Fans Lakers bergantung sentuhan D'Antoni
Selasa, 13 November 2012 - 00:13 WIB
Fans Lakers bergantung sentuhan D'Antoni
A
A
A
Sindonews.com - Bukan Phil Jackson, tapi Mike D'Antoni yang akan menjadi pelatih Los Angeles Lakers berikutnya. Padahal sebelumnya, Jackson lebih diunggulkan untuk mengisi kursi pelatih Lakers yang kosong menyusul dipecatnya Mike Brown.
Menurut beberapa laporan, D'Antoni, yang mengundurkan diri sebagai pelatih New York Knicks delapan bulan lalu, tanpa ragu-ragu menyepakati kontrak empat tahun senilai USD12 juta (sekitar Rp115,43 miliar) untuk menangani tim yang bertabur bintang itu. "Dr. Buss, Jim Buss, dan Mitch dengan suara bulat memilih Mike D'Antoni sebagai pelatih yang tepat untuk tim saat ini," ujar juru bicara Lakers, John Black, sembari menambahkan jika pengumuman resmi akan disampaikan pada Selasa (13/11) atau Rabu nanti.
LA Times yang pertama melaporkan kabar tersebut menuliskan bahwa Lakers memilih D'Antoni karena Jackson 'meminta bulan'. Namun, hal itu tampaknya bukan berarti Lakers menyerah untuk kembali mempekerjakan Big Chief Triangle.
D'Antoni diketahui juga memiliki hubungan yang sangat baik dengan dua bintang Lakers, Kobe Bryant dan Steve Nash. Khusus dengan Nash, ini akan menjadi ajang reuni, keduanya pernah bekerja sama saat di Phoenix Suns. Namun, mengontrak pelatih berusia 61 tahun itu menimbulkan banyak pertanyaan, yang membuat D'Antoni lebih menarik dibanding Jackson. Seperti diketahui bahwa Jackson terbukti telah mempersembahkan lima gelar juara untuk Lakers. Pertanyaan pertama yang timbul di benak fans Lakers adalah masalah defense, karena permasalahan ini selalu membayangi D'Antoni, tapi hal itu juga tidak menjamin bahwa Lakers akan hebat dalam ofensif.
Nash dan Dwight Howard sepertinya pemain yang sangat cocok untuk D'Antoni dalam our-out, one-in offense. Namun, pemain starter Lakers yang lain mungkin tidak dapat mendukung permainan Nash secara efisien dan optimal. Bryant, Ron Artest, dan Pau Gasol adalah pemain hebat, tapi mereka bukan penembak tiga poin yang hebat. Dan bukan rahasia umum jika penghuni bangku cadangan Lakers rata-rata masih di 'bawah standar'.
Jadi akan sangat menarik untuk melihat bagaimana performa Lakers di lapangan nanti. Para penggemar Lakers jelas berharap tinggi kepada D'Antoni untuk membawa timnya meraih titel NBA 2013. Namun, fans tampaknya harus bersabar untuk menyaksikan hasil racikan D'Antoni, sebab menurut kabar yang beredar sang pelatih saat ini masih belum pulih dari operasi penggantian lutut.
Menurut beberapa laporan, D'Antoni, yang mengundurkan diri sebagai pelatih New York Knicks delapan bulan lalu, tanpa ragu-ragu menyepakati kontrak empat tahun senilai USD12 juta (sekitar Rp115,43 miliar) untuk menangani tim yang bertabur bintang itu. "Dr. Buss, Jim Buss, dan Mitch dengan suara bulat memilih Mike D'Antoni sebagai pelatih yang tepat untuk tim saat ini," ujar juru bicara Lakers, John Black, sembari menambahkan jika pengumuman resmi akan disampaikan pada Selasa (13/11) atau Rabu nanti.
LA Times yang pertama melaporkan kabar tersebut menuliskan bahwa Lakers memilih D'Antoni karena Jackson 'meminta bulan'. Namun, hal itu tampaknya bukan berarti Lakers menyerah untuk kembali mempekerjakan Big Chief Triangle.
D'Antoni diketahui juga memiliki hubungan yang sangat baik dengan dua bintang Lakers, Kobe Bryant dan Steve Nash. Khusus dengan Nash, ini akan menjadi ajang reuni, keduanya pernah bekerja sama saat di Phoenix Suns. Namun, mengontrak pelatih berusia 61 tahun itu menimbulkan banyak pertanyaan, yang membuat D'Antoni lebih menarik dibanding Jackson. Seperti diketahui bahwa Jackson terbukti telah mempersembahkan lima gelar juara untuk Lakers. Pertanyaan pertama yang timbul di benak fans Lakers adalah masalah defense, karena permasalahan ini selalu membayangi D'Antoni, tapi hal itu juga tidak menjamin bahwa Lakers akan hebat dalam ofensif.
Nash dan Dwight Howard sepertinya pemain yang sangat cocok untuk D'Antoni dalam our-out, one-in offense. Namun, pemain starter Lakers yang lain mungkin tidak dapat mendukung permainan Nash secara efisien dan optimal. Bryant, Ron Artest, dan Pau Gasol adalah pemain hebat, tapi mereka bukan penembak tiga poin yang hebat. Dan bukan rahasia umum jika penghuni bangku cadangan Lakers rata-rata masih di 'bawah standar'.
Jadi akan sangat menarik untuk melihat bagaimana performa Lakers di lapangan nanti. Para penggemar Lakers jelas berharap tinggi kepada D'Antoni untuk membawa timnya meraih titel NBA 2013. Namun, fans tampaknya harus bersabar untuk menyaksikan hasil racikan D'Antoni, sebab menurut kabar yang beredar sang pelatih saat ini masih belum pulih dari operasi penggantian lutut.
(nug)