penjualan makanan ringan.''Supaya penonton yang datang bisa terlayani dengan baik,” ucapnya.
Selain itu, bagian luar stadion, rencananya akan dibangun lapangan mini menggunakan rumput sintetis. ''Sedangkan di samping stadion akan dibangun lapangan futsal supaya pemain PSM bisa berlatih,” jelasnya.
Bukan hanya itu, di sekitar stadion juga akan dibangun tempat fitnes agar kegiatan PSM berlangsung di satu kompleks. ''Seperti itu hasil pembicaraan kami dengan manajemen PSM Makassar,” katanya.
Mirdan menjelaskan, soal biaya renovasi dan penambahan fasilitas akan dibicarakan kemudian. Karena yang dibahas ditahap awal masih sebatas konsep. ''Kami baru bicara konsep dan desainnya,” ucapnya.
Dia mengatakan, untuk waktu pengerjaan akan dijabarkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) dengan manajemen PSM. ''Di situ akan dijelaskan butir kesepakatannya,” ucapnya.
Menurutnya, jika rencana tersebut berjalan normal, stadion berkapasitas 18.000 penonton ini akan menjelma menjadi stadion modern. ''Kami berharap tidak ada kendala dalam proses pengerjaannya,” katanya.
Mirdan mengakui, perbaikan eks venue PON 1958 tersebut tidak bisa dikerjakan sendiri oleh YOSS. “Kami butuh dukungan dari semua pihak agar proses perbaikannya sesuai harapan,” jelasnya.
Selain bekerja sama dengan PSM, YOSS juga pernah meminta bantuan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk renovasi stadion. ''Ada dana APBN untuk pengembangan sarana olahraga di setiap daerah,” ucapnya.
Hanya saja menurut dia, hingga sekarang pihaknya belum menerima jawaban dari Kemenpora soal usulan tersebut. “Kami masih berharap ada bantuan dari pemerintah untuk renovasi,” pungkasnya.
(aww)