9 pemain seleksi kabur, asisten pelatih mundur
Kamis, 08 November 2012 - 19:33 WIB
9 pemain seleksi kabur, asisten pelatih mundur
A
A
A
Sindonews.com - Status boleh sama-sama sebagai sebagai tim asal Surabaya. Namun kondisi Persebaya Divisi Utama dengan Persebaya IPL jelas berbeda. Buktinya, jika Persebaya IPL sudah mulai menuntaskan kontrak pemain, tapi persiapan Persebaya DU justru amburadul.
Amburadulnya persiapan Persebaya DU terlihat dari "kaburnya" sembilan pemain seleksi. Selain itu, asisten pelatih Yusuf Ekodono juga sudah resmi menyatakan mundur dari dari tim yang bermarkas di Menanggal, Surabaya itu. "Saya tak mau membebani tim dan manajemen. Posisi asisten pelatih sudah ada. Jadi saya lebih baik mundur," ujar Yusuf, Kamis sore (8/11).
Namun, kabar lain berembus jika Yusuf Ekodono tersinggung karena tidak pernah diberikan peran sebagai asisten oleh pelatih Miroslav Janu. Maklum, mantan pelatih Persela itu sudah membawa asisten sendiri yaitu Tony Ho. Duet Janu dan Tony memang tak bisa dipisahkan sejak keduanya menjalin kerja sama semasa di PSM Makassar, Arema, Persela Lamongan hingga kini di Persebaya DU.
Kabar Yusuf tidak akur dengan Tonny Ho maupun Janu semakin meguat setelah Yusuf sendiri mengaku bisa kembali ke Persebaya DU dengan satu syarat cukup berat yang kecil kemungkinan bisa dipenuhi. Yaitu tidak ada Tony Ho di Persebaya DU. "Kalau dalam waktu dekat ini posisi asisten pelatih sudah tidak ada, saya mungkin mau kembali," jelasnya.
Selain faktor keberadaan Tony Ho, Yusuf mengaku ingin memulai karier sebagai pelatih kepala, bukan sekadar asisten. Sebelumnya, mantan pemain Persebaya era 90 an itu sempat menangani PSBI Blitar, Krakatau Steel dan Persiram Raja Ampat. "Sampai saat ini memang belum ada tawaran," lanjutnya.
Keputusan Yusuf mengundurkan diri cukup mengejutkan jajaran manajemen. Termasuk manajer Persebaya DU, Harry Ruswanto. Apalagi pada sesi latihan kemarin, Yusuf masih menemani Janu. "Kami manajemen belum memutuskannya, tapi keputusan beliau sepertinya sudah bulat," ujar Gendhar, pasrah.
Gelagat Yusuf Ekodono bakal mundur dari Persebaya DU, sebenarnya sudah terlihat setelah sehari sebelumnya dua putranya Wahyu Subo dan Fandi Eko Utom boikot tidak datang latihan bersama dengan tujuh pemain lainnya. Diantaranya , bek Abdul Malik, gelandang Wahyu Setianto, kiper Ari Soma. Kaburnya para pemain ini lantaran kesal karena tidak ada kepastian kontrak di Persebaya DU.
Amburadulnya persiapan Persebaya DU terlihat dari "kaburnya" sembilan pemain seleksi. Selain itu, asisten pelatih Yusuf Ekodono juga sudah resmi menyatakan mundur dari dari tim yang bermarkas di Menanggal, Surabaya itu. "Saya tak mau membebani tim dan manajemen. Posisi asisten pelatih sudah ada. Jadi saya lebih baik mundur," ujar Yusuf, Kamis sore (8/11).
Namun, kabar lain berembus jika Yusuf Ekodono tersinggung karena tidak pernah diberikan peran sebagai asisten oleh pelatih Miroslav Janu. Maklum, mantan pelatih Persela itu sudah membawa asisten sendiri yaitu Tony Ho. Duet Janu dan Tony memang tak bisa dipisahkan sejak keduanya menjalin kerja sama semasa di PSM Makassar, Arema, Persela Lamongan hingga kini di Persebaya DU.
Kabar Yusuf tidak akur dengan Tonny Ho maupun Janu semakin meguat setelah Yusuf sendiri mengaku bisa kembali ke Persebaya DU dengan satu syarat cukup berat yang kecil kemungkinan bisa dipenuhi. Yaitu tidak ada Tony Ho di Persebaya DU. "Kalau dalam waktu dekat ini posisi asisten pelatih sudah tidak ada, saya mungkin mau kembali," jelasnya.
Selain faktor keberadaan Tony Ho, Yusuf mengaku ingin memulai karier sebagai pelatih kepala, bukan sekadar asisten. Sebelumnya, mantan pemain Persebaya era 90 an itu sempat menangani PSBI Blitar, Krakatau Steel dan Persiram Raja Ampat. "Sampai saat ini memang belum ada tawaran," lanjutnya.
Keputusan Yusuf mengundurkan diri cukup mengejutkan jajaran manajemen. Termasuk manajer Persebaya DU, Harry Ruswanto. Apalagi pada sesi latihan kemarin, Yusuf masih menemani Janu. "Kami manajemen belum memutuskannya, tapi keputusan beliau sepertinya sudah bulat," ujar Gendhar, pasrah.
Gelagat Yusuf Ekodono bakal mundur dari Persebaya DU, sebenarnya sudah terlihat setelah sehari sebelumnya dua putranya Wahyu Subo dan Fandi Eko Utom boikot tidak datang latihan bersama dengan tujuh pemain lainnya. Diantaranya , bek Abdul Malik, gelandang Wahyu Setianto, kiper Ari Soma. Kaburnya para pemain ini lantaran kesal karena tidak ada kepastian kontrak di Persebaya DU.
(aww)