Gede CEO, posisi Ibnu aman
Rabu, 07 November 2012 - 21:19 WIB
Gede CEO, posisi Ibnu aman
A
A
A
Sindonews.com - Terpilihnya Gede Widiade secara resmi sebagai Chief Executive Officer (CEO) Persebaya IPL, bisa jadi membuat tidur Ibnu Grahan lebih nyenyak. Sebab, posisinya sebagai pelatih kepala akan segera terealisasi.
Selama ini, Ibnu secara de facto memang sudah menjalani perannya sebagai head coach di Persebaya IPL musim depan. Namun secara hukum mantan bintang Persebaya di era 90an itu belum kuat karena masih mengantongi surat kontrak sebagai asisten manajer sisa musim lalu.
Ibnu sendiri mengakui bekerja sebagai pelatih kepala berdasarkan ucapan Gede Widiade sebelum resmi diangkat menjadi CEO. "Sampai sekarang belum ada SK pelatih kepala, saya masih menjalankan kontrak saya sebagai asisten pelatih," ujarnya, kemarin.
Namun Ibnu tetap menjalankan perannya seperti dua bulan yang sudah dilakukan dengan memimpin latihan maupun membuat program latihan. Apalagi Gede Widade menjamin posisinya aman. "Saya itu sepakat dengan Ibnu. Dia sudah resmi jadi pelatih Persebaya sejak saya tanda tangan surat kuasa sebagai direksi maupun CEO. " tandasnya.
Keputusan Gede mengangkat Ibnu sebagai pelatih kepala sempat menuai kontroversi. Sebagai dari kalangan suporter, bonekmania menolak Ibnu. Sebab, Ibnu dianggap pelatih minim pengalaman dan pernah gagal saat ditunjuk sebagai karateker Persebaya pada 2007.
Namun goyangan dari arus bawah ini tidak membuat Gede goyah. Bahkan, dia menegaskan SK pengangkatan Ibnu sebagai pelatih akan segara diberikan. "Tidak akan ada perubahan di posisi pelatih, seperti yang sudah saya sepakati dengan Ibnu, " tandasnya.
Bahkan, Gede mengaku sudah menolak lima hingga enam surat lamaran dari pelatih-pelatih berkualitas baik lokal maupun asing. Termasuk dua pelatih dari Argentina dan maupun Brasil. "Banyak yang sudah melamar jadi pelatih Persebaya, tetap akan kita berikan kesempatan kepada Ibnu, " ujarnya.
Jika ada yang mempertanyakan prestasi Ibnu, bagi Gede dianggap tidak fair. Sebab, selama ini Ibnu belum pernah diberikan kepercayaan sebagai pelatih kepala sejak awal, "Ibnu Arek Suroboyo asli. Kalau yang dipertanyakan adalah prestasi, kita kan belum memberikan kesempatan pada dia. Nah, musim ini adalah kesempatan Ibnu untuk membuktikan diri," pungkasnya.
Selama ini, Ibnu secara de facto memang sudah menjalani perannya sebagai head coach di Persebaya IPL musim depan. Namun secara hukum mantan bintang Persebaya di era 90an itu belum kuat karena masih mengantongi surat kontrak sebagai asisten manajer sisa musim lalu.
Ibnu sendiri mengakui bekerja sebagai pelatih kepala berdasarkan ucapan Gede Widiade sebelum resmi diangkat menjadi CEO. "Sampai sekarang belum ada SK pelatih kepala, saya masih menjalankan kontrak saya sebagai asisten pelatih," ujarnya, kemarin.
Namun Ibnu tetap menjalankan perannya seperti dua bulan yang sudah dilakukan dengan memimpin latihan maupun membuat program latihan. Apalagi Gede Widade menjamin posisinya aman. "Saya itu sepakat dengan Ibnu. Dia sudah resmi jadi pelatih Persebaya sejak saya tanda tangan surat kuasa sebagai direksi maupun CEO. " tandasnya.
Keputusan Gede mengangkat Ibnu sebagai pelatih kepala sempat menuai kontroversi. Sebagai dari kalangan suporter, bonekmania menolak Ibnu. Sebab, Ibnu dianggap pelatih minim pengalaman dan pernah gagal saat ditunjuk sebagai karateker Persebaya pada 2007.
Namun goyangan dari arus bawah ini tidak membuat Gede goyah. Bahkan, dia menegaskan SK pengangkatan Ibnu sebagai pelatih akan segara diberikan. "Tidak akan ada perubahan di posisi pelatih, seperti yang sudah saya sepakati dengan Ibnu, " tandasnya.
Bahkan, Gede mengaku sudah menolak lima hingga enam surat lamaran dari pelatih-pelatih berkualitas baik lokal maupun asing. Termasuk dua pelatih dari Argentina dan maupun Brasil. "Banyak yang sudah melamar jadi pelatih Persebaya, tetap akan kita berikan kesempatan kepada Ibnu, " ujarnya.
Jika ada yang mempertanyakan prestasi Ibnu, bagi Gede dianggap tidak fair. Sebab, selama ini Ibnu belum pernah diberikan kepercayaan sebagai pelatih kepala sejak awal, "Ibnu Arek Suroboyo asli. Kalau yang dipertanyakan adalah prestasi, kita kan belum memberikan kesempatan pada dia. Nah, musim ini adalah kesempatan Ibnu untuk membuktikan diri," pungkasnya.
(aww)