Suporter akan tentukan dukung satu PSMS
Rabu, 07 November 2012 - 23:22 WIB
Suporter akan tentukan dukung satu PSMS
A
A
A
Sindonews.com - Kubu suporter PSMS, SMeCK Hooligan bakal menentukan akan mendukung salah satu PSMS yang berseberangan saat ini di kompetisi musim depan. Kepastian tersebut akan dilakukan pada mimbar terbuka yang mempertemukan kedua kubu PSMS yang berseberangan di Pendopo USU, besok (Jumat (9/11).
Ketua SMeCK, Wahyudinata Simangunsong mengatakan, pertemuan dengan maksud sebagai upaya menyatukan PSMS tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memutuskan akan mendukung salah satu PSMS. "Dari hasil pertemuan itu, kami akan menentukan salah satu dari PSMS untuk didukung dan menolak mendukung PSMS yang lain," ujarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Nata itu, gagasan pertemuan kubu PSMS pimpinan Indra Sakti Harahap dan Benny Sihotang, tersebut merupakan langkah awal untuk membangun dialog. "Sejauh mana kebenaran yang mereka anggap di PSMS ini. Karena kalau salah tidak mungkin mereka bertahan. Mekanisme keduanya tidak ada yang salah, tinggal komitmen mereka seperti apa untuk menyatukan PSMS ini," katanya lagi.
Diakui Nata, Benny dan Indra merupakan dua orang yang masuk dalam ranah konflik yang sudah lama terjadi. "Dua-dua ketua ini orang yang di luar konflik, terbentur dari permasalahan yang lama. Jadi intinya, pertemuan ini mengupas tuntas akar permasalahan penyebab dualisme ini," ungkapnya.
Menurutnya, pihaknya berharap, pertemuan itu akan menjadi awal rekonsiliasi. Jika tidak berhasil, pihaknya akan menggelar langkah ekstrim dengan turun ke jalan menyuarakan aspirasi agar PSMS bersatu. "Harapannya rekonsiliasi. Yang jelas, kami suporter pasti mengetahui arah dari pembicaraan itu dan seperti apa keberhasilan dialog itu. Siapa yang hanya mementingkan ego-nya, dan siapa yang tidak," ungkapnya.
Ketua SMeCK, Wahyudinata Simangunsong mengatakan, pertemuan dengan maksud sebagai upaya menyatukan PSMS tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memutuskan akan mendukung salah satu PSMS. "Dari hasil pertemuan itu, kami akan menentukan salah satu dari PSMS untuk didukung dan menolak mendukung PSMS yang lain," ujarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Nata itu, gagasan pertemuan kubu PSMS pimpinan Indra Sakti Harahap dan Benny Sihotang, tersebut merupakan langkah awal untuk membangun dialog. "Sejauh mana kebenaran yang mereka anggap di PSMS ini. Karena kalau salah tidak mungkin mereka bertahan. Mekanisme keduanya tidak ada yang salah, tinggal komitmen mereka seperti apa untuk menyatukan PSMS ini," katanya lagi.
Diakui Nata, Benny dan Indra merupakan dua orang yang masuk dalam ranah konflik yang sudah lama terjadi. "Dua-dua ketua ini orang yang di luar konflik, terbentur dari permasalahan yang lama. Jadi intinya, pertemuan ini mengupas tuntas akar permasalahan penyebab dualisme ini," ungkapnya.
Menurutnya, pihaknya berharap, pertemuan itu akan menjadi awal rekonsiliasi. Jika tidak berhasil, pihaknya akan menggelar langkah ekstrim dengan turun ke jalan menyuarakan aspirasi agar PSMS bersatu. "Harapannya rekonsiliasi. Yang jelas, kami suporter pasti mengetahui arah dari pembicaraan itu dan seperti apa keberhasilan dialog itu. Siapa yang hanya mementingkan ego-nya, dan siapa yang tidak," ungkapnya.
(aww)