PSS wajib belanja pemain
Kamis, 08 November 2012 - 12:52 WIB
PSS wajib belanja pemain
A
A
A
Sindonews.com - PSS Sleman harus bekerja ekstra keras membentuk skuad untuk mengarungi musim depan. Pasalnya, banyak pemain inti musim lalu, kemungkinan besar sudah tidak membela tim berjuluk Elang Jawa. Setidaknya PSS hanya menyisakan 3-4 pemain inti yang masih bisa digunakan jasanya musim depan.
Mantan Pelatih PSS Sleman Widiantoro mengatakan, jika managemen masih memberi kepercayaan sebagai pelatih musim depan, banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan PSS, khususnya harus banyak belanja pemain. "Jika dipercaya sebagai pelatih musim depan, PSS harus membangun pondasi tim lagi. Karena banyak pemain inti PSS yang musim depan sudah berganti tim lain," katanya, Kamis (8/11/2012).
Menurut dia, tim Sleman Selection pada Turnamen Magelang Cup bukan merupakan tim bayangan atau kerangka tim PSS Sleman musim depan. Dia mengakui, skuad Sleman Selection mayoritas diisi pemain PSS Sleman musim lalu. Namun, hanya sekitar 3-4 pemain yang layak dipertahankan. "Untuk membentuk tim PSS Sleman, hanya ada 3-4 pemain yang masih layak dipertahankan, sisanya harus membeli pemain baru. Ibaratnya, PSS harus membangun pondasi dari awal lagi," jelasnya.
Wiwid, sapaan akrabnya, menambahkan, sejumlah pilar PSS Sleman musim lalu juga sudah berganti klub lain. Lebih dari setengah pemain inti PSS Sleman musim lalu dipastikan tidak lagi membela tim kebanggaan publik Sleman. Mereka antara lain duo legiun asing Bruno Casmir yang hampir pasti membela Persiba Bantul serta top skor PSS Charles Orock yang selangkah lagi berseragam Persibangga Purbalingga.
Pemain domestik PSS juga kemungkinan besar hengkang. Arfandi Jafar sudah resmi menjadi milik Persiba Balikpapan, Zaenal Fanani, Marwan Muhammad dan Andrid Wibawa juga kemungkinan tidak bisa diandalkan. Stopper andalan musim lalu, Fachrudin lebih banyak disibukkan bersama Timnas sehingga sulit dibutuhkan kontribusinya untuk tim. "Jadi siapa pun nantinya yang akan menjadi Pelatih PSS Sleman musim depan, punya beban berat karena harus memulai dari nol," ungkapnya.
Namun, pelatih berlisensi A nasional ini masih mempunyai optimisme PSS Sleman mampu bersaing di papan atas Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) musim depan. Dia yakin managemen mampu membentuk kerangka tim yang mumpuni dengan mendatangkan pemain yang berkualitas. "Tetap optimis bahwa PSS Sleman prestasinya akan lebih baik lagi dari musim lalu. Saya sangat percaya managemen bisa melakukannya (membentuk tim yang solid)," ujarnya.
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS) Supardjiono mengatakan, musim depan PSS Sleman tetap berkompetisi di jalur LPIS. Untuk persiapan mengarungi kompetisi, pertengahan bulan ini akan menggelar seleksi. Dia optimistis, dalam seleksi tersebut mampu merekrut pemain berkualitas sehingga tetap kompetitif di papan atas. "Musim depan target kami tetap di papan atas," tegasnya. (Ridwan Anshori/Koran Sindo)
Mantan Pelatih PSS Sleman Widiantoro mengatakan, jika managemen masih memberi kepercayaan sebagai pelatih musim depan, banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan PSS, khususnya harus banyak belanja pemain. "Jika dipercaya sebagai pelatih musim depan, PSS harus membangun pondasi tim lagi. Karena banyak pemain inti PSS yang musim depan sudah berganti tim lain," katanya, Kamis (8/11/2012).
Menurut dia, tim Sleman Selection pada Turnamen Magelang Cup bukan merupakan tim bayangan atau kerangka tim PSS Sleman musim depan. Dia mengakui, skuad Sleman Selection mayoritas diisi pemain PSS Sleman musim lalu. Namun, hanya sekitar 3-4 pemain yang layak dipertahankan. "Untuk membentuk tim PSS Sleman, hanya ada 3-4 pemain yang masih layak dipertahankan, sisanya harus membeli pemain baru. Ibaratnya, PSS harus membangun pondasi dari awal lagi," jelasnya.
Wiwid, sapaan akrabnya, menambahkan, sejumlah pilar PSS Sleman musim lalu juga sudah berganti klub lain. Lebih dari setengah pemain inti PSS Sleman musim lalu dipastikan tidak lagi membela tim kebanggaan publik Sleman. Mereka antara lain duo legiun asing Bruno Casmir yang hampir pasti membela Persiba Bantul serta top skor PSS Charles Orock yang selangkah lagi berseragam Persibangga Purbalingga.
Pemain domestik PSS juga kemungkinan besar hengkang. Arfandi Jafar sudah resmi menjadi milik Persiba Balikpapan, Zaenal Fanani, Marwan Muhammad dan Andrid Wibawa juga kemungkinan tidak bisa diandalkan. Stopper andalan musim lalu, Fachrudin lebih banyak disibukkan bersama Timnas sehingga sulit dibutuhkan kontribusinya untuk tim. "Jadi siapa pun nantinya yang akan menjadi Pelatih PSS Sleman musim depan, punya beban berat karena harus memulai dari nol," ungkapnya.
Namun, pelatih berlisensi A nasional ini masih mempunyai optimisme PSS Sleman mampu bersaing di papan atas Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) musim depan. Dia yakin managemen mampu membentuk kerangka tim yang mumpuni dengan mendatangkan pemain yang berkualitas. "Tetap optimis bahwa PSS Sleman prestasinya akan lebih baik lagi dari musim lalu. Saya sangat percaya managemen bisa melakukannya (membentuk tim yang solid)," ujarnya.
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS) Supardjiono mengatakan, musim depan PSS Sleman tetap berkompetisi di jalur LPIS. Untuk persiapan mengarungi kompetisi, pertengahan bulan ini akan menggelar seleksi. Dia optimistis, dalam seleksi tersebut mampu merekrut pemain berkualitas sehingga tetap kompetitif di papan atas. "Musim depan target kami tetap di papan atas," tegasnya. (Ridwan Anshori/Koran Sindo)
(wbs)