Baru tiba di Solo, penggawa SFC digenjot latihan
Senin, 12 November 2012 - 21:11 WIB
Baru tiba di Solo, penggawa SFC digenjot latihan
A
A
A
Sindonews.com - Tidak ada lagi waktu bagi penggawa Sriwijaya FC (SFC) untuk menyelonjorkan kaki guna menikmati suasana santai. Sejak menapakkan kaki dan sebentar meletakkan koper di Hotel Lampion di Jalan Rajimen kota Solo, Senin siang (12/11), pelatih kepala SFC Kas Hartadi langsung membawa Ferry Rotinsulu dan kawan-kawan ke lapangan.
"Tidak ada istirahat lagi, selama di Solo pemain akan diforsir latihan dan uji coba. Di sini kita konsentrasi untuk pemantapan tim, bukan mau piknik," tegas Kas Hartadi.
Menurut Kas Hartadi, selama masa Training Champ (TC) dengan waktu singkat ini, dirinya harus mengembalikan kebugaran anak asuhnya pasca diberikan jatah libur satu minggu. Bahkan, mantan asisten Ivan Venkov Kolev ini telah memilih lapangan di Banyu Anyar yang lokasinya tak jauh dari Stadion Manahan, agar dirinya bisa mendeteksi langsung bagaimana kondisi fisik semua pemain.
"Saya berharap pemain tetap menjaga kebugaran selama libur kemarin. Jadi apa yang kita rencanakan bisa berjalan tepat, karena waktu kita tidak banyak," sambungnya.
Hanya saja, ungkap pelatih yang biasa disapa Mas Kas ini, ada sedikit perubahan jadwal ujicoba. Semula tim yang berjuluk Laskar WongKito ini akan mengawali TC nya menghadapi Universitas Negeri Jogyakarta (UNJ). Lantaran UNJ baru saja menderita kekalahan telak 0-8 dari Persisam, maka sang rektor tidak memberikan izin tanding lagi.
"Tapi kita sudah dapat penggantinya, yakni tim juara internalnya PSIM. Mainnya tetap tanggal 15 nanti. Kemudian tanggal 18 nya kita main di Magelang, menghadapi PPSM. Mudah-mudahan izin pertandingannya turun sore ini (kemarin)," tandasnya.
Sementara Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin, menuturkan, semua pemain sudah berada di Solo sejak Senin siang. TC ini sendiri memang bagian terpenting bagi SFC agar pelatih bisa mematangkan kekuatan tim.
"Pelatih Kas Hartadi telah menyiapkan lawan tanding yang pantas. Kami pikir ini waktu yang tepat bagi pemain untuk menunjukkan kerja keras mereka, karena pekerjaan kita musim ini lebih berat," tuturnya.
Terhadap pemain yang masih berstatus seleksi sendiri, Hendri menambahkan, semua harus mengikuti aturan yang telah di tetapkan manajemen. "Kami hanya menunggu bagaimana penilaian dari pelatih. Pemain asing mana pun ya harus ikut seleksi itu. Tapi kami berharap semua berjalan lancar," pungkasnya.
"Tidak ada istirahat lagi, selama di Solo pemain akan diforsir latihan dan uji coba. Di sini kita konsentrasi untuk pemantapan tim, bukan mau piknik," tegas Kas Hartadi.
Menurut Kas Hartadi, selama masa Training Champ (TC) dengan waktu singkat ini, dirinya harus mengembalikan kebugaran anak asuhnya pasca diberikan jatah libur satu minggu. Bahkan, mantan asisten Ivan Venkov Kolev ini telah memilih lapangan di Banyu Anyar yang lokasinya tak jauh dari Stadion Manahan, agar dirinya bisa mendeteksi langsung bagaimana kondisi fisik semua pemain.
"Saya berharap pemain tetap menjaga kebugaran selama libur kemarin. Jadi apa yang kita rencanakan bisa berjalan tepat, karena waktu kita tidak banyak," sambungnya.
Hanya saja, ungkap pelatih yang biasa disapa Mas Kas ini, ada sedikit perubahan jadwal ujicoba. Semula tim yang berjuluk Laskar WongKito ini akan mengawali TC nya menghadapi Universitas Negeri Jogyakarta (UNJ). Lantaran UNJ baru saja menderita kekalahan telak 0-8 dari Persisam, maka sang rektor tidak memberikan izin tanding lagi.
"Tapi kita sudah dapat penggantinya, yakni tim juara internalnya PSIM. Mainnya tetap tanggal 15 nanti. Kemudian tanggal 18 nya kita main di Magelang, menghadapi PPSM. Mudah-mudahan izin pertandingannya turun sore ini (kemarin)," tandasnya.
Sementara Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin, menuturkan, semua pemain sudah berada di Solo sejak Senin siang. TC ini sendiri memang bagian terpenting bagi SFC agar pelatih bisa mematangkan kekuatan tim.
"Pelatih Kas Hartadi telah menyiapkan lawan tanding yang pantas. Kami pikir ini waktu yang tepat bagi pemain untuk menunjukkan kerja keras mereka, karena pekerjaan kita musim ini lebih berat," tuturnya.
Terhadap pemain yang masih berstatus seleksi sendiri, Hendri menambahkan, semua harus mengikuti aturan yang telah di tetapkan manajemen. "Kami hanya menunggu bagaimana penilaian dari pelatih. Pemain asing mana pun ya harus ikut seleksi itu. Tapi kami berharap semua berjalan lancar," pungkasnya.
(aww)