SFC kontrak defender Brasil tiga tahun
Jum'at, 09 November 2012 - 20:08 WIB
SFC kontrak defender Brasil tiga tahun
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) akhirnya memastikan mengikat Diogo Rangel Santos untuk tiga musim. Pemain berdarah Brasil yang memiliki paspor Timor Leste ini, akan mengenakan nomor punggung 31.
''Hari ini kami sudah melakukan penandatanganan kontrak kerja dengan Diogo untuk tiga musim. Seperti yang kami nilai sebelumnya, bahwa pertimbangan tersebut, karena dia masih muda tapi kualitasnya tak kalah dengan pemain belakang yang sudah tenar,” ungkap Direktur Keuangan SFC, Augie Benyamin, disela-sela acara penandatanganan kontrak di Hotel Swarnadwipa, Jumat (9/11).
Sayangnya, Augie enggan memublikasikan berapa total mahar untuk tiga musim yang disepakati manajemen SFC dengan Champion Stars Agent Players, selaku agen yang menaungi Diogo. ''Wah, kalau itu kita tidak bisa beberkan di sini, yang jelas sekarang Diogo sudah resmi menjadi pemain kita,” tandasnya.
Dengan selesainya urusan kontrak untuk satu pemain asing asal Asia ini, manajemen masih memburu seorang striker lagi dan satu stoper. Mengenai nasib Boakay Eddie Foday sendiri, Augie menambahkan, manajemen masih belum menentukan sikap. Tapi kemungkinan-kemungkinan deal atau tidak deal tersebut masih berkisar fifty-fifty. Sekalipun pelatih kepala SFC, Kas Hartadi menyerahkan keputusan kepada jajaran manajemen apakah sang pemain jadi dikontrak.
''Secara kualitas, Boakay telah memiliki itu. Tapi kan semua keputusan saya serahkan kepada manajemen. Karena ini sudah wilayahnya manajemen, karena saya selaku pelatih tentunya melihatnya tidak secara teknis semata, tetapi juga non teknis turut berpengaruh,” imbuh Kas.
Kalau melihat sikap manajemen SFC yang masih belum mengarah untuk menyodorkan surat kontrak kepada pemain berpaspor Liberia tersebut, bisa jadi Laskar Wong Kito akan mengalihkan perhatiannya dan memburu pemain asing lain.
Meski pada awalnya SFC cukup gembira dengan kehadiran pemain kelahiran Monrovia, 25 Mei 1986 itu di Palembang, namun bagi manajemen SFC, masalah sikap pemain menjadi perhatian utama meskipun pemain tersebut memiliki kualitas diatas rata-rata. ''Kami tetap mempertimbangkan, tapi kemungkinan kami akan mencari pemain lain,” ungkap Direktur Teknik SFC, Hendri Zainuddin.
Hendri menegaskan, manajamen bisa saja memberikan surat kontrak kepada mantan bomber Persiwa Wamena tersebut, asalkan dirinya berjanji untuk merubah sikap dan mengikuti apa yang telah ditetapkan manajemen SFC. ''Kami menginginkan pemain itu di perlakukan sama, tidak ada yang dianak emaskan. Kalau semua pemain masuk, harus melewati fase seleksi, artinya tidak ada pengecualian terhadap salah satu pemain,” pungkasnya.
Dengan resmi dikontraknya Diogo Santos, berarti untuk komposisi lini belakang Wong Kito, sudah bisa dikatakan cukup. Diogo akan menjadi pilar bersama Jufrianto, Abdurrahman dan Mahyadi Panggabean. Seandainya manajemen mendatangkan satu stopper lagi, berarti Kas Hartadi akan memiliki banyak pilihan disektor belakang
''Hari ini kami sudah melakukan penandatanganan kontrak kerja dengan Diogo untuk tiga musim. Seperti yang kami nilai sebelumnya, bahwa pertimbangan tersebut, karena dia masih muda tapi kualitasnya tak kalah dengan pemain belakang yang sudah tenar,” ungkap Direktur Keuangan SFC, Augie Benyamin, disela-sela acara penandatanganan kontrak di Hotel Swarnadwipa, Jumat (9/11).
Sayangnya, Augie enggan memublikasikan berapa total mahar untuk tiga musim yang disepakati manajemen SFC dengan Champion Stars Agent Players, selaku agen yang menaungi Diogo. ''Wah, kalau itu kita tidak bisa beberkan di sini, yang jelas sekarang Diogo sudah resmi menjadi pemain kita,” tandasnya.
Dengan selesainya urusan kontrak untuk satu pemain asing asal Asia ini, manajemen masih memburu seorang striker lagi dan satu stoper. Mengenai nasib Boakay Eddie Foday sendiri, Augie menambahkan, manajemen masih belum menentukan sikap. Tapi kemungkinan-kemungkinan deal atau tidak deal tersebut masih berkisar fifty-fifty. Sekalipun pelatih kepala SFC, Kas Hartadi menyerahkan keputusan kepada jajaran manajemen apakah sang pemain jadi dikontrak.
''Secara kualitas, Boakay telah memiliki itu. Tapi kan semua keputusan saya serahkan kepada manajemen. Karena ini sudah wilayahnya manajemen, karena saya selaku pelatih tentunya melihatnya tidak secara teknis semata, tetapi juga non teknis turut berpengaruh,” imbuh Kas.
Kalau melihat sikap manajemen SFC yang masih belum mengarah untuk menyodorkan surat kontrak kepada pemain berpaspor Liberia tersebut, bisa jadi Laskar Wong Kito akan mengalihkan perhatiannya dan memburu pemain asing lain.
Meski pada awalnya SFC cukup gembira dengan kehadiran pemain kelahiran Monrovia, 25 Mei 1986 itu di Palembang, namun bagi manajemen SFC, masalah sikap pemain menjadi perhatian utama meskipun pemain tersebut memiliki kualitas diatas rata-rata. ''Kami tetap mempertimbangkan, tapi kemungkinan kami akan mencari pemain lain,” ungkap Direktur Teknik SFC, Hendri Zainuddin.
Hendri menegaskan, manajamen bisa saja memberikan surat kontrak kepada mantan bomber Persiwa Wamena tersebut, asalkan dirinya berjanji untuk merubah sikap dan mengikuti apa yang telah ditetapkan manajemen SFC. ''Kami menginginkan pemain itu di perlakukan sama, tidak ada yang dianak emaskan. Kalau semua pemain masuk, harus melewati fase seleksi, artinya tidak ada pengecualian terhadap salah satu pemain,” pungkasnya.
Dengan resmi dikontraknya Diogo Santos, berarti untuk komposisi lini belakang Wong Kito, sudah bisa dikatakan cukup. Diogo akan menjadi pilar bersama Jufrianto, Abdurrahman dan Mahyadi Panggabean. Seandainya manajemen mendatangkan satu stopper lagi, berarti Kas Hartadi akan memiliki banyak pilihan disektor belakang
(aww)