FPTI gelar Kerjunas pemula
Jum'at, 09 November 2012 - 13:17 WIB
FPTI gelar Kerjunas pemula
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Akil Mochtar membuka kejuaraan nasional (Kejurnas) Panjat Tebing kelompok umur VII, Jumat (08/11/2012).
Kejuaraan tahunan ini sekaligus untuk mencari bibit unggul yang akan berlaga pada ASIAN Games 2016 (korea) dan Olimpiade 2020 (Turki) dimana Cabang olahraga panjat tebing diperlombakan untuk pertama kali dikedua event tersebut.
"Tujuannya proses edukasi bagi atlit pemula, mereka akan mengetahui langsung tata cara mengikuti kompetisi yang baik dan benar sebagaimana diatur dalam peraturan kompetisi FPTI,"ujar Akil saat membuka kejuaraan.
Kejuaraan akan digelar mulai tanggal 8 hingga 14 november mendatang di GOR Gunung Agung, Jl. Untung Surapati, Karang Asem, Bali. Bali adalah pengprov yang ditunjuk menjadi tuan rumah kejuaraan pada Rakernas tahun 2000.
Peserta berjumlah 267 0rang, yang merupakan atlet perwakilan dari 19 Pengurus Provinsi (pengprov) FPTI dari 26 Pengprov. Kategori yang dilombakan adalah nomer lead, boulder dan speed (Speed Klasik dan Speed Word Record). Sementara untuk kategori dan nomor yang dipertandingkan, adalah Junior (1993-1994), Youth A (1995-1996) Youth B (1997-1998), Spider Kid A (1999-2000), Spider Kid B (2001-2002), Spider Kid C (2003-2005).
Atlit yang mengikuti kejuaraan ini sebelumnya telah melalui tahap seleksi ditingkat FPTI kota/kabupaten, kemudian seleki ditingkat Provinsi, lalu seluruh pengurus provinsi mengirimkan atlit terbaiknya di kejuaraan ini.
Pembukaan dihadiri oleh Wakil Bupati Karangasem Made Sukerana, SH, PP FPTI dan pengurus KONI setempat.
Akil mengatakan, target kepengurusan kali ini adalah menjaga tradisi prestasi yang ditorehkan atlit-atlit panjat tebing nasional. Karena itu, upaya pembinaan di daerah maupun kejuaraan akan lebih sering digelar.
Untuk tingkat asia, atlet-atlet Indonesia sudah banyak mempunyai prestasi. Pada kejuaraan Asian Youth Championship di Singapura 2011, Indonesia memperoleh enam medali emas, mengalahkan Jepang dan Korea Selatan yang langganan juara.
"Untuk panjat tebing, kita memang punya prestasi. Kita akan bina terus menerus untuk menjaga tradisi prestasi yang sudah bagus ini,"ujarnya.
Kejuaraan tahunan ini sekaligus untuk mencari bibit unggul yang akan berlaga pada ASIAN Games 2016 (korea) dan Olimpiade 2020 (Turki) dimana Cabang olahraga panjat tebing diperlombakan untuk pertama kali dikedua event tersebut.
"Tujuannya proses edukasi bagi atlit pemula, mereka akan mengetahui langsung tata cara mengikuti kompetisi yang baik dan benar sebagaimana diatur dalam peraturan kompetisi FPTI,"ujar Akil saat membuka kejuaraan.
Kejuaraan akan digelar mulai tanggal 8 hingga 14 november mendatang di GOR Gunung Agung, Jl. Untung Surapati, Karang Asem, Bali. Bali adalah pengprov yang ditunjuk menjadi tuan rumah kejuaraan pada Rakernas tahun 2000.
Peserta berjumlah 267 0rang, yang merupakan atlet perwakilan dari 19 Pengurus Provinsi (pengprov) FPTI dari 26 Pengprov. Kategori yang dilombakan adalah nomer lead, boulder dan speed (Speed Klasik dan Speed Word Record). Sementara untuk kategori dan nomor yang dipertandingkan, adalah Junior (1993-1994), Youth A (1995-1996) Youth B (1997-1998), Spider Kid A (1999-2000), Spider Kid B (2001-2002), Spider Kid C (2003-2005).
Atlit yang mengikuti kejuaraan ini sebelumnya telah melalui tahap seleksi ditingkat FPTI kota/kabupaten, kemudian seleki ditingkat Provinsi, lalu seluruh pengurus provinsi mengirimkan atlit terbaiknya di kejuaraan ini.
Pembukaan dihadiri oleh Wakil Bupati Karangasem Made Sukerana, SH, PP FPTI dan pengurus KONI setempat.
Akil mengatakan, target kepengurusan kali ini adalah menjaga tradisi prestasi yang ditorehkan atlit-atlit panjat tebing nasional. Karena itu, upaya pembinaan di daerah maupun kejuaraan akan lebih sering digelar.
Untuk tingkat asia, atlet-atlet Indonesia sudah banyak mempunyai prestasi. Pada kejuaraan Asian Youth Championship di Singapura 2011, Indonesia memperoleh enam medali emas, mengalahkan Jepang dan Korea Selatan yang langganan juara.
"Untuk panjat tebing, kita memang punya prestasi. Kita akan bina terus menerus untuk menjaga tradisi prestasi yang sudah bagus ini,"ujarnya.
(wbs)