Agen bilang Mike Brown dipecat Lakers
Sabtu, 10 November 2012 - 02:23 WIB
Agen bilang Mike Brown dipecat Lakers
A
A
A
Sindonews.com - Agen Mike Brown, Warren Legarie, mengungkapkan bahwa kliennya telah dipecat dari jabatannya sebagai pelatih kepala Los Angeles Lakers. Padahal, sebelumnya telah diberitakan bahwa Presiden Eksekutif Lakers, Jim Buss, masih mendukung Brown untuk tetap berada di kursi pelatih kendati Lakers menuai hasil buruk di awal musim.
Sebagaimana dilaporkan USA Today, Jumat malam waktu setempat (9/11), masih belum diketahui siapa yang akan menempati posisi Brown pasca pemecatan tersebut. Namun, kemungkinan besar asisten pelatih, Bernie Bickerstaff, bakal diangkat menjadi pelatih interim.
Sejauh ini, dalam melakoni lima pertandingan awal, Lakers hanya mampu meraup satu kemenangan, dan empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Tim dengan warna khas kuning dan ungu itu juga masih belum bisa menurunkan guard Steve Nash, yang menderita cedera kaki, dan Dwight Howard, yang masih belum pulih setelah menjalani operasi punggung.
Untuk diketahui, Lakers tercatat tim yang paling royal di NBA. Untuk membangun skuadnya di musim ini, Lakers telah menggelontorkan dana lebih dari USD100 juta (sekitar Rp961,39 miliar). Namun, hasilnya jauh dari yang mereka harapkan.
Sebagaimana dilaporkan USA Today, Jumat malam waktu setempat (9/11), masih belum diketahui siapa yang akan menempati posisi Brown pasca pemecatan tersebut. Namun, kemungkinan besar asisten pelatih, Bernie Bickerstaff, bakal diangkat menjadi pelatih interim.
Sejauh ini, dalam melakoni lima pertandingan awal, Lakers hanya mampu meraup satu kemenangan, dan empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Tim dengan warna khas kuning dan ungu itu juga masih belum bisa menurunkan guard Steve Nash, yang menderita cedera kaki, dan Dwight Howard, yang masih belum pulih setelah menjalani operasi punggung.
Untuk diketahui, Lakers tercatat tim yang paling royal di NBA. Untuk membangun skuadnya di musim ini, Lakers telah menggelontorkan dana lebih dari USD100 juta (sekitar Rp961,39 miliar). Namun, hasilnya jauh dari yang mereka harapkan.
(nug)