Jajang tak puas dengan finishing touch skuadnya
Senin, 12 November 2012 - 17:14 WIB
Jajang tak puas dengan finishing touch skuadnya
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Persib Bandung Jajang Nurjaman mengaku belum puas dengan kinerja anak asuhnya meski klub berjuluk Maung Bandung tersebut berhasil mengalahkan klub amatir Indonesia Muda (IM) dengan delapan gol tanpa balas. Jajang menilai salah satu kelemahan mendasar Persib saat ini terletak di penyelesaian akhir.
Meski menang besar 8-0 pada uji coba yang digelar di stadion Siliwangi, akhir pekan lalu. Namun, menurut Jajang secara umum, tim besutannya masih memerlukan koreksi terutama kinerja dalam memaksimalkan setiap peluang yang diperoleh.
Padahal menurutnya, melawan IM secara skor akhir, Maung Bandung sepatutnya bisa mencetak lebih banyak gol. Hal itu disayangkan oleh Jajang dan ia mengakui jika hal ini menjadi tugas utamanya untuk segera memperbaiki masalah tersebut.
“Buat saya ini menjadi PR (pekerjaan rumah) yang harus segera dibenahi sejak sekarang. Secara keseluruhan salah satu persoalaan yang harus kita perbaiki adalah penyelesaian akhir yang sejauh ini terlihat masih kurang baik,” ungkap Jajang, Senin (12/11/2012).
Jajang mengakui jika penyelesaian akhir para pemain depan Maung Bandung masih mengecewakan. Menurutnya, kurang tajamnya finishing touch para pemain juga dimungkinkan karena pemain menganggap enteng lawan, sehingga tidak cukup maksimal mengeluarkan kemampuan terbaik.
“Penyelesaian akhir menjadi masalah. Mungkin karena faktor lawan yang kurang berimbang, jadi ada semacam underestimate (meremehkan) terhadap lawan. Tapi akan saya kasih tahu biar hal ini tidak terjadi lagi,” tegasnya.
Meski menang besar 8-0 pada uji coba yang digelar di stadion Siliwangi, akhir pekan lalu. Namun, menurut Jajang secara umum, tim besutannya masih memerlukan koreksi terutama kinerja dalam memaksimalkan setiap peluang yang diperoleh.
Padahal menurutnya, melawan IM secara skor akhir, Maung Bandung sepatutnya bisa mencetak lebih banyak gol. Hal itu disayangkan oleh Jajang dan ia mengakui jika hal ini menjadi tugas utamanya untuk segera memperbaiki masalah tersebut.
“Buat saya ini menjadi PR (pekerjaan rumah) yang harus segera dibenahi sejak sekarang. Secara keseluruhan salah satu persoalaan yang harus kita perbaiki adalah penyelesaian akhir yang sejauh ini terlihat masih kurang baik,” ungkap Jajang, Senin (12/11/2012).
Jajang mengakui jika penyelesaian akhir para pemain depan Maung Bandung masih mengecewakan. Menurutnya, kurang tajamnya finishing touch para pemain juga dimungkinkan karena pemain menganggap enteng lawan, sehingga tidak cukup maksimal mengeluarkan kemampuan terbaik.
“Penyelesaian akhir menjadi masalah. Mungkin karena faktor lawan yang kurang berimbang, jadi ada semacam underestimate (meremehkan) terhadap lawan. Tapi akan saya kasih tahu biar hal ini tidak terjadi lagi,” tegasnya.
(akr)